Studi Eksperimen Dan Numerik Aliran Didalam Rectangular Elbow 90 Yang Dilengkapi Dengan Sudu Pengarah O

Husodo, Danies Setyo (2014) Studi Eksperimen Dan Numerik Aliran Didalam Rectangular Elbow 90 Yang Dilengkapi Dengan Sudu Pengarah O. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

[img] Text
2109100089-Undergraduate-Thesis.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Saat ini, instalasi pipa yang mempunyai effisiensi tinggi sangat menunjang kemajuan proses produksi. Salah satu contoh sambungan perpipaan (fitting) adalah elbow 90°. Penggunaan elbow dalam perancangan sistem perpipaan, akan menyebabkan terjadinya kerugian tekanan pada aliran. Hal tersebut dikarenakan oleh perubahan arah aliran fluida yang melalui saluran tersebut. Nilai penurunan tekanan (pressure drop) pada aliran yang melalui elbow tersebut dipengaruhi oleh besarnya jari-jari kelengkungan dan sudut belok dari elbow, yang menyebabkan terjadinya separasi dan aliran sekunder (secondary flow) pada elbow. Model uji yang akan digunakan di dalam studi ini berupa rectangular elbow 90º dengan radius ratio (rm/Dh) 1.87 dengan penambahan sudu pengarah. Sudu pengarah yang digunakan ada 2 model yaitu model 1 dan 2. Variabel yang diukur adalah tekanan stagnasi dan tekanan statis. Tekanan stagnasi diukur dengan menggunakan pitot tube sedangkan tekanan statis diukur menggunakan inclined manometer yang dihubungkan dengan wall pressure tap. Penelitian dilakukan secara eksperimen dan numerik, dimana penelitian numerik menggunakan software Fluent 6.3.26 dan Gambit 2.4.6. Hasil studi yang didapatkan dengan model 2 pada eksperimen meningkatkan pressure drop yaitu sebesar 67.41% dibanding dengan Model 1, sedangkan numerik menurunkan pressure drop sebesar 50.71%. Elbow model 1 memiliki jumlah vortex sebanyak 2 buah, sedangkan model 2 memiliki jumlah vortex sebanyak 4 buah mengakibatkan blockage effect yang merupakan penyebab dari pressure drop. Hasil simulasi numerik tentang kontur tekanan dan kecepatan aliran sangat mendukung hasil eksperimen ============================================================================================= In this time, the installation of pipes has high efficiency to support the progress ofthe production process. One example of piping connection (fitting) is a 90° elbow. The use of elbows in the piping system design, will lead to a loss of pressure in the flow. This is due to the change in direction of fluid through the channel. Value of the pressure drop (pressure drop) in the flow through the elbow is affected by the magnitude of the radius of curvature and turn angle of the elbow, which led to the separation and secondary flow (secondary flow) at the elbow. The test model used in this study is rectangular 90º elbow with a radius ratio (rm/Dh) 1,875. Model 2 with extended 70 mm. Model 1 without extended, and ReDh ≈2,1 x 10 4 . The measured variable are stagnation pressure and static pressure. Stagnation pressure was measured using pitot tube, while static pressure was measured using the Inclined manometer connected to wall pressure tap. Research conducted experimentally and numerically using the software Fluent 6.3.26, and Gambit 2.30. The results obtained in experiments with model 2 is 67.41%. It can increase pressure drop than model 1. For numeric is that model 2 numeric is 50.71%. It can reduce pressure drop than model 1. Model 1 have 2 vortexs then model 2 have 4 vortex. The results numeric can inform pressure contour, and velocity

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSM 620.106 4 Hus s
Uncontrolled Keywords: headloss, model 1, model 2, sudu pengarah, pressure drop, rectangular elbow 90º, secondary flow
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ935 Pipe--Fluid dynamics.
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 19 Nov 2020 03:23
Last Modified: 19 Nov 2020 03:23
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/82261

Actions (login required)

View Item View Item