Studi Eksperimental Pengaruh Suhu Proses Gasifikasi Pellet Municipal Solid Waste (MSW) Terhadap Unjuk kerja Reaktor Gasifikasi Tipe Downdraft Berpengendali Suhu Pada Zona Partial Combustion Sistem Kontinyu

Trianto, Muhammad Aji (2017) Studi Eksperimental Pengaruh Suhu Proses Gasifikasi Pellet Municipal Solid Waste (MSW) Terhadap Unjuk kerja Reaktor Gasifikasi Tipe Downdraft Berpengendali Suhu Pada Zona Partial Combustion Sistem Kontinyu. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
2115105055 - Undergraduate_Theses.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Sampah merupakan permasalahan yang terjadi di masyarakat. Salah satu teknologi yang memungkinkan untuk mengubah sampah menjadi energi terbarukan (renewable energy) adalah dengan menggunakan proses termokimia atau gasifikasi yang mampu mengubah sampah menjadi syngas yang dapat dimanfaatkan untuk bahan bakar pada diesel engine dan pembangkit listrik. Jenis reaktor yang tepat digunakan adalah tipe downdraft yang mampu mengurangi kadar tar yang tinggi. MSW dibentuk menjadi pellet MSW untuk menghasilkan kandungan LHV yang lebih tinggi tinggi. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap proses gasifikasi adalah suhu sehingga perlu diawasi dan dikendalikan. Untuk meningkatkan unjuk kerja gasifikasi pada reaktor tipe downdraft salah satunya dengan menggunakan pengendali suhu pada zona partial combustion dengan mengatur pasokan udara sesuai setpoint suhu yang telah ditentukan sehingga kualitas dan kuantitas syngas dapat dikendalikan. Pembacaan suhu pada reaktor gasifikasi menggunakan thermocouple tipe K. Dari thermocouple tipe K tersebut diubah menjadi sinyal listrik yang akan diolah oleh pengendali suhu. Setelah itu, pengendali suhu akan memberikan sinyal pada actuator yang berupa pulse width modulator (PWM) untuk mengatur duty cycle arus listrik pada motor yang digunakan untuk menggerakkkan blower sehingga laju alir massa udara yang akan masuk ke dalam reaktor gasifikasi dapat berubah sesuai setpoint suhu pada zona partial combustion. Penelitian ini bersifat eksperimental karena diperlukan proses pengujian untuk mengetahui pengaruh suhu proses gasifiksi pellet MSW terhadap unjuk kerja gasifikasi .Penguian dilakukan dengan cara diberikan variasi setpoint suhu pada zona partial combustion yaitu 800 0C , 850 0C, 900 0C,dan 950 0C Setiap variasi suhu tersebut akan diukur variabel-variabel utama proses gasifikasi, yaitu suhu zona-zona proses gasifikasi yang diukur menggunakan termokopel, komposisi flammmable syngas yang diukur menggunakan Gas Cromathography. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai setpoint optimum pada 950 0C. Komposisi syn-gas (CO,H2, dan CH4) pada nilai setpoint 800 0C – 950 0C meningkat dari 20,02 % menjadi 24,8 %, 7,84 % menjadi 9,92 % dan 2,38 % menjadi 2,44 %. Kemudian meningkatkan LHV syngas dari 4228,53 kJ/m3menjadi 5078,2 kJ/m3. Cold gas efficiency meningkat dari 38,84 % menjadi 54,23 % ============================================================================================= Garbage is a problem that occurs in the community. One technology that allows to turn waste into renewable energy (renewable energy) is using thermochemical or gasification processes capable of converting waste into syngas that can be used for fuel in diesel engines and power plants. The right type of reactor used is a type downdraft that is capable of reducing the high levels of tar. MSW formed into pellets to produce a higher content of higher LHV. One of the factors that influence the gasification process is the temperature that needs to be monitored and controlled. To improve performance downdraft gasification reactor one using a temperature controller on the partial combustion zone by regulating the supply air according to a predetermined setpoint temperature so that the quality and quantity of syngas can be controlled. The temperature reading on the gasification reactor using a thermocouple type K. From the K-type thermocouple is converted into electrical signals to be processed by a temperature controller. After that, the temperature controller will give a signal to the actuator in the form of a pulse width modulator (PWM) to regulate the duty cycle of electric current to the motor that is used to move blower so that the mass flow rate of air going into the gasification reactor can be changed according to the setpoint temperature in partial combustion zone. This study is experimental because the testing process is required to determine the effect of process temperature on the performance pellet MSW gasification .Experiment work done by given setpoint temperature variations in the partial combustion zone is 800 0C, 850 0C, 900 0C and 950 0C each of these temperature variations will be measured main variables gasification process, the temperature of the gasification process zones are measured using thermocouples, flammmable syngas composition measured using Gas Cromathography. The results of this study, the optimum setpoint value at 950 0C. The composition of syn-gas (CO, H2, and CH4)at the setpoint value 800 0C - 950 0C increased from 20.02% to 24.8%, 7 , 84% to 9.92% and 2.38% to 2.44%. Then increase the LHV syngas from 4228.53 kJ / m3to 5078.2 kJ / m3.Cold gas efficiency increased from 38.84% to 54.23%

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Gasifikasi, Dowmdraft, Partial combustion, Gasification
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ230 Machine design
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Muhammad Aji Trianto
Date Deposited: 13 Oct 2017 03:34
Last Modified: 09 Jan 2018 06:00
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/45790

Actions (login required)

View Item View Item