Pengukuran Skala Pengembangan Wisata Bahari Berdasarkan Aspek Daya Dukung Lingkungan pada Pantai Baron, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta

Kusumastuti, Anisa Hapsari (2017) Pengukuran Skala Pengembangan Wisata Bahari Berdasarkan Aspek Daya Dukung Lingkungan pada Pantai Baron, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 3613100020-Undergraduate_Theses.pdf]
Preview
Text
3613100020-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (8MB) | Preview

Abstract

Predikat Pantai Baron sebagai destinasi wisata bahari pada peringkat pertama dengan jumlah kunjungan wisata terbesar di Kabupaten Gunungkidul ternyata menimbulkan beberapa dampak buruk pada kualitas lingkungan di Pantai Baron. Keramaian obyek wisata yang selalu dibanjiri pengunjung saat hari libur perayaan hari tertentu menyebabkan kapasitasnya yang berlebih tidak dapat ditampung lagi oleh kawasan wisata. Akibatnya timbul berbagai masalah dari segi daya dukung fisik, daya dukung ekologis, dan daya dukung sosial yang jika dibiarkan lambat laun akan merugikan bagi obyek wisata itu sendiri.
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan skala pengembangan wisata bahari berdasarkan aspek daya dukung lingkungan pada Pantai Baron. Tahap awal dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi potensi dan permasalahan yang berkaitan dengan daya dukung lingkungan pada Pantai Baron yang dicapai dengan proses participatory mapping. Tahap selanjutnya adalah pengukuran daya dukung lingkungan Pantai Baron dalam mengakomodasi kegiatan wisata bahari yang dicapai dengan teknik analisis ambang batas perbatasan. Hasil dari tahap pertama dan kedua adalah berupa perumusan skala pengembangan wisata bahari berdasarkan aspek daya dukung lingkungan dicapai dengan teknik analisis ambang batas normal.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan analisis penghitungan ambang batas perbatasan, kapasitas tampung ideal dari aspek daya dukung fisik dapat menampung sebesar 12.337 pengunjung/hari, kapasitas untuk aspek daya dukung ekologis sebesar 6.048 pengunjung/hari, dan kapasitas tampung ideal untuk daya dukung sosial sebesar 6.302 pengunjung/hari, sehingga dari hasil analisis ketiga aspek daya dukung tersebut kemudian didapatkan kapasitas tampung ideal yang dapat ditolerir oleh Pantai Baron dari aspek fisik, ekologis, maupun sosial adalah sebesar 6.302 pengunjung/hari. Hasil penghitungan tersebut menunjukkan adanya perbedaan kapasitas penerimaan kawasan wisata jika dibandingkan dengan kondisi pada taraf eksisting, dimana sebesar10.666 pengunjung/hari. Berdasarkan hal tersebut dapat diketahui bahwa saat ini Pantai Baron mengalami kelebihan kapasitas tampung wisatawan yang mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas lingkungan sehingga perlu adanya pembatasan jumlah kunjungan wisatawan demi keberlanjutan dan eksistensi obyek wisata Pantai Baron, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.
=========================================================
=========================================================
Baron Beach as the most popular coastal tourism in Gunungkidul Municipality have experienced bad impacts on the environmental quality. The large number of visitors during weekends or holidays have caused overcrowded and potentially exceed its carrying capacity. As a result, various problems occur in terms of physical carrying capacity, ecological carrying capacity, and social carrying capacity, which if neglected, will gradually damage the tourism area.
This research aims to formulate the scale of development for coastal tourism based on environmental carrying capacity in Baron Beach. The first step is identifying the potential and problems related to environmental carrying capacity at Baron Beach by participatory mapping method. The second is measuring the environmental carrying capacity for tourism activities, using border threshold analysi. Combining the two previous steps, scale of development for Baron Beach is defined by normal threshold analysis.
Based on the threshold analysis, it was found that the ideal capacity for physical carrying capacity is 12.337 visitors a day, ecological carrying capacity is 6.048 visitors a day, and the social carrying capacity is 6.302 visitors a day. In total, based in the three aspects, the ideal tolerable capacity of Baron Beach should be 6.302 visitors a day. The result shows that there us a difference number between the actual of visitors (10.666 visitors a day) and the ideal one (6.302 visitors a day). Therefore, we can conclude that Baron Beach is currently overcrowded so consequently it is necessary to limit the number of tourists in order to sustain the existence of Baron Beach as a tourism area in Gunungkidul Municipality, Yogyakarta.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: environment carrying capacity, physical carrying capacity, ecological carrying capacity, social carrying capacity, coastal tourism’s development
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G155 Tourism
T Technology > T Technology (General) > T56.8 Project Management
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Regional and Urban Planning > 35201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Anisa Hapsari Kusumastuti
Date Deposited: 29 Sep 2017 03:38
Last Modified: 06 Mar 2019 03:57
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/44045

Actions (login required)

View Item View Item