Pemodelan Antara Indeks Pembangunan Manusia Dan Indikator Pendidikan Di Provinsi Jawa Timur Tahun 2015

Pratiwi, Marini Dwi (2017) Pemodelan Antara Indeks Pembangunan Manusia Dan Indikator Pendidikan Di Provinsi Jawa Timur Tahun 2015. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
1313030008-Non-Degree.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Indeks pembangunan manusia (IPM) memberikan gambaran komprehensip mengenai tingkat pencapaian pembangunan manusia sebagai dampak dari kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh sutatu negara atau daerah, oleh karena itu semakin tinggi nilai IPM suatu negara atau daerah maka menunjukkan pembangunan manusia di daerah tersebut semakin baik (BPS, 2015). Provinsi Jawa Timur tergolong sedang, setelah peninjauan lebih menyeluruh indeks pembangunan manusia di Jawa Timur tidak merata, sehingga perlu diketahui penyebab tidak meratanya indeks pembangunan manusia di Jawa Timur, salah satunya komponen yang perlu di perhatikan adalah pendidikan. Tidak meratanya pedidikan di Jawa Timur, terlihat dari 38 kabupaten/kota terdapat 7 kabupaten/kota yang angka partisipasi sekolah pada usia 7-12 dan 13-15tahu berada di bawah kondisi Angka Partisipasi Sekolah Jawa Timur. Berdasarkan informasi tersebut maka perlu dilakukan pemodelan antara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan indikator pendidikan di Provinsi Jawa Timur, salah satu metode yang dapat digunakan untuk penelitian ini adalah regresi linier berganda. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur tahun 2015 dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tahun 2015. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, indikator yang berpengaruh terhadap IPM yaitu meliputi angka buta huruf (X1), angka putus sekolah pada jenjang pendidikan SMP (X4), angka partisipasi murni jenjang pendidikan SMA (X7), angka partisipasi kasar jenjang pendidikan SMP (X8), rasio murid per guru jenjang pendidikan SMA (X13) dan rasio murid per sekolah jenjang pendidikan SMP (X16) ================================================================= Human development index (HDI) provides an overview of comprehensive regarding the level of achievement of human development as the impact of development activities undertaken by a country or regions, and therefore higher the value of the HDI of a country or area then showing human development in the region is getting better (BPS, 2015). East Java Province classified as areas with medium HDI category after further review, HDI districts in East Java province is uneven. one of which is a component to note is education. Uneven education in East Java, visible from 38 cities have 7 cities that school participation rates at ages 7-12 and 13-15 years old be under conditions of East Java School Enrollment. based on this information need to modeling the human development index (HDI) and education indicators in the Province of East Java with multiple linear regression analysis method. The data used in this research is secondary data taken from Badan Pusat Statitika (BPS) of East Java Province in 2015 and Dinas Pendidikan East Java Province 2015. Based on the analysis performed, the indicators that affect the HDI which include illiterate (X1), school drop out rate (junior high school)(X4), net enrollment rate (senior high school) (X7), gross enrollment rate (junior high school) (X8), the ratio of students and teacher (senior high school) (X13) and the ratio of students and school (junior high school)(X16).

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Analisis Regresi Linier Berganda; Indikator Pendidikan; Indeks Pembangunan Manusia; Education indicators; Multiple linier regression; Human Development Index
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Statistics > 49401-(D3) Diploma 3
Depositing User: - MARINI DWI PRATIWI
Date Deposited: 12 Apr 2017 08:09
Last Modified: 08 Mar 2019 06:41
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/3718

Actions (login required)

View Item View Item