Analisis Lapisan Batas Untuk Mengetahui Pertumbuhan Marine Fouling Pada Lambung Kapal Dibawah Garis Air Dengan Menggunakan Program CFD

Nurrohman, Muhammad Nizar (2017) Analisis Lapisan Batas Untuk Mengetahui Pertumbuhan Marine Fouling Pada Lambung Kapal Dibawah Garis Air Dengan Menggunakan Program CFD. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
4112100067-Undergraduate-Theses.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Pertumbuhan marine fouling di indonesia cukup tinggi, hal ini dikarenakan adanya iklim tropis yang berada di indonesia. Tingginya pertumbuhan marine fouling mengakibatkan bertambahnya nilai hambatan pada kapal, yang kemudian bisa merusak kondisi mesin. Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah pertumbuhan marine fouling, salah satunya adalah menganalisis faktor yang mempengaruhi pertumbuhan marine fouling untuk memnimalisr pertumbuhan marine fouling. Dalam tugas akhir ini akan dianalisa pengaruh karakteristik lapisan batas (kecepatan aliran potensial, tegangan geser maupun turbulensi aliran) terhadap pertumbuhan marine fouling. Hal ini bertujuan agar pertumbuhan marine fouling bisa diminialisir dengan mengenali keterkaitan antara karakteristik lapisan batas terhadap pertumbuhan marine fouling. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengambil data pertumbuhan marine fouling pada kapal Caraka, yang kemudian dimodelkan dalam software ansys CFX. Dalam pemodelan, kapal dibagi menjadi 10 bagian secara memanjang dan dua bagian secara melintang. Kapal selanjutnya dianalisa pada masing-masing bagian, dimana analisa meliputi tekanan, kecepatan aliran potensial, tegangan geser maupun turbulensi aliran. Dalam penelitian ini diberikan beberapa kondisi batas yaitu kecepatan kapal divariasikan menjadi 12 knot dan 6 knot, serta lambung kapal dimodelkan dengan kondisi tanpa kekasaran dan dengan kekasaran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan marine fouling mempunyai keterkaitan pola kecenderungan terhadap karakteristik lapisan batas. Penurunan kecepatan, tegangan geser permukaan dan turbulensi lapisan batas pada daerah lambung kapal menyebabkan peningkatan pertumbuhan marine fouling, sedangkan penurunan tekanan aliran air pada daerah lambung kapal dapat menyebabkan menurunnya pertumbuhan marine fouling. Pertumbuhan marine fouling maksimal terjadi pada saat varibel hidrodinamis minimum yaitu pada posisi haluan dengan ketinggian marine foling 10 mm dan besar besar rata-rata nilai kecepatan 5.07 m/s, turbulensi 0.007 J/m2 , tegangan geser 6.78 Pa dan tekanan 0.81kPa pada kecepatan dinas. ================================================================= The growth of marine fouling in Indonesia is quite high, this is due to the tropical climate of Indonesia. The high growth of marine fouling resulting in increased value of resistance on the vessel, which then can cause deterioration of the engine. Various attempts were made to prevent the growth of marine fouling, one of which is to analyze the factors that affect the growth of marine fouling to minimize the growth of marine fouling. This research studies the influence of the boundary layer characteristics (water flow velocity, shear stress, turbulence and pressure)on the growth of marine fouling. This to minimize the growth of marine fouling by recognizing the linkage the characteristics of the boundary layer and the growth of marine fouling. The data of the research was growth of marine fouling taken from caraka ship, which is then modeled in ANSYS CFX software. In modeling, the ship was devided into 10 lengthwise sections and two crosswise section. Ship were analyzed in each section, including pressure, water flow velocity profile, the shear stress and turbulence. This study was limited only to the boat speed 12 knots dan 6 knots, and the ship’s hull modeled with the condition without roughness and rudeness. The results of this study indicate that the growth of marine fouling is interrelated patterns tendency toward boundary layer characteristics. Decrease speed, surface shear stress and turbulence in the boundary layer area of the hull causes increased growth of marine fouling, while the pressure drop of water flow in the bilge area can lead to decreased growth of marine fouling. The maximum growth of marine fouling occurs when the variable minimum hidrdinamis ie on the bow with a height of 10 mm and a marine foling great great average speed value of 5.07 m / s, turbulence 0.007 J / m2, 6.78 Pa shear stress and pressure 0.81kPa at a speed services. Keyword : boundary layer, marine fouling, roughness, hydrodinamics variable

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: lapisan batas; marine fouling; kekasaran; variabel hidrodinamis; boundary layer; roughness; hydrodinamics variable
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Naval Architecture and Shipbuilding Engineering > 36202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: - MUHAMMAD NIZAR NURROHMAN
Date Deposited: 11 Apr 2017 08:34
Last Modified: 08 Mar 2019 07:25
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/3868

Actions (login required)

View Item View Item