ANALISIS PERBANDINGAN RESPON DINAMIS DARI KENDARAAN YANG MENGGUNAKAN SHOCK ABSORBER HIDROLIS DAN YANG MENGGUNAKAN SISTEM PEREDAM DUAL FLYWHEEL

PANGASTUTI, PIENDRASWARTI SOELISTYANING (2017) ANALISIS PERBANDINGAN RESPON DINAMIS DARI KENDARAAN YANG MENGGUNAKAN SHOCK ABSORBER HIDROLIS DAN YANG MENGGUNAKAN SISTEM PEREDAM DUAL FLYWHEEL. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2112100045-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview

Abstract

Berbagai macam teknologi pada mobil MPV telah ditemukan dan dikembangkan dalam upaya memberikan kemudahan, kenyamanan dan keamanan dengan mempertimbangkan beberapa aspek termasuk pada sistem suspensi. Sistem suspensi yang biasa digunakan pada mobil adalah Shock Absorber Hidrolis. Dengan berkembangnya teknologi otomotif, ditemukan Torsional Vibration Absorber yaitu piringan dengan pegas yang dapat meredam getaran yang terjadi dengan memanfaatkan momen inersia dan koefisien redam torsional. Salah satu pengembangan Torsional Vibration Absorber adalah peredam dengan menggunakan mekanisme dual flywheel. Dalam tugas akhir ini dilakukan pemodelan dan analisis untuk Shock Absorber Hidrolis dan peredam dengan mekanisme dual flywheel. Pada simulasi ini dicari gaya redam terbaik dari masing-masing peredam untuk dimasukkan pada pemodelan seperempat kendaraan. Sebelum dilakukan pemodelan pada seperempat kendaraan, gaya redam suspensi shock absorber hidrolis menjadi patokan untuk mendapatkan dimensi pada suspensi dual flywheel. Digunakan variasi material pada dual flywheel yaitu cast iron (ρ = 6800 kg/m3), stainless steel (ρ = 7480 kg/m3), dan bruss casting (ρ = 8400 kg/m3). Gaya redam terbaik yang digunakan untuk pemodelan seperempat kendaraan. diberikan input sinusoidal dengan input amplitudo sebesar 0.02m dan variasi frekuensi dari 0,5Hz-2Hz dengan kenaikan 0,5 Hz. Dimensi hidrolis yang digunakan untuk diameter silinder sebesar 0.04 m, diameter piston rod=0.03m diameter oroface ekspansi=0.0028m, diameter orifice kompresi=0.005m dengan massa jenis minyak 860 Kg/m³. untuk dimensi yang digunakan pada suspensi dual flywheel radius pinion yang digunakan 30mm, radius flywheel 40mm dan ketebalan flywheel adalah 30 mm. setelah didapatkan gaya redam yang saling mendekati kemudian suspensi dimasukkan ke dalam pemodelan seperempat kendaraan dengan parameter yang sudah ada dan dengan pemberian 2 input yaitu input sinusoidal (dengan variasi kecepatan kendaraan 30 km/jam, 50 km/jam dan 80 km/jam) dan input bump yang telah dimodifikasi (dengan menggunakan γ (severity parameter)=1 (low impact), 5(less severe impacts), dan 20 (more severe impact)). Nilai gaya redam maksimum yang dapat dihasilkan shock absorber hidrolis adalah 1323.22 N dan suspensi dual flywheel adalah 1480.27 N. Dari hasil pemodelan sistem suspensi shock absorber hidrolis dan dual flywheel didapatkan hasil bahwa semakin besar kecepatan kendaraan maka respon dinamis berupa perpindahan, kecepatan dan percepatan juga semakin besar. Dengan membandingkan respon dinamis yang dihasilkan oleh shock absorber hidrolis dan dual flywheel berdasarkan standard ISO 2631 diketahui bahwa pada kecepatan 10-80 km/jam suspensi dual flywheel lebih nyaman digunakan oleh penumpang dibandingkan dengan suspensi shock absorber hidrolis. Sedangkan pada kecepatan tinggi yaitu 90-100 km/jam suspensi dual flywheel mulai terlihat lebih tidak nyaman dibandingkan dengan suspensi shock absorber hidrolis. ================================================================= A wide variety of technologies in MPV cars have been discovered and developed in an effort to provide convenience, comfort and safety by considering some aspects included in the suspension system. The suspension system used on the car is a Hydraulic Shock Absorber. The development of automotive technology lead to the creation of Torsional Vibration Absorber which is a disc with spring to reduce vibrations occured by utilizing the moment of inertia and torsional attenuation coefficient. One development Torsional Vibration Absorber is damper using a dual flywheel mechanism. Modeling and analysis for the Shock Absorber Hydraulic and damper using dual flywheel mechanism were done in this final project. The aim of this simulation was knowing the best damping force of each damper to be included in the modeling of a quarter of the vehicle. Before modeling in a quarter of a vehicle, the suspension damper force hydraulic shock absorber were the standard to get the dimensions of the dual suspension flywheel. Material variations used on the dual flywheel is cast iron (ρ = 6800 kg / m3), stainless steel (ρ = 7480 kg / m3), and Bruss casting (ρ = 8400 kg / m3). The best damping force was used for modeling a quarter of the vehicle given sinusoidal input with amplitude input of 0.02m and frequency variations of 0,5Hz-2Hz with an increase of 0.5 Hz. Hydraulic dimensions used for cylinder diameter was 0.04m, diameter of the piston rod = 0.03m, diameter of oroface expansion = 0.0028m, compression orifice diameter = 0.005m with oil density 860 kg / m³. The dimensions were used in the dual suspension flywheel was 30 mm pinion radius, 40mm flywheel radius, and 30 mm flywheel thickness. Once rapprochement damping force were obtained, suspension included into modeling of a quarter of vehicle with the existed parameter and by giving two inputs which were a sinusoidal input (with variations in vehicle speed of 30 km / h, 50 km / h and 80 km / h) and bump input that had been modified (by using γ (severity parameter) = 1 (low impact), 5 (less severe impacts), and 20 (more severe impact)). The maximum damping force value that can be by generated hydraulic shock absorber was 1323.22 N and the dual suspension flywheel was 1480.27 N. The results of modeling hydraulic shock absorber suspension system and dual flywheel showed that the greater speeds of the vehicle caused bigger increase in dynamics response which were displacement, velocity and acceleration. Comparing the dynamic response generated by the hydraulic shock absorber and dual flywheel based on the ISO 2631 standard, known that at a speed of 10-80 km / h, the dual suspension flywheel was more convenient to used by passengers compared with hydraulic shock absorber suspension. While at high speed is 90-100 km / h the suspension dual flywheel began to look more uncomfortable than the hydraulic shock absorber suspension.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Shock Absorber Hidrolis, Gaya Redam, respon dinamis perpindahan,kecepatan dan percepatan pada sistem suspensi shock absorber hidrolis dan dual flywheel, Hydraulic Shock Absorber, Flywheel, Damping Force, dynamic response of displacement, velocity and acceleration of the hydraulic shock absorber suspension system and dual flywheel.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ230 Machine design
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: PIENDRASWARTI SOELISTYANING PANGASTUTI
Date Deposited: 23 Feb 2017 07:17
Last Modified: 05 Mar 2019 04:40
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/1809

Actions (login required)

View Item View Item