Konsep Place Attachment pada Permukiman Berbasis Usaha Rumah Tangga (Studi Kasus Kampung Gunung Anyar Tambak, Surabaya)

Ayuningtyas, Gebyar (2020) Konsep Place Attachment pada Permukiman Berbasis Usaha Rumah Tangga (Studi Kasus Kampung Gunung Anyar Tambak, Surabaya). Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
08111850010002-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Usaha berbasis rumah tangga berperan penting dalam kerangka perumahan berkelanjutan. Penggunaan fungsi hunian sebagai income generator dapat menjadi strategi ekonomi yang durable, khususnya dalam skala neighborhood. Sebagaimana kampung unggulan di Kota Surabaya yang banyak memberdayakan usaha kecil menengah dalam membentuk image lingkungan, pemahaman tentang dualisme fungsi hunian serta bagaimana hubungan antara pelaku usaha dengan lingkungannya menjadi penting untuk diteliti. Dengan menggunakan teori place attachment sebagai lensa teoritis, studi ini bermaksud untuk mengeksplorasi bagaimana penghuni memahami lingkungannya sehingga membuat mereka memilih untuk tetap tinggal dan menjalankan usaha di tempat yang sama. Penelitian ini menggunakan paradigma constructivism dengan strategi penelitian kualitatif sebagai kerangka analisa dalam memahami people-place relationship dalam konteks usaha berbasis rumah tangga. Untuk menganalisa hubungan yang terbentuk dari interaksi antara pelaku usaha dengan lingkungannya, penelitian ini dimulai dari identifikasi karakteristik usaha rumah tangga yang diteliti berdasarkan atribut fisik dan sosialnya. Faktor-faktor dieksplorasi untuk memahami bentuk hubungan spesifik yang dijadikan sebagai dasar untuk menginterpretasikan konsep place attachment. Semi struktur in-depth interview didukung oleh teknik coding dilakukan dalam menemukan tema-tema yang mengkonstruksi konsep place attachment berdasarkan perspektif pelaku usaha. Temuan menunjukkan bahwa konsep place attachment dalam konteks usaha rumah tangga dikonstruksi oleh tiga tema spesifik. Pertama adalah hubungan keterikatan terhadap aspek fungsional rumah dan lingkungan hunian karena dipandang sebagai tempat tinggal dan tempat usaha yang nyaman. Kedua adalah hubungan emosional yang merupakan bentuk keterikatan terhadap rutinitas sehari-hari serta kondisi sosial dimana ini disebut sebagai place inherited. Terakhir adalah bentuk hubungan simbolis dimana ciri khas dari lingkungan hunian, yaitu branding sebagai Kampung Kerupuk dipakai untuk mendefinisikan individu atau kelompok tertentu yang berperan dalam mendukung perkembangan usaha, hubungan ini selanjutnya disebut sebagai place identity. Ketiga konsep tersebut menunjukkan bahwa place attachment yang dibangun dalam konteks permukiman berbasis usaha rumah tangga bersifat multidimensional yang dikonstruksi oleh pemahaman secara holistik terhadap konteks fisik dan sosial yang tak terpisahkan dalam sebuah setting. =================================================================================================== Home-based enterprise has an important role in sustainable housing framework. The use of home as an income generator can be a durable economic strategy, especially in the neighborhood scale. Such as best kampung in Surabaya that is mostly empower small-medium enterprises in shaping the neighborhood image, an understanding of dualism function as well as how the relationship between the entrepreneurs with their environment is essential to researched. By using the concept of place attachment as a theoretical lens, this study aims to explore how the inhabitants understand their home-environment so that makes them choose to stay and maintain their business in the same place. This research uses the constructivism paradigm with a qualitative research strategy as a framework for understanding people-place relationship in the context of home-based enterprises. To analyze the relationship formed by the interaction between the entrepreneurs and their environment, this research starts from identifying the characteristics of home-based enterprises based on their physical and social attributes. Factors are explored to understand the specific type of relationship that is used as the basis for interpreting the concept of place attachment. Semi-structured in-depth interviews supported by coding techniques are used to find the themes that construct the concept of place attachment based on the entrepreneur’s perspective. The findings show that place attachment concept in the context of home-based enterprises was constructed by three specific themes. First is a dependency relationship to the functional aspects of the home and neighborhood because it is seen as a comfortable shelter and workplace. The second is an emotional bond that is a form of attachment to daily routine and social setting where it is referred to place inherited. The latter is a form of symbolic relationship where the characteristic of the neighborhood which its branding as Kampung Kerupuk used to define a specific person or community that plays a role in supporting the development of the family business, this relationship is known as place identity. Those three specific relationships show that place attachment in the context of home-based enterprise is a multidimensional concept that is constructed by a holistic understanding of the inseparable physical and social context in a certain setting.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: hubungan simbolis, ikatan emosional, ikatan fungsional, place attachment, usaha berbasis rumah tangga
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
N Fine Arts > NA Architecture
N Fine Arts > NA Architecture > NA7115 Domestic architecture. Houses. Dwellings
N Fine Arts > NA Architecture > NA9051 Residential areas. Site planning
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Architecture > 23101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Gebyar Ayuningtyas
Date Deposited: 15 Aug 2020 05:34
Last Modified: 15 Aug 2020 05:34
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/78249

Actions (login required)

View Item View Item