Perhitungan Estimasi Waktu Dan Biaya Pelaksanaan Pekerjaan Box Girder Dengan Metode Balance Cantilever Pada Proyek Fly Over Cakung

Metar, Ryan Dordia Wiratama (2021) Perhitungan Estimasi Waktu Dan Biaya Pelaksanaan Pekerjaan Box Girder Dengan Metode Balance Cantilever Pada Proyek Fly Over Cakung. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 10111710013016-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
10111710013016-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 July 2025.

Download (25MB) | Request a copy

Abstract

Proyek Pembangunan Flyover Cakung merupakan salah satu dari program pemerintah provinsi DKI jakarta melalui Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta tahun 2019-2020 yang akan membangun beberapa simpang tak sebidang berupa underpas maupun Flyover dengan tujuan untuk mengurangi kemacetan arus lalu lintas di wilayak ibukota lebih khusus lagi kemacetan yang sering terjadi di kawasan Sentra Primer Timur yaitu pada jalur kereta api lintas Jatinegara-Bekasi. Terdapat lima perlintasan besar antara jalan dengan rel kereta api, dimana 4 perlintasan sudah ditingkatkan menjadi perlintasan tak sebidang untuk memecah arus kemacetan sehingga saat ini menyisakan satu perlintasan yang perlu di tingkatkan menjadi tidak sebidang yaitu di perlintasam stasiun Cakung. Dengan di bangunnya Flyover Cakung ini, diharapkan kemacetan yang terjadi akibat persimpangan sebidang yang melewati jalur kereta api bisa terurai.
Flyover Cakung terletak di jalan I Gusti Ngurah Rai dan berbelok menuju jalan baru Cakung dengan melewati perlintasan kereta api Jakarta-Bekasi. Fyover ini memiliki panjang 760 meter dengan lebar 18 meter dengan span terpanjang sepanjang 80m dari P8 dan P9 yang berbelok ke arah jalan baru Cakung dan berada di antara perlintasan kereta api. Flyover ini menggunakan metode Balance Cantilever Cast in situ dengan form travelller dalam pekerjaan Box Girder mulai dari P7 hingga P10. Metode Balance Canliever Cast in situ dengan form traveller digunakan dalam pembuatan jembatan layang dengan memanfaatkan efek kantilever seimbangnya. Metode ini digunakan supaya tidak menggangu dari aktivitas perlintasan kereta api dan jalan exsisting yang ada di proyek dikarenakan tidak memerlukan perancah di bawahnya.
Tugas Akhir Terapan ini membahas mengenai perencanaan estimasi waktu dan biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan struktur Flyover cakung yang dimuali dari P7 sampai P10 pada pekerjaan box girder sepanjang 180 meter yang terdiri dari 32 segmen dengan menggunakan metode balance cantilever dengan form traveller. Proses manajemen ini mengelola kegiatan berskala besar dengan memanfaatkan tenaga kerja, alat, bahan, metode dan biaya yang diperlukan selama proses manajemen berlangsung dalam durasi waktu tertentu. Analisa yang dilakukan dalam pembahasan ini yaitu menghitung volume pada tiap item pekerjaan, produktivitas alat berat, kebutuhan tenaga kerja dan bahan yang diperlukan.
Berdasarkan analisa yang dilakukan dari berbagai studi literatur dan jurnal mengenai estimasi waktu dan biaya didapatkan hasil durasi dari setiap item pekerjaan dan rencana anggaran biaya pelaksanaan proyek. Pada proyek pembangunan Fly Over Cakung pada pekerjaan Box Girder dengan metode Balance Cantilever mulai dari P7 sampai P10 ini diperoleh durasi pada pekerjaan persiapan, struktur bawah dan struktur atas diselesaikan dalam waktu 309 hari. dengan asumsi bahwa hari sabtu dan minggu tetap masuk dengan jam kerja normal, tanpa lembur yaitu selama 7 jam kerja per hari dari pukul 8.00–16.00 dan 1 jam istirahat pukul 12.00-13.00. Total biaya pekerjaan tersebut sebesar Rp. 52.956.001.919 termasuk biaya K3 sebesar 2,5%. Pengendalian pelaksanaan proyek harus dilakukan dengan sebaik mungkin termasuk dalam penjadwalan kebutuhan sumber daya agar dalam waktu kedepan tidak menimbulkan pembengkakan biaya dan keterlambatan proyek tanpa mengabaikan kualitas dan kuantitas sumber daya.
========================================================================================================================
The Development Project Flyover Cakungis one of the DKI Jakarta provincial government programs through the DKI Jakarta Provincial Highways Office in 2019-2020 which will build several non-level intersections in the form of underpasses and flyovers with the aim of reducing traffic congestion in the capital area, more specifically congestion. which often occurs in the East Primary Center area, namely on the Jatinegara-Bekasi railway line. There are five major crossings between the road and the railroad, where 4 crossings have been upgraded to non-level crossings to break up the traffic congestion so that currently there is one crossing that needs to be upgraded to non-level crossings, namely at the Cakung station crossing. With the construction of theFlyover Cakung, it is hoped that the congestion that occurs due to the intersection of a plot that passes through the railway line can be broken down.
TheFlyover is Cakunglocated on Jalan I Gusti Ngurah Rai and turns towards the new Cakung road by passing the Jakarta-Bekasi railway crossing. flyover80 Thishas a length of 760 meters with a width of 18 meters with the longest span ofmeters from P8 and P9 which turns towards the new Cakung road and is between railroad crossings. flyover Thisuses themethod Balance Cantilever Cast in situ with a traveler form in Box Girder work starting from P7 to P10. Themethod Balance Canliever Cast in situ with a traveler form is used in the manufacture of flyovers by utilizing the balanced cantilever effect. This method is used so as not to interfere with existing rail and road crossing activities in the project because it does not require scaffolding underneath.
This Applied Final Project discusses the time and cost estimation planning needed to complete thestructure work Flyover cakungstarting from P7 to P10 on a 180 meter long box girder consisting of 32 segments using themethod balance cantilever with a form traveler. This management process manages large-scale activities by utilizing labor, tools, materials, methods and costs required during the management process for a certain duration of time. The analysis carried out in this discussion is to calculate the volume of each work item, productivity of heavy equipment, labor requirements and materials needed.
Based on the analysis conducted from various literature studies and journals regarding time and cost estimates, the results obtained for the duration of each work item and the project implementation budget plan. In theconstruction project Fly Over Cakungonwork Box Girder with themethod Balance Cantilever starting from P7 to P10, the duration of the preparation work, the lower structure and the upper structure was completed within 309 days. assuming that Saturdays and Sundays are still included with normal working hours, without overtime, namely for 7 hours of work per day from 8.00-16.00 and 1 hour of rest at 12.00-13.00. The total cost of the work is Rp. 52.956.001.919 including 2.5% K3 costs. Project implementation control must be carried out as well as possible including scheduling resource requirements so that in the future it does not cause cost overruns and project delays without neglecting the quality and quantity of resources.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Flyover, balance cantilever, waktu, biaya, manajemen, box girder.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TF Railroad engineering and operation > TF193 Estimates, costs, etc.
Divisions: Faculty of Vocational > Civil Infrastructure Engineering (D4)
Depositing User: Ryan Dordia Wiratama Metar
Date Deposited: 08 Dec 2022 07:46
Last Modified: 01 Feb 2023 07:50
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/90360

Actions (login required)

View Item View Item