Analisis Faktor Keamanan Lereng Tanah Menggunakan Metode Resistivitas 2d Dan Limit Equilibrium Method Di Daerah Olak Alen, Selorejo, Blitar

Yulikasari, Andriyan (2017) Analisis Faktor Keamanan Lereng Tanah Menggunakan Metode Resistivitas 2d Dan Limit Equilibrium Method Di Daerah Olak Alen, Selorejo, Blitar. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3713100045_Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Blitar menjadi salah satu wilayah yang menjadi langganan bencana tanah longsor. Di daerah Olak Alen Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar, bencana tanah longsor akan sering terjadi ketika hujan datang. Setidaknya terdapat 9 titik rawan longsor yang ada di daerah penelitian tersebut. Penyebab longsor salah satunya yaitu adanya retakan dalam lereng tanah. Retakan dalam lereng menjadi jalan masuknya air hujan yang menyebabkan penambahan beban dan akan membuat lereng tidak stabil. Dalam penelitian ini metode geolistrik resistivitas digunakan untuk mendeteksi adanya zona lemah dalam lereng, sedangkan Limit Equilibrium Method digunakan untuk mengalisis kestabilan lereng tanah. Pengukuran geolistrik resistivitas dilakukan pada dua keadaan yang berbeda, yaitu diukur sebelum hujan dan setelah hujan. Dalam menganalisis kestabilan lereng digunakan parameter dari hasil pengujian laboratorium data bor tanah yaitu, parameter kohesi, sudut geser dan berat isi tanah. Berdasarkan hasil pengukuran rentang nilai resistivitas daerah penelitian dapat dikategorikan menjadi tiga golongan, yaitu nilai resistivitas rendah 2,15-10,9 Ohm meter, nilai resistivitas sedang 24,5-55,51 Ohm meter dan nilai resistivitas tinggi 124-628 Ohm meter. Sedangkan litologi daerah penelitian menurut geologi setempat dan hasil bor tanah menunjukkan keseragaman litologi yaitu pasir kelanauan. Adanya zona lemah dalam lereng ditunjukkan dengan nilai resistivitas 2,15-10,9 Ohm meter. Stabilitas lereng sebelum hujan memiliki nilai faktor keamanan yang lebih besar daripada nilai faktor keamanan setelah hujan. Nilai faktor keamanan sebelum hujan pada lintasan 5 dan 6 adalah 1.508, sedangkan yang setelah hujan memiliki nilai 1.458. Nilai faktor kemanan lereng pada lintasan 7 dan 8 sebelum hujan adalah 1.502, sedangkan yang setelah hujan adalah 1.273. Berdasarkan nilai faktor keamanan lereng tanah dapat disimpulkan bahwa daerah penelitian dikatergorikan aman karena nilai faktor keamanannya lebih besar dari 1. =================================================================== Blitar is a region where that landslide always attack this area especially in rainy season. In Olak Alen, there are 9 landslide spots. One of factors that trigger this phenomenon is the presence of cracks in the slope. Cracks in slope become the way of rain water that lead mass addition and make the soil unstable. In this research, resistivity method is used to detect the presence of cracks and Limit Equilibrium to analyze the slope stability. Identification of cracks in slope known by low resistivity which is called weak zone. There are two differences measurement of resistivity value in wet and dry condition can be reference to make slope model which later will be used in calculation of slope stability. In slope analysis, soil parameters like cohesion, friction angle, and weight of soil content to know the influence of cracks in wet and dry condition. Based on measurement data, in research area can be categorized in three types, first is low resistivity 2,15-10,9 Ohm meter, medium resistivity 24,5-55,51 Ohm meter and resistivity at range 124-628 Ohm meter. Meanwhile, the research area according to local geology and soil drill results indicate the uniformity of lithology is shaly sand in the research area. Weak zone is identicated with low resistivy and stability of slope before rain have higher safety factor than after the rain. Safety factor in line 5 and 6 is 1.508 before rain and 1.458 after rain. Moreover, in line 7 and 8 before rain is 1.502 and 1.273 after rain. Based on the safety factor, it can be concuded that the research area is safe because the value of safety factor is greater than 1.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSGf 551.307 Yul a
Uncontrolled Keywords: faktor keamanan, resistivitas, retakan, stabilitas lereng
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA749 Soil stabilization
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Geophysics Engineering > 33201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Andriyan Yulikasari .
Date Deposited: 08 Nov 2017 07:07
Last Modified: 08 Mar 2019 03:39
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/45485

Actions (login required)

View Item View Item