Analisis Rute Layanan Bandara Komodo Akibat Perubahan Kebijakan Pengoperasian Bandara Internasional

Fahmi, Aftoni Alvin (2022) Analisis Rute Layanan Bandara Komodo Akibat Perubahan Kebijakan Pengoperasian Bandara Internasional. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 03111840000003-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
03111840000003-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 April 2024.

Download (10MB) | Request a copy

Abstract

Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo merupakan situs warisan dunia oleh UNESCO, sehingga membuat kunjungan wisatawan mancanegara meningkat terus menerus dari tahun ketahun. Pada tahun 2019, sebanyak 144.068 wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Taman Nasional Komodo. Demi meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Taman Nasional Komodo, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengusulkan untuk membuka penerbangan langsung (direct flight) dari luar negeri ke Labuan Bajo.
Bandar Udara Komodo merupakan akses wisatawan ke Labuan Bajo. Namun disisi lain, hasil evaluasi pemerintah menunjukkan bahwa sebagian besar bandara internasional di Indonesia tidak sepenuhnya beroperasi sesuai kriteria bandara internasional. Untuk efisiensi operasional, maka diusulkan untuk hanya delapan bandara yang akan menjadi bandara hub dan super hub internasional. Dengan adanya dua kebijakan yang tidak sejalan, maka perlu dilakukan analisis lebih lanjut untuk mengetahui kebijakan manakah yang paling sesuai untuk diterapkan pada Bandara Komodo, Labuan Bajo.
Data-data yang digunakan adalah daftar bandar udara internasional yang selama ini melakukan penerbangan secara langsung ke Bandara Komodo, pola rute penerbangan, jarak tempuh, dan waktu tempuh untuk penerbangan langsung dan penerbangan transit di salah satu bandara hub internasional. Selanjutnya dari data-data yang diperoleh akan dianalisis dan dibandingkan jarak tempuh, waktu tempuh, tarif penerbangan, dan nilai konektivitas dari rute penerbangan langsung dengan rute penerbangan transit.
Hasil dari analisis menunjukkan rute penerbangan langsung yang menuju ke Bandar Udara Komodo Labuan Bajo memiliki rata-rata jarak tempuh sebesar 1993 km, waktu tempuh sebesar 2,45 jam, tarif penerbangan sebesar Rp. 2.519.202, dan nilai konektivitas sebesar 17.19. Sedangkan untuk rute penerbangan transit yang menuju ke Bandar Udara Komodo Labuan Bajo memiliki rata-rata jarak tempuh sebesar 3105 km, waktu tempuh sebesar 13,6 jam, tarif penerbangan sebesar Rp. 4.066.290, dan nilai konektivitas sebesar -421,85.
================================================================================================
Komodo National Park, Labuan Bajo is a UNESCO world heritage site, thus making foreign tourist visits increase continuously from year to year. A total of 144,068 foreign tourists visited Komodo National Park in 2019. In order to increase foreign tourist visits to Komodo National Park, the Ministry of Tourism and Creative Economy proposes to open direct flights from abroad to Labuan Bajo.
Komodo Airport is a tourist access to Labuan Bajo. But on the other hand, the results of the government's evaluation show that most international airports in Indonesia do not fully operate according to international airport criteria. For operational efficiency, it is proposed that only eight airports will become international hub and super hub airports. With these two policies that are not in line, it is necessary to carry out further analysis to find out which policy is the most appropriate to be applied to Komodo Airport, Labuan Bajo.
The data used is a list of international airports that have so far carried out direct flights to Komodo Airport, flight route patterns, mileage, and travel time for direct flights and transit flights at one of the international hub airports. Furthermore, from the data obtained, it is analyzed and compared the distance traveled, travel time, flight fares, and the connectivity value of direct flight routes with transit flight routes.
The results of the analysis show that direct flight route to Komodo Labuan Bajo Airport has an average mileage of 1993 km, travel time of 2.45 hours, flight fare of Rp. 2,519,202, and the connectivity value is 17.19. Meanwhile, the transit flight route to Komodo Labuan Bajo Airport has an average distance is 3105 km, travel time is 13.6 hours, flight fare is Rp. 4,066.290, and the connectivity value is -421.85.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Penerbangan Langsung, Transit Hub, Bandar Udara Internasional, Bandar Udara Komodo. Direct Flight, Transit Hub, International Airport, Komodo Airport.
Subjects: T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements > TE228.3 Intelligent transportation systems.
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements > TE7 Transportation--Planning
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements > TE7.H5 Airports--Planning. Airport terminals--Planning
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Aftoni Alvin Fahmi
Date Deposited: 11 Feb 2022 02:04
Last Modified: 31 Oct 2022 02:53
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/93514

Actions (login required)

View Item View Item