Modifikasi Dan Perencanaan Struktur Gedung Tunjungan Crystal Hotel Dengan Sistem Balok Pratekan

Suryanegara, Agus (1996) Modifikasi Dan Perencanaan Struktur Gedung Tunjungan Crystal Hotel Dengan Sistem Balok Pratekan. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

[img] Text
3933101278-Undergraduate_Thesis.pdf - Published Version

Download (10MB)

Abstract

Beton pratekan adalah beton yang mengalami tegangan internal yang besar yang terdistribusi sedemikian rupa sehingga dapat mengimbangi sampai batas tertentu tegangan yang terjadi akibat beban eksternal. Sistem pratekan atau tegangan internal diberikan kepada beton dengan jalan menarik tulangannya. Gaya pratekan tidak konstan terhadap waktu. Tegangan-tegangan selama berbagai tahap pembebanan selalu berubah-ubah. Dalam struktur rangka gedung bertingkat dengan balok-balok dari beton pratekan, kehilangan pratekanan juga ditimbulkan oleh adanya gaya perlawanan dari komponen struktur lainnya, seperti kolom. Kondisi ini dialami terutama bergantung pada tahap-tahap pelaksanaan setiap tingkat bangunan dan setiap tahap jacking. Kekuatan batas penampang beton pratekan yang mengalami lenturan ditentukan berdasarkan persyaratan indeks tulangan global minimum dan juga beban terfaktor yang dihasilkan paling sedikit sebesar 1,2 kali beban retak yang dihitung berdasarkan modulus runtuh. Untuk mendapatkan perilaku yang cukup daktail dari beton pratekan dan tetap dihasilkan desain struktur yang praktis dan ekonomis secara keseluruhan, maka perencanaan ini didasarkan pada tingkat daktilitas terbatas. Hal ini juga mengingat struktur gedung yang memiliki bentang-bentang balok yang relatif panjang ================================================================================================= Prestressed concrete is concrete that is subjected to large internal stresses which are distributed in such a way that it can compensate to a certain extent the stress caused by external loads. A system of prestress or internal stress is applied to concrete by pulling the reinforcement. The prestressed force is not constant with time. The voltages during various stages loading is always changing. In a multi-storey building frame structure with beams made of prestressed concrete, the stress loss is also caused by the resistance force of the other structural components, such as columns. This condition is experienced mainly depending on the implementation stages of each level of the building and each stage of jacking. The limiting strength of the stressed concrete under flex is determined based on the requirements of the minimum global reinforcing index and also the resulting factor load of at least 1.2 times the crack load calculated based on the modulus of collapse. In order to obtain sufficiently ductile behavior from prestressed concrete and still produce a practical and economical structural design as a whole, this plan is based on a limited degree of ductility. This is also considering the structure the building has relatively long beam spans

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSS 690.85 Sur m, 1996
Uncontrolled Keywords: hotel; konstruksi beton pracetak; konstruksi beton pratekan
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA683 Precast concrete construction. Prestressed concrete construction.
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Architechture > 23201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: EKO BUDI RAHARJO
Date Deposited: 12 Jan 2021 07:22
Last Modified: 12 Jan 2021 07:22
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/82436

Actions (login required)

View Item View Item