Potensi Pemanfaatan SiO2 Hasil Ektraksi Lumpur Sidoarjo sebagai Inhibitor Korosi dan Partikel Scattering pada DSSC (Dye-Sensitized Solar Cells)

Budiarti, Herny Ariesta and Puspitasari, Rizky Nanda and Dananjaya, Ewing Apriyan and Mawarni, Lizda Johar and Risanti, Doty Dewi (2015) Potensi Pemanfaatan SiO2 Hasil Ektraksi Lumpur Sidoarjo sebagai Inhibitor Korosi dan Partikel Scattering pada DSSC (Dye-Sensitized Solar Cells). PROSIDING PERTEMUAN ILMIAH XXIX HIMPUNAN FISIKA INDONESIA JATENG & DIY. pp. 284-287. ISSN 0853 - 0823

[thumbnail of Potensi Pemanfaatan SiO2 Hasil Ektraksi Lumpur Sidoarjo.pdf] Text
Potensi Pemanfaatan SiO2 Hasil Ektraksi Lumpur Sidoarjo.pdf - Published Version

Download (770kB)

Abstract

Semburan lumpur Sidoarjo (lusi) merupakan erupsi lumpur vulkano yang terjadi pada sumur eksplorasi gas Banjarpanji-1 PT. Lapindo Brantas dengan semburan mencapai 150.000m3/hari. Lumpur Sidoarjo memiliki beberapa kandungan senyawa salah satunya SiO2. SiO2 dengan ukuran kristal dalam skala nano diperoleh dari lumpur Sidoarjo melalui metode kopresipitasi dengan pH 7 dan digunakan sebagai inhibitor korosi logam dan DSSC (Dye-sensitized solar cells). Untuk inhibitor SiO2 direaksikan dengan NaOH sehingga membentuk senyawa Na2SiO3. Hasil uji korosi menunjukkan dengan penambahan volume inhibitor 6 ml diperoleh efisiensi 97,67% pada besi tuang nodular. Sedangkan untuk DSSC campuran nanopartikel SiO2 dan TiO2 dengan perbandingan 7,5%:92,5% digunakan sebagai fotoanoda. Hasil uji performansi DSSC adalah diperoleh nilai IPCE tertinggi sebesar 2,604% dengan fill factor sebesar 29,39% dan efisiensi sebesar 0,0004380%. Efisiensi ini masih jauh lebih kecil dibandingkan dengan fotoanoda TiO2 saja, namun demikian nilai IPCE-nya yang tinggi cukup potensial untuk membantu adsorpsi dye pada fotoanoda.
==================================================================================================================================
Semburan lumpur Sidoarjo (lusi) merupakan erupsi lumpur vulkano yang terjadi pada sumur eksplorasi gas Banjarpanji-1 PT. Lapindo Brantas dengan semburan mencapai 150.000m3/hari. Lumpur Sidoarjo memiliki beberapa kandungan senyawa salah satunya SiO2. SiO2 dengan ukuran kristal dalam skala nano diperoleh dari lumpur Sidoarjo melalui metode kopresipitasi dengan pH 7 dan digunakan sebagai inhibitor korosi logam dan DSSC (Dye-sensitized solar cells). Untuk inhibitor SiO2 direaksikan dengan NaOH sehingga membentuk senyawa Na2SiO3. Hasil uji korosi menunjukkan dengan penambahan volume inhibitor 6 ml diperoleh efisiensi 97,67% pada besi tuang nodular. Sedangkan untuk DSSC campuran nanopartikel SiO2 dan TiO2 dengan perbandingan 7,5%:92,5% digunakan sebagai fotoanoda. Hasil uji performansi DSSC adalah diperoleh nilai IPCE tertinggi sebesar 2,604% dengan fill factor sebesar 29,39% dan efisiensi sebesar 0,0004380%. Efisiensi ini masih jauh lebih kecil dibandingkan dengan fotoanoda TiO2 saja, namun demikian nilai IPCE-nya yang tinggi cukup potensial untuk membantu adsorpsi dye pada fotoanoda.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: lumpur sidoarjo, SiO2, inhibitor, corrosion, DSSC.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA418.74 Corrosion and anti-corrosives
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK2960 Dye-sensitized solar cells. Solar batteries. Solar cells
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Physics Engineering
Depositing User: - Davi Wah
Date Deposited: 12 May 2023 06:20
Last Modified: 12 May 2023 06:21
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/97913

Actions (login required)

View Item View Item