Pendekatan Single Index Model dengan Pemodelan EGARCH, TGARCH, dan APARCH pada Saham Sub Sektor Kelapa Sawit

Wijaya, Gede Rama Darma (2023) Pendekatan Single Index Model dengan Pemodelan EGARCH, TGARCH, dan APARCH pada Saham Sub Sektor Kelapa Sawit. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 06311940000081-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
06311940000081-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2025.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Investasi adalah menanam modal dalam suatu instrumen investasi dengan harapan di masa depan nilai kekayaannya tersebut semakin meningkat dan besar. Investasi dalam bentuk saham banyak dipilih para investor karena saham mampu memberikan keuntungan yang menarik. Pada saham terdapat sektor pertanian yang salah satu sub sektornya adalah kelapa sawit, industri kelapa sawit telah menyediakan lapangan pekerjaan sebesar 16 juta tenaga kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung, dan produksi minyak sawit sebesar 48,68 juta ton pada tahun 2018. Oleh karenanya, kelapa sawit menjadi menarik untuk diinvestasikan sahamnya. Pada investasi diperlukan kombinasi aset dan memperkecil risiko dengan beberapa metode, seperti Single Index Model. Saham berbentuk data finansial yang memiliki volatilitas dan mengikuti deret waktu dapat dimodelkan dengan ARIMA. Model ARIMA dapat memiliki respon volatilitas tidak konstan yaitu heteroskedastisitas, oleh karena itu digunakan model GARCH. Pada kasus GARCH dapat melibatkan sifat asimetris yang berarti model untuk mengakomodasi sifat ini adalah EGARCH, TGARCH, dan APARCH. Penelitian ini diawali dengan membuat portofolio optimal pada saham menggunakan Single Index Model, dilanjutkan dengan pemodelan ARIMA – GARCH, dan pemodelan volatilitas asimetris dengan EGARCH, TGARCH, APARCH, serta diakhiri dengan estimasi risiko menggunakan Value at Risk dan Conditional Value at Risk. Data yang digunakan adalah harga penutupan saham perusahaan – perusahaan sub sektor kelapa sawit periode 1 Januari 2018 hingga 1 Januari 2022. Berdasarkan metode Single Index Model, didapatkan dua belas saham yang masuk dalam kategori portofolio optimal yang terdiri atas saham AALI (3,60%), BWPT (3,61%), GZCO (6,32%), JAWA (12,06%), LSIP (1,65%), PALM (5,42%), SGRO (27,15%), SIMP (1,77%), SMAR (6,09%), SSMS (3,90%), TBLA (4,82%), ANJT (23,61%). Selanjutnya dilakukan pemodelan time series pada dua belas saham tersebut dan menghasilkan model GARCH asimetris, yaitu untuk saham BWPT dan SIMP dapat menggunakan EGARCH, TGARCH, ataupun APARCH, sedangkan SGRO lebih baik menggunakan model APARCH, dan untuk saham TBLA tidak dapat dimodelkan GARCH asimetris. Selain keempat saham tersebut, saham lainnya tidak memiliki indikasi asimetris. Hasil Value at Risk dan Conditional Value at Risk pada masing – masing saham menunjukkan semakin tinggi kepercayaan semakin tinggi pula nilai dari VaR dan CVaR yang diperoleh.
================================================================================================================================
Investment is investing in an investment instrument with the hope that in the future the value of this wealth will increase and become larger. Investments in the form of stocks are chosen by many investors because stocks are able to provide attractive returns. In stocks there is the agricultural sector where one of the sub-sectors is palm oil, the palm oil industry has provided jobs for 16 million workers both directly and indirectly, and palm oil production of 48.68 million tons in 2018. So, coconut palm oil becomes attractive for investment shares. Investment requires a combination of assets and minimizes risk by several methods, such as the Single Index Model. Stocks in the form of financial data that have volatility and follow a time series can be modeled with ARIMA. The ARIMA model can have a non-constant volatility response, namely heteroscedasticity, therefore the GARCH model is used. In the case of GARCH, it can involve asymmetrical properties, which means that models to accommodate these properties are EGARCH, TGARCH, and APARCH. This research begins with creating an optimal portfolio of stocks using the Single Index Model, followed by ARIMA – GARCH modeling, and asymmetric volatility modeling with EGARCH, TGARCH, APARCH, and ending with risk estimation using Value at Risk and Conditional Value at Risk. The data used is the closing price of shares of companies in the palm oil sub-sector for the period January 1 2018 to January 1 2022. Based on the Single Index Model method, twelve stocks are identified as part of the optimal portfolio category. These stocks include AALI (3.60%), BWPT (3.61%), GZCO (6.32%), JAWA (12.06%), LSIP (1.65%), PALM (5.42%), SGRO (27.15%), SIMP (1.77%), SMAR (6.09%), SSMS (3.90%), TBLA (4.82%), and ANJT (23.61%). Further modeling on time series is conducted on these twelve stocks, resulting in the asymmetric GARCH models. Specifically, for BWPT and SIMP, the EGARCH, TGARCH, or APARCH models can be used. For SGRO, the APARCH model is preferred. However, the GARCH asymmetric model cannot be applied to TBLA. Other stocks do not show indications of asymmetry. The results of Value at Risk (VaR) and Conditional Value at Risk (CVaR) for each stock indicate that higher confidence levels lead to higher VaR and CVaR values obtained.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: APARCH, EGARCH, Kelapa Sawit, Single Index Model, TGARCH, Palm Oil
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics > HA30.3 Time-series analysis
H Social Sciences > HG Finance > HG4529 Investment analysis
H Social Sciences > HG Finance > HG4529.5 Portfolio management
Divisions: Faculty of Science and Data Analytics (SCIENTICS) > Actuaria > 94203-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Gede Rama Darma Wijaya
Date Deposited: 22 Jul 2023 01:33
Last Modified: 22 Jul 2023 01:36
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/98863

Actions (login required)

View Item View Item