Alternatif Perkuatan Timbunan Existing Railway Track STA 141+100 – 141+600 “Bojonegoro - Surabaya Pasar Turi”

Putra, Yudha Pratama Narra (2017) Alternatif Perkuatan Timbunan Existing Railway Track STA 141+100 – 141+600 “Bojonegoro - Surabaya Pasar Turi”. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3113100001-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (10MB) | Preview

Abstract

Padatnya lalu lintas kereta api di utara pulau jawa menyebabkan Pemerintah memerintahkan PT. KAI untuk membangun jalur rel ganda pada lintas jalan rel antara Bojonegoro sampai dengan Surabaya Pasar Turi yang merupakan bagian dari lintas jalan rel utara Pulau Jawa. Setelah beberapa hari pemasangan perkuatan di samping timbunan rel baru terjadi tanda-tanda pergerakan tanah pada timbunan rel lama yaitu berupa tiang yang miring dan kelongsoran badan timbunan. Oleh karena itu, dilakukan analisis ulang pada titik yang mengalami tanda-tanda kerusakan tanah. Dari hasil analisis tersebut, diketahui bahwa SF (safety factor) yang berada pada beberapa lokasi kurang dari 1, dimana kondisi ini menyebabkan terjadinya kelongsoran. Sedangkan pada lokasi lainya nilai SF berada pada kondisi kritis (SF = 1). Maka, agar rel kereta api dapat difungsikan kembali, perlu direncanakan perkuatan lereng pada timbunan rel existing di ketiga zona. Mengacu pada peraturan menteri No 60 Tahun 2012, SF yang di gunakan dalam perencanaan di ketiga zona adalah 1,5. Alternatif perkuatan yang direncanakan tidak boleh membongkar rel lama. Maka ditawarkan 4 alternatif yang pertama menggunakan perkuatan dengan cerucuk (micropile), timbunan tambahan (counterweight), dan turap beton (free standing dan berjangkar) di sisi timbunan rel lama. Pada tahap akhir dilakukan analisis perbandingan biaya material antara 4 alternatif untuk system perkuatan timbunan. Dengan melihat kesamaan topografi permberian perkuatan dibedakan menjadi 3 zona yaitu zona 1 (STA 141+100-141+300), zona 2 (STA 141+300-141+450), dan zona 3 (STA 141+450-600). Maka didapatkan alternatif perkuatan yang pertama untuk zona 1 yaitu menggunakan cerucuk (micro pile) Prestressed Concrete Spun Pile diameter 300 mm dari PT Wijaya Karya Beton, panjang cerucuk 10 m dengan jarak spasi 1m berjumlah 603 buah. Pada zona 2 panjang cerucuk 10 m, jarak spasi 1m dan jumlah 300 buah. Sedangkan pada zona 3 panjang cerucuk 10 m, jarak spasi 1m dan jumlah 300 buah. Alternatif kedua menggunakan counterweight sebanyak 4256 m3 pada zona 1, sebanyak 2430 m3 pada zona 2 dan 2162 m3 pada zona 3. Alternatif perkuatan ketiga menggunakan turap beton freestanding Corrugated Type W600 A1000 sedalam 21m untuk ketiga zona. Alternatif keempat turap berjangkar dengan teknik grouting menggunakan turap beton Corrugated Type W400 A1000 sedalam 10m, diameter baja angker berukuran 6 cm panjang 7.5 m, dan beton grouting fc’ 50 Mpa diameter 0.3 m tinggi 1 m. Dilihat dari biaya material yang ekonomis maka dipilih perkuatan cerucuk (micro pile) dengan total biaya material yang dibutuhkan pada zona 1 adalah Rp 223.688.434, untuk zona 2 adalah Rp 111.287.778, dan untuk zona 3 Rp 111.287.778. Jumlah semua biaya material cerucuk adalah Rp 446.263.990. ================================================================================== Because train’s traffic jam in the north Java, the government commanded PT. KAI to build a double track railway on the rail road traffic between Bojonegoro to Surabaya Pasar Turi, which is part of the northern rail road traffic Java Island. After several days of reinforcement installation beside new embankment there are signs of land movement on the old rail embankment, such as tilted pile and sliding. Therefore, re-analysis is conducted to the point that shows signs of damaged soil. From the result of analysis, it is known that SF (safety factor) in some locations is less than 1, wherein this condition is causing landslide. While another location SF are in critical condition. Therefore, in order to make the railroad can be used again, slope reinforcement has to be planned on existing rail embankment in those zones. Referring to the ministerial decree No. 60 of 2012, SF used in planning in those zones was 1.5. Offered alternative plan is reinforcement without the demolition of old rail. The first alternative uses micro pile, counterweight, and concrete sheet pile (with anchor and without anchor) on the side of the old rail embankment. In the final stage, comparative analysis between 4 alternative for embankment reinforcement system conducted. By looking at the similarities of topography retrofitting can be divided into three zones: zone 1 (STA 141 + 100-141 + 300), Zone 2 (STA 141 + 300-141 + 450), and zone 3 (STA 141 + 450-600). Then obtained the first retrofit alternative that first alternative retrofitting for zone 1 using micro pile Prestressed Concrete Spun Pile diameter 300 mm of PT Wijaya Karya Beton, micro pile length of 10 m with a spacing of 1 m and amounted to 603 units. For zone 2 micro pile length of 10 m, a spacing of 1 m and the amount of 300 pieces. While zone 3 is installed micro pile length 10 m, a spacing of 1 m and the amount of 300 pieces. Second alternative uses as much counterweight 4256 m3 in zone 1, 2430 m3 in zone 2 and 2162 in zone 3. The third retrofitting alternative is to use freestanding concrete sheet pile Corrugated Type W600 A1000 depth of 21 m for all zone. The fourth retrofitting alternative is anchored sheet pile using grouting techniques with concrete sheet pile Corrugated Type W400A1000 as deep as 10 m, diameter of steel is 6 cm, length 7.5 m, and grouting concrete fc’ 50 Mpa diameter 0.3 m height 1 m. Micro pile reinforcement is chosen because the cheapest among others. Total cost of material required in zone 1 is IDR 233 688 434, for zone 2 is IDR 111 287 778, and for zone 3 is IDR 111 287 778 million. The sum of all micro plie material cost is IDR 446 263 990.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Jalan Rel Bojonegoro-Surabaya Pasar Turi, Cerucuk, Turap Beton, Railway Track Bojonegoro-Surabaya Pasar Turi, Safety Factor, Sheet Pile, Micro Pile, Counterweight
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA749 Soil stabilization
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: PUTRA YUDHA PRATAMA NARRA
Date Deposited: 31 May 2017 03:31
Last Modified: 05 Mar 2019 01:50
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/41431

Actions (login required)

View Item View Item