Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja Dengan Menggunakan Framework Balanced Scorecard Sebagai Salah Satu Tolok Ukur Dalam Pencapaian Sasaran Mutu ISO 9001:2015

Indrawati, Ayu Dhini (2020) Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja Dengan Menggunakan Framework Balanced Scorecard Sebagai Salah Satu Tolok Ukur Dalam Pencapaian Sasaran Mutu ISO 9001:2015. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
02411640000174-UNDERGRADUATE_THESIS.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Industri velg mobil di Indonesia merupakan salah satu industri yang terkena dampak positif dari perkembangan pesat industri otomotif. PT X merupakan salah satu industri penghasil velg mobil. PT X telah menerapkan sertifikasi ISO 9001 terkait manajemen mutu perusahaan. Pada klausul 9.1 dijelaskan bahwa perusahaan harus melakukan monitoring, measurement, analysis, dan evaluation. Perusahaan harus menetapkan metode pengukuran dan monitoring untuk mengukur sasaran mutu dan kinerja penerapan SMM. Namun perusahaan belum memiliki sistem pengukuran kinerja yang terintegrasi. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan dirancang sistem pengukuran kinerja yang nantinya akan dibuat berselaras dengan sasaran mutu yang ada pada ISO 9001:2015. Selain sistem pengukuran kinerja perusahaan, pada penelitian ini juga akan dirancang sistem pengukuran kinerja untuk level departemen. Perancangan sistem pengukuran kinerja untuk level departemen dilakukan dengan cara proses cascading dari level perusahaan. Perancaangan sistem pengukuran kinerja menggunakan metode BSC. Sasaran Mutu yang telah ditetapkan perusahaan mendukung ketercapaian visi. Sehingga strategi objektif yang diidentifikasi sesuai dengan sasaran mutu dan berdasarkan visi misi perusahaan. KPI yang ditetapkan harus mencakup seluruh sasaran mutu ISO 9001:2015. Dalam melakukan identifikasi strategi objektif dan juga KPI dilakukan dengan cara berdiskusi dengan pihak perusahaan. Strategi objektif dan KPI yang telah ditentukan kemudian dibobotkan dengan menggunakan metode AHP menggunakan Software Expert Choice. Kemudian rancangan tersebut akan dilakukan uji coba pengukuran dengan menggunakan scoring system OMAX dan traffic light system. Pada penelitian ini terbentuk 23 KPI pada level perusahaan dengan 8 KPI berwarna merah, 7 KPI berwarna kuning, dan 8 KPI berwarna hijau. Sedangkan pada level departemen memiliki 7 KPI dengan 3 KPI berwarna merah dan 4 KPI berwarna kuning. Nantinya Output yang didapatkan dari penelitian ini adalah model sistem pengukuran kinerja yang dapat digunakan oleh perusahaan sebagai alat untuk mengevaluasi kinerja dan juga mengukur ketercapaian sasaran mutu. ================================================================================================== The car rim industry in Indonesia is one of the industries that was positively affected by the development of the automotive industry. PT X hereinafter referred to as PT X, is one of the industries producing car rim. PT X has implemented ISO 9001 certification related to company quality management. In clause 9.1 it is explained that the company must carry out monitoring, measurement, analysis, and evaluation. Companies must establish measurement and monitoring methods to measure quality and performance targets for implementing QMS. But the company does not yet have an integrated performance measurement system. Therefore, this research will design a performance measurement system that will be made in alignment with the quality objectives of ISO 9001: 2015. In addition to the company's performance measurement system, this research will also design a performance measurement system for the department level. The design of a performance measurement system for the department level is done by cascading from the company level. The design of performance measurement systems uses the BSC method. Quality objectives set by the company support the achievement of the vision. So the objective strategies are identified based on the quality objectives and the company’s vision and mission. The specified KPI must cover all ISO 9001: 2015 quality objectives. In identifying objective strategies and KPIs, it is carried out by discussing with the company. The determined objective strategy and KPI are then weighted using the AHP method using Expert Choice Software. Then the design will then be tested for measurements using the OMAX scoring system and the traffic light system. In this study, 23 KPIs were formed at the company level with 8 red KPIs, 9 yellow KPIs, and 6 green KPIs. Whereas at the department level, there are 7 KPIs with 3 KPIs in red and 4 KPIs in yellow.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Sistem Pengukuran Kinerja, Balanced Scorecard, ISO 9001, KPI, OMAX, Traffic Light System, Performance Measurement System
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD56.25 Industrial efficiency--Measurement. Industrial productivity--Measurement.
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD58.93 Balanced scorecard
Divisions: Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Industrial Engineering > 26201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Ayu Dhini Indrawati
Date Deposited: 21 Aug 2020 05:26
Last Modified: 21 Aug 2020 05:26
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/79077

Actions (login required)

View Item View Item