Pengaruh Penambahan Nanoselulosa dari Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit pada Komposit Poliuretan untuk Insulasi Termal dan Absorbsi Suara pada Interior Mobil

Utomo, Samuel Budi (2017) Pengaruh Penambahan Nanoselulosa dari Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit pada Komposit Poliuretan untuk Insulasi Termal dan Absorbsi Suara pada Interior Mobil. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2713100091_Udergradate_Theses.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview

Abstract

Komposit berpenguat nanocellulose dari serat tandan kosong kelapa sawit merupakan inovasi sebeagai penyerap suara dan insulasi termal yang ramah lingkungan yang dapat diaplikasikan pada door panel mobil. Maka dari itu dibutuhkan kemampuan absorbsi suara yang baik serta koefisien konduktivitas termal yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan nanoselulosa sebagai filler terhadap stabilitas termal, koefisien absorbsi suara, dan konduktivitas termal. Fraksi massa dari nanoselulosa yang digunakan adalah 5,10, dan 15 %wt. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah TEM, SEM, absorbsi suara, konduktivitas termal, TGa, dan densitas. Penambahan nanoselulosa dari STKKS cenderung menaikkan stabilitas termal, absorbsi suara, dan konduktivitas termalnya. Komposit yang mempunyai stabilitas termal dan nilai absorbsi suara tertinggi adalah komposit dengan 15% nanoselulosa yaitu 40.998% weitght loss dan α 0.343167 , sedangkan komposit dengan 5% nanoselulosa mempunyai nilai konduktivitas termal terendah yaitu 0.076478. ========================================================================================================================A nanocellulose reinforced composite from an oil palm empty fruit bunches fibre is an innovation as well as an environmentally sound absorber and thermal insulation material that can be applied to car door panels. Therefore the material must have a good sound absorber value and low thermal conductivity. This study aims to determine the effect of adding nanoselulose as a filler to thermal stability, sound absorption coefficient, and thermal conductivity. The mass fraction of nanocellulose used was 5.10, and 15 wt%. Tests conducted in this study were TEM, SEM, sound absorption, thermal conductivity, TGa, and density. The addition of nanocellulose from STKKS tends to increase thermal stability, sound absorption, and thermal conductivity. The composites having the highest thermal stability and highest sound absorption value are composites with 15% nanoselulose ie 40.998% weitght loss and α 0.343167, while the composite with 5% nanocellulose has the lowest thermal conductivity value of 0.076478.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Insulasi Termal, Material Pengabsorbsi Suara, Nanocellulose, Polyurethane, Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD892 Noise control
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Material & Metallurgical Engineering > 28201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Samuel Budi Utomo
Date Deposited: 11 Sep 2017 08:31
Last Modified: 06 Mar 2019 01:56
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/43128

Actions (login required)

View Item View Item