PERENCANAAN PENINGKATAN RUAS JALAN PACITAN-BTS. KABUPATEN PONOROGO KM SBY 260+700 – KM SBY 264+100 DENGAN MENGGUNAKAN PERKERASAN KAKU DI KAB. PACITAN, JAWA TIMUR

SAPUTRO, TULUS and PRATAMA, RISANDA YUGO (2016) PERENCANAAN PENINGKATAN RUAS JALAN PACITAN-BTS. KABUPATEN PONOROGO KM SBY 260+700 – KM SBY 264+100 DENGAN MENGGUNAKAN PERKERASAN KAKU DI KAB. PACITAN, JAWA TIMUR. In: Final Assignment, CIVIL ENGINEERING DEPARTMENT. FACULTY OF CIVIL ENGINEERING AND PLANNING.

[img]
Preview
Text
3113030070-3113030080-Presentation.pdf - Published Version

Download (929kB) | Preview

Abstract

Ruas jalan Pacitan – Bts. Kab. Ponorogo merupakan salah satu akses yag menghuubungkan kabupaten Pacitan dan kabupaten Ponorogo. Ruas jalan tersebut di prediksi akan dilalui oleh beberapa kendaraan berat karena besarnya potensi wisata yang ada di kabupaten Pacitan, selain itu jalan tersebut sering terganggu akibat longsornya tebing di sekitar ruas jalan yang mengakibatkan terganggunya pengguna jalan. Proyek peningkatan jalan Pacitan – Bts.Kab. Ponorogo merupakan proyek peningkatan jalan yang bertujuan untuk mengembalikan kualitas jalan dan memberikan pelayanan yang lebih baik pada pengguna jalan dengan cara melakukan pencegahan terhadap kelongsoran tebing yang mungkin terjadi di beberapa titik. Perencanaan peningkatan ruas jalan Pacitan - Bts.Kab. Ponorogo KM SBY 260+700 – KM SBY 264+100 ini menggunakan struktur perkerasan kaku (Rigid Pavement) dengan pertimbangan umur rencana yang lebih panjang yaitu 20 tahun. Analisa perhitungan yang dilakukan pada perencanaan jalan ini diantaranya analisa kapasitas jalan dengan menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997, perhitungan tebal perkerasan kaku dengan menggunakan Pedoman Perencanaan Perkerasan Jalan Beton Semen (Pd T-14-2003), kontrol geometrik jalan dengan menggunakan Perencanaan Geometrik Jalan,Perencanaan Drainase dengan metode SNI 03-342-1994, dan perencanaan anggaran biaya menggunakan buku petunjuk teknis Harga Satuan Pokok (HSPK) 2015 dan perencanaan stabilitas lereng dengan metode peninjauan H kritis dari Dinas PU. Dari hasil perhitungan derajat kejenuhan pada awal tahun rencana s/d akhir umur rencana (2017-2037) untuk perencanaan ruas jalan tersebut didapatkan kesimpulan bahwa jalan tersebut tidak membutuhkan pelebaran.Tebal untuk perkerasan kaku adalah 20,5 cm dengan beton K-400 diatas lantai kerja berupa lean concrete 10 cm dengan menggunakan beton K-175. Hasil analisa kontrol geometrik jalan yang dilakukan tidak terdapat perubahan geometrik jalan pada ruas jalan ini. Perencanaan saluran tepi drainase menggunakan bentuk Persegi dengan dimensi draiase yang bervariasi. Biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan proyek ini adalah sebesar Rp. 18,840,774,449.76(Terbilang Delapan Belas Milyar Delapan Ratus Empat Puluh Juta Tujuh Ratus Tujuh Puluh Empat Ribu Empat Ratus Empat Puluh Sembilan Rupiah).

Item Type: Conference or Workshop Item (Other)
Uncontrolled Keywords: Perkerasan Beton Semen, Geometrik Jalan, Drainase, Rigid Pavement, Geometric, Drainage.
Subjects: T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Depositing User: - Davi Wah
Date Deposited: 25 Nov 2016 08:29
Last Modified: 27 Dec 2018 07:00
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/854

Actions (login required)

View Item View Item