Pemetaan Kecamatan Di Kabupaten Trenggalek Dalam Rencana Pengembangan Potensi Perekonomian Guna Pembangunan Daerah

Mareta, Eka Kurnia (2017) Pemetaan Kecamatan Di Kabupaten Trenggalek Dalam Rencana Pengembangan Potensi Perekonomian Guna Pembangunan Daerah. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
1314030057-Non_Degree.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Pembangunan suatu daerah berjalan baik atau tidak dapat dilihat dari proses pertumbuhan ekonomi. Salah satu hal yang menjadi permasalahan dalam pembangunan suatu wilayah adalah ketimpangan antar wilayah. Ketimpangan antar wilayah dapat terjadi di wilayah berkembang maupun wilayah maju. Salah satu wilayah yang proses pembangunan belum merata secara keseluruhan adalah Kabupaten Trenggalek. Sesuai dengan proses pembangunan ekonomi di Kabupaten Trenggalek maka ingin dilakukan penelitian menggunakan analisis biplot untuk mengetahui pemetaan potensi perekonomian sumber daya sebagai penunjang proses pembangunan yang didasarkan pada sektor-sektor peningkatan produk domestik regional bruto. Hasil analisis yang diperoleh adalah Kecamatan Bendungan mengembangkan ternak besar dan industri galian bukan logam dan pertambangan. Kecamatan Dongko megembangakan sayuran dan ternak kecil, Kecamatan Durenan mengembangkan industri pengolahan kayu dan anyaman. Kecamatan Gandusari, Kecamatan Pogalan, Kecamatan Karangan dan Kecamatan Munjungan mengembangkan unggas. Kecamatan Kampak dan Kecamatan Tugu berpotensi mengembangkan tanaman pangan. Kecamatan Panggul berpotensi pengembangan ternak besar serta industri pertambangan dan industri galian. Kecamatan Pule mengembangkan sayuran dan ternak kecil. Kecamatan Trenggalek mengembangkan industri pengolahan makanan dan minuman. Sementara Kecamatan Watulimo berpotensi untuk pengembangan buah-buahan. =================================================================================================== Development of a region running well or not can be seen from the process of economic growth. One of the things that become problems in the development of a region is the imbalance between the regions. Disparities between regions can occur in the developing and developed regions. One of the areas is uneven development process as a whole is Trenggalek. In accordance with the economic development process in Trenggalek then want to do research using biplot analysis to determine the economic potential of the resource mapping as supporting the development process which is based on sectors of the regional gross domestic product increase. The result of the analysis obtained is Bendungan subdistrict to develop large livestock and non-metal mining and mining industries. Dongko sub district develop vegetables and small livestock, Durenan subdistrict develops wood and wicker processing industries. Gandusari sub-district, Pogalan sub-district, Karangan sub-district and Munjungan sub-district developed poultry. Kampak sub-district and Tugu sub-district have the potential to develop food crops. Panggul sub-district has the potential to develop large livestock as well as mining industry and excavation industry. Pule District develops vegetables and small livestock. Trenggalek Sub-district is developing food and beverage processing industry. While Watulimo District has potential for the development of fruits.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: RSSt 519.535 Mar p-1
Uncontrolled Keywords: Analisis Biplot Perekonomian, Sektor Pembangunan
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
Q Science > QA Mathematics > QA278 Cluster Analysis. Multivariate analysis. Correspondence analysis (Statistics)
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Statistics > 49401-(D3) Diploma 3
Depositing User: Eka Kurnia Mareta
Date Deposited: 20 Nov 2017 03:38
Last Modified: 21 Nov 2017 08:53
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/43662

Actions (login required)

View Item View Item