Produksi Gula Pereduksi Dari Degradasi Onggok Limbah Tapioka Menggunakan Metode Sonikasi Dan Hidrotermal Dengan Penambahan Katalis Asam Oksalat

Prini, Rr. Siti Khansa Dwi and Prihartara, Dewanta Renarda (2017) Produksi Gula Pereduksi Dari Degradasi Onggok Limbah Tapioka Menggunakan Metode Sonikasi Dan Hidrotermal Dengan Penambahan Katalis Asam Oksalat. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2313100144-2313100160-Undergraduate-Theses.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview

Abstract

Onggok merupakan limbah dari industri tepung tapioka yang masih memiliki kandungan pati sebesar 65,5%, selulosa 8,1% dan hemiselulosa 2,8% berat kering. Karbohidrat dapat dikonversi menjadi bahan kimia yang bernilai guna lebih tinggi seperti glukosa dan oligosakarida. Metode yang digunakan untuk mendegradasi onggok menjadi gula pereduksi adalah metode sonikasi dan hidrotermal dengan penambahan katalis asam oksalat. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh waktu dan suhu reaksi pada proses sonikasi terhadap produksi gula pereduksi yang dihasilkan, dan mempelajari pengaruh perlakuan awal sonikasi dilanjutkan proses hidrotermal dengan penambahan katalis asam oksalat terhadap produksi gula pereduksi yang dihasilkan. Penelitian ini diawali dengan membuat suspensi onggok dalam aquadest (1/20 (w/v)) yang kemudian dilakukan proses sonikasi dan hidrotermal sesuai dengan variabel yang telah ditentukan. Sampel yang diperoleh dipisahkan antara liquid dan solid untuk dianalisa. Liquid dianalisa dengan metode DNS (untuk glukosa) sedangkan solid dianalisa dengan Scanning Electron Microscopy (SEM), X-Ray Diffraction (XRD), Differential Scanning Calorimetry (DSC), metode Anthrone (untuk pati dan selulosa) dan metode Chesson (untuk hemiselulosa, selulosa, dan lignin). Konsentrasi gula pereduksi pada saat sonikasi yaitu sebesar 0,359 mg/ml (Sonikasi 50oC, 40 menit). Pada hidrotermal dengan penambahan katalis asam oksalat dan Pretreatment sonikasi 50oC, 70 menit didapatkan sebesar 0,733 mg/ml (Hidrotermal 160oC, 7,5 menit). ================================================================= Cassava bagasse is solid waste of tapioca industry, having a high amount of carbohydrate (65.5% starch, 8.1% cellulose, 2.8% hemicellulose dry weight basis). The carbohydrate in cassava bagasse could be hydrolyzed to glucose and oligosaccharides by using several methods, such as sonication and hydrothermal with the addition of oxalic acid catalyst. The purposes of this research are to study the effect of reaction time and temperature of sonication process on the glucose produced , and study the effect of sonication pretreatment co ntinued by hydrothermal process with the addition of oxalic acid catalyst on the glucose produced. This research is camed out as follows 1/20 (w/v) cassava bagasse suspension in aquadest is prepared, then this suspension is treated by sonication and hydrot hermal. The degradation product containing solid and filtrate is separated. The liquid is analyzed by using DNS method (for glucose). And the solid is analyzed by using Scanning Electron Microscopy (SEM), X-Ray Diffraction (XRD), Differential Scanning Calo rimetry (DSC), Anthrone method (for starch dan cellulose) and Chesson method (for hemicellulose, cellulose, and lignin). The concentration of reducing sugar at sonication is 0,359 mg/ml (Sonication 50o C, 40 minutes). In hydrothermal with addition oxalic acid as a catalyst and pretreatment sonication 50oC, 70 minutes was obtained at 0,733 mg/ml (Hydrothermal 160oC, 7,5 minutes).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: onggok, degradasi, sonikasi, hidrotermal, glukosa, Cassava bagasse, degradation, sonication, hydrothermal, glucose
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD320 Cellulose. Hydrolysis
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Chemical Engineering > 24201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Rr. Siti Khansa Dwi Prini
Date Deposited: 28 Nov 2017 02:44
Last Modified: 06 Mar 2019 04:47
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/44434

Actions (login required)

View Item View Item