ANALISIS KEKUATAN KONSTRUKSI LANDING CRAFT TANK MENJADI KAPAL PENUMPANG DENGAN METODE ELEMEN HINGGA

DANANJAYA, WISNU MURTI (2017) ANALISIS KEKUATAN KONSTRUKSI LANDING CRAFT TANK MENJADI KAPAL PENUMPANG DENGAN METODE ELEMEN HINGGA. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 4113100013_Undergraduate_Theses.pdf] Text
4113100013_Undergraduate_Theses.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan memanjang dari kapal penumpang yang merupakan hasil konversi dari Landing Craft Tank dengan panjang 54 m dengan mengacu pada kriteria untuk kekuatan memanjang yang telah ditentukan oleh BKI (Biro Klasifikasi Indonesia). Pengecekan harga tegangan dilakukan pada empat kondisi pembebanan yaitu (1) kondisi muatan kosong saat gelombang sagging, (2) kondisi muatan kosong saat gelombang hogging, (3) kondisi muatan penuh saat gelombang sagging dan (4) kondisi muatan penuh saat gelombang hogging. Analisis dilakukan menggunakan program Finite Element Analysis (FEA) dengan membuat pemodelan keseluruhan kapal penumpang dan pembebanannya. Pemodelan struktur berdasarkan data construction profile dan pemodelan dilakukan dengan surface model untuk pelat, penumpu dan line model untuk penegar. Kondisi batas yang digunakan yaitu pada bagian belakang centerline kapal dan pada bagian depan centerline kapal. Dari hasil analisis tersebut didapatkan tegangan max sebesar 72.393 MPa untuk kondisi pembebanan (1), tegangan max sebesar 74.792 MPa untuk kondisi kondisi pembebanan (2), tegangan max sebesar 129.29 MPa untuk kondisi kondisi pembebanan (3), tegangan max sebesar 132.4 MPa untuk kondisi kondisi pembebanan (4). Kekuatan memanjang kapal penumpang telah terpenuhi karena hasil tegangan pada kondisi muatan kosong lebih kecil daripada harga tegangan izin yaitu sebesar 90 MPa dan pada kondisi muatan penuh lebih kecil daripada harga tegangan izin yaitu sebesar 150 MPa. Analisis lain yang dilakukan yaitu melakukan perbandingan kekuatan memanjang kapal dengan variasi ketebalan pelat keseluruhan kapal sebesar +-2mm pelat awal. Dari hasil analisis tersebut didapatkan tegangan max untuk variasi -2mm, -1mm, +1mm, +2mm secara urut yaitu 87.044 MPa, 78.972 MPa , 66.688 MPa , 61.892 MPa untuk kondisi pembebanan (1), 90.079 MPa, 81.496 MPa , 68.467 MPa , 63.4 MPa untuk kondisi pembebanan (2), 155.5 MPa, 141.07 MPa, 119.08 MPa , 110.49 MPa untuk kondisi pembebanan (3), dan 159.33 MPa, 144.31 MPa, 121.46 MPa , 112.55 MPa untuk kondisi pembebanan (4).
================================================================================================== This final project aims to obtain the longitudinal strength of passenger ship which is a conversion from Landing Craft Tank of 54 m length with reference to BKI (Biro Klasifikasi Indonesia). The values of stress checked at four loading condition, namely (1) empty load while sagging, (2) empty load while hogging, (3) full load while sagging and (4) full load while hogging. The analysis is done using Finite Element Analysis (FEA) program by modelling the whole passenger ship and its loading. The structure modelling based on profile construction data and the modeliing is done by using surface model for plate, girder and line for stiffener. Boundary conditions used are after ship’s centerline and fore ship’s centerline. The analysis shows that the maximum stress is 72.393 MPa for loading condition (1), maximum stress is 74.792 MPa for loading condition (2), maximum stress is 129.29 MPa for loading condition (3), maximum stress is 132.4 MPa for loading condition (4). The longitudnal strength of ship has fulfilled because the stress result in empty load condition is smaller than allowable stress which is 90 Mpa and in full load condition is also smaller than the allowable stress which is 150 Mpa. Another analysis done is comparing longitudinal strength of ship with overall ship’s plate thickness variations of +-2mm initial plate. From the analysis obtained result of maximum stress for variations -2mm, -1mm, +1mm, +2mm sequentially 87.044 MPa, 78.972 MPa , 66.688 MPa , 61.892 MPa for loading condition (1), 90.079 MPa, 81.496 MPa , 68.467 MPa , 63.4 MPa for loading condition (2), 155.5 MPa, 141.07 MPa, 119.08 MPa , 110.49 MPa for loading condition (3) and 159.33 MPa, 144.31 MPa, 121.46 MPa , 112.55 MPa for loading condition (4).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kapal Penumpang, Kekuatan Memanjang, Tegangan, Finite Element Analysis (FEA), Passenger Ship, Longitudinal Strength, Stress
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA347 Finite Element Method
V Naval Science > V Naval Science (General)
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Naval Architecture and Shipbuilding Engineering > 36201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: WISNU MURTI DANANJAYA
Date Deposited: 30 Jan 2017 06:15
Last Modified: 30 Jan 2017 06:15
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/3891

Actions (login required)

View Item View Item