Analisis Kondisi Bawah Permukaan Lapangan Panas Bumi "X" Berdasarkan Pemodelan 3D Data Magnetik

Salimah, Mar'atus (2020) Analisis Kondisi Bawah Permukaan Lapangan Panas Bumi "X" Berdasarkan Pemodelan 3D Data Magnetik. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03411640000021-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Indikasi keberadaan panas bumi di daerah penelitian ditandai dengan adanya manifestasi berupa mata air panas. Hal tersebut menadakan adanya struktur geologi tertentu di bawah permukaan. Salah satu metode geofisika yang dapat menggambarkan kondisi bawah permukaan adalah metode magnetik. Metode magnetik mengukur intensitas medan magnet yang timbul dari adanya variasi benda termagnetisasi dibawah permukaan. Nilai intensitas medan magnet yang terukur akan dilakukan koreksi harian dan koreksi IGRF untuk mendapatkan nilai anomali magnetik total. Filter kontinuasi ke atas digunakan untuk mendapatkan anomali regional dan residual. Didapatkan intensitas magnetik pada anomali residual yaitu -90 nT hingga 56 nT. Anomali rendah dengan nilai -90 nT hingga -5 nT merupakan batuan pasir dan serpih (sekitar manifestasi air panas) dan batu gamping terumbu (bagian tenggara). Anomali sedang dengan nilai -5 nT hingga 4 nT merupakan batu pasir dan serpih, sedangkan anomali tinggi dengan nilai intensitas 4 nT hingga 56 nT yang berada di bagian selatan dengan anomali memusat diindikasikan sebagai batu pasir dan serpih yang kompak. Pemodelan 3D dilakukan dengan menggunakan anomali residual untuk mendapatkan distribusi nilai suseptibilitas terhadap kedalaman. Didapatkan nilai suseptibilitas pada daerah penelitian yaitu -0,0035 SI hingga 0,0019 SI. Dimana nilai -0,0035 SI hingga 0,0002 SI merupakan batu gamping, nilai 0,0002 SI hingga 0,0019 SI merupakan batu pasir dan serpih. Berdasarkan model 3D pada kedalaman 600 meter terlihat adanya kontras nilai suseptibilitas dengan arah utara-selatan dan tenggara-baratlaut yang diindikasikan sebagai sesar. Sesar inilah yang diduga sebagai kontrol keluarnya manifestasi air panas pada daerah penelitian. ======================================================================================================= Indications of the existence of geothermal in the study area are marked by the manifestation of hot springs. This indicates the existence of certain subsurface geological structures. One of the geophysical methods that can visualize subsurface condition is magnetic. Magnetic method measures the intensity magnetic variations which caused by variations of subsurface magnetized objects. Diurnal and IGRF correction will be applied on the measured magnetic field intensity values to obtain the values of total magnetic anomalies. Upward continuation filter is used to get regional and residual anomalies. Obtained a magnetic intensity on the residual anomaly is -90 nT to 56 nT. Low anomalies with intensity values of -90 nT to -5 nT are sandstone and shale (around hot spring manifestation) and coral limestone (southeast). Medium anomalies with intensity values of -5 nT to 4 nT are sandstone and shale, while high anomalies with intensity values of 4 nT to 56 nT which are in the southern part indicated as compact sandstone and shale. 3D modelling is done by using residual anomalies to get the distribution of susceptibility by depth. The susceptibility values obtained in the study area are -0.0035 SI to 0.0019 SI. The value of -0.0035 SI up to 0.0002 SI is coral limestone, value of 0.0002 SI up to 0.0019 SI are sandstone and shale. Based on the 3D model at a depth of 600 meters there are contrast of susceptibility values with the north-south and southeast-northwest directions indicated as fault. This fault acts as a control for the appearance of hot spring manifestations in the study area.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Fault, Geothermal, Susceptibility, Upward Continuation, Kontinuasi ke Atas, Panas bumi, Sesar, Suseptibilitas
Subjects: Q Science > QC Physics > QC765 Magnetic materials
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy > TN269 Prospecting--Geophysical methods
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Geophysics Engineering > 33201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mar'atus Salimah
Date Deposited: 26 Aug 2020 03:52
Last Modified: 26 Aug 2020 03:52
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/80095

Actions (login required)

View Item View Item