Inventarisasi dan Mitigasi Emisi Gas Rumah Kaca Pada Proses Produksi Batu Bara di PT.XYZ

Mas, Bayu Aditya Putra Agung (2023) Inventarisasi dan Mitigasi Emisi Gas Rumah Kaca Pada Proses Produksi Batu Bara di PT.XYZ. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 03211940000060-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
03211940000060-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2025.

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil emisi gas rumah kaca (GRK) terbesar di dunia. Gas yang terbentuk secara alami maupun antropogenik tersebut dapat menyebabkan dampak terhadap lingkungan, ekonomi, dan kesehatan. Indonesia dalam beberapa konferensi dunia menargetkan untuk menurunkan emisi GRK sebesar 29-41% pada tahun 2030. Upaya penurunan emisi GRK dapat dilakukan berdasarkan sumber yang mengemisikan GRK. Salah satu sektor yang menghasilkan emisi GRK adalah sektor energi termasuk industri pertambangan batu bara. Peran dari PT.XYZ sebagai salah satu perusahaan tambang batu bara di Indonesia sangat dibutuhkan dalam mendukung komitmen penurunan emisi GRK di Indonesia. Upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan inventarisasi emisi GRK dari kegiatan yang dilakukan PT.XYZ. Inventarisasi emisi GRK bertujuan untuk menyediakan informasi mengenai tingkat, status, dan perubahan emisi GRK yang dilakukan secara berkala. Oleh karena itu, diperlukan inventarisasi emisi GRK yang dihasilkan dari proses produksi batu bara di PT.XYZ serta mitigasi yang dapat dilakukan untuk menurunkan emisi GRK.
Inventarisasi emisi GRK telah dilakukan berdasarkan IPCC Guidelines 2006 dengan lingkup dari proses awal pengambilan batu bara hingga batu bara siap didistribusikan. Perhitungan dilakukan melalui data aktivitas dan faktor emisi dari setiap kategori. Pembakaran bahan bakar menggunakan jumlah konsumsi bahan bakar dan jenis bahan bakar, sedangkan untuk kategori emisi fugitive menggunakan jumlah produksi batu bara serta kedalaman dan jenis pertambangan. Perhitungan beban emisi GRK dilakukan berdasarkan IPCC Guidelines 2006, dimana jenis GRK yang dihitung adalah CO2, CH4, dan N2O. Hasil emisi tersebut kemudian dikonversikan dalam satuan CO2-eq untuk dapat menentukan kebutuhan luas RTH dalam menyerap emisi yang dihasilkan sebagai bentuk mitigasi.
Inventarisasi GRK menghasilkan besar emisi sebesar 2.793.358,08 kg CO2/tahun, 697.945,97 kg CH4/tahun, dan 17,37 kg N2O/tahun yang berasal dari kategori pembakaran bahan bakar dan fugitive. Berdasarkan hasil tersebut, melalui konversi emisi CH4 dan N2O ke dalam CO2-eq didapatkan emisi yang perlu dimitigasi melalui kompensasi emisi yaitu sebesar 22.341,02 ton CO2-eq. Mitigasi skema pertama melalui ruang terbuka hijau membutuhkan luas area untuk mengkompensasi emisi apabila menggunakan satu jenis tanaman lokal seperti meranti, sengon, dan bambu adalah 1.198,55 ha; 96,71 ha; 143,21 ha. Sedangkan skema kedua dilakukan menggunakan seluruh jenis tanaman dengan menyesuaikan luas minimal RTH berdasarkan regulasi yang berlaku. Kebutuhan luas area RTH pada skema kedua yaitu 5,4 ha meranti; 67,4 ha sengon; 45,5 ha bambu. Skema ketiga mitigasi dilakukan menggunakan beberapa jenis tumbuhan pada lapisan tertentu. Kebutuhan luas area RTH pada skema ketiga yaitu sebesar 74,97 ha yang terdiri atas sengon (lapisan atas), semak (lapisan tengah), dan rumput (lapisan bawah).
====================================================================================================================================
Indonesia is one of the largest emitters of greenhouse gasses (GHG) in the world. The gas that is formed naturally or anthropogenic can have several impacts on the environment, economy, and health. Indonesia in several world conferences aims to reduce GHG emissions by 29-41% in 2030. One of the sectors that produce GHG emissions is the coal industry. PT.XYZ as one of the coal mining companies in Indonesia also produces GHG emissions. Therefore, it takes the role of company in supporting the commitment to reduce GHG emissions in Indonesia. One effort that can be made is to carry out an inventory of GHG emissions from activities carried out by PT.XYZ. The GHG emission inventory aims to provide information on the level, status, and trend of changes in GHG emissions and removals, which is carried out periodically. Therefore, an inventory of GHG emissions resulting from the coal production at PT.XYZ is needed, as well as mitigation that can be done to increase GHG emission reduction.
Inventory of GHG emissions has been carried out based on the IPCC Guidelines 2006 with scope from the initial process of taking coal until the coal is ready to be distributed. Calculations are made through activity data which are fuel consumption & total production and emissions factors based on IPCC Guidelines 2006. The calculation of the GHG emission load is based on the IPCC Guidelines 2006, where the types of GHGs that are calculated are CO2, CH4, and N2O. The results are then converted in CO2-eq units to be able to determine the area for green open space in absorbing the resulting emissions as a form of mitigation.
The total emission produced is 2.793.358,08 kg CO2/ year, 697.945,97 kg CH4/year, and 17,37 kg N2O/year from fuel combustion and fugitive. Based on these results, emissions that must be mitigated is 22.341,02 tons CO2-eq (from convertion of CH4 and N2O to CO2-eq). The first mitigation scheme through green open space requires an area to compensate for emission when using one type of local plant such as meranti, sengon, and bambu is 1.198,55 ha; 96,71 ha; 143,21 ha. While the second scheme is carried out using all types of plants by adjusting the minimum green space area based on applicable regulations. The required area is 5,4 ha meranti; 67,4 ha sengon; 45,5 ha bambu. The third mitigation scheme is carried out using several types of plants in certain layers. The area required for green open space in the third scheme is 74.97 ha consisting of sengon (top layer), shrubs (middle layer), and grass (bottom layer).

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Industri Pertambangan Batu bara, Emisi Gas Rumah Kaca (GRK), Inventarisasi Emisi GRK, Mitigasi Emisi GRK, Coal Mining Industry, Greenhouse Gasses (GHG) Emissions, Inventory of GHG Emissions, Mitigation of GHG Emissions
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD171.75 Climate change mitigation
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Environmental Engineering > 25201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Bayu Aditya Putra Agung Mas
Date Deposited: 25 Jul 2023 13:46
Last Modified: 25 Jul 2023 13:46
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/99172

Actions (login required)

View Item View Item