Perancangan Termal Sistem VHT (Vapor Heat Treatment) Ukuran Peti Kemas 20 Kaki Untuk Mempertahankan Kualitas Buah-Buahan

Sutriawan, Andrian (2017) Perancangan Termal Sistem VHT (Vapor Heat Treatment) Ukuran Peti Kemas 20 Kaki Untuk Mempertahankan Kualitas Buah-Buahan. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

This is the latest version of this item.

[img]
Preview
Text
2112100147-Undergraduate-Theses.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Buah merupakan salah satu sumber pangan untuk masyarakat yang diproduksi massal di perkebunan. Buah dapat dikonsumsi secara langsung atau diolah terlebih dahulu. Pada saat penyimpanan atau saat pengolahan ada kemungkinan penurunan kualitas buah yang diakibatkan oleh perubahan molekul karena enzim, ada hama yang menempel, dan pengurangan kadar air. Hal ini dapat diatasi dengan memberi perlakuan panas pada buah menggunakan udara lembab atau menggunakan sistem VHT (Vapor Heat Treatment). Perancangan sistem VHT ini terdiri dari rancangan konstruksi ruang pengondisian dan susunan komponen sistem VHT. Sistem VHT terdiri dari pemanas udara, pelembab udara, fan, dan pemanas air. Udara akan dipanaskan kemudian dicampur dengan air yang berbentuk kabut sehingga air akan mudah menguap dan bercampur dengan udara dan menjadi udara jenuh. Udara jenuh yang panas ini akan dialirkan ke ruang pengondisian yang telah diisi oleh buah dengan kapasitas total 3180 kg. Buah dipanaskan hingga mencapai temperatur target yaitu saat T=60°C sehingga hama yang menempel pada buah akan mati, enzim pada buah akan mengalami denaturasi, dan kadar air pada buah akan terjaga sehingga kualitas buah akan terjaga. Dengan analisis kesetimbangan massa dan energi, aliran kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan buah adalah 58.47 kW, kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan udara adalah 14.0384 kW, kalor yang dibutuhkan oleh pemanas air adalah 2.8 kW dengan laju alir massa udara sebesar 14.0384 kg/s dan konsumsi air sebesar 0.02106 kg/s. Analisis kesetimbangan energi dan massa ditinjau pada saat unit VHT mulai bekerja. ================================================================= Fruit is one source of food for communities which mass produced in plantation. Fruit can be consumed directly or processed first. When fruit is being stored or during processing there is possibility of decreasing the quality of the fruit caused by molecular changes due to enzyme, pest attached, and reduction of water content. This can be overcome by giving heat treatment to the fruits by using VHT (Vapor Heat Treatment) system. The design of VHT system consist of the design of the conditioning chamber construction and the arrangement of the components. The VHT system consist of air heaters, humidifier, fans, and a water heater. The air will be heated and then mixed with water mist so the water will evaporate easily and then mix with the air and become humid air or saturated air. This warm saturated air will sreamed into the conditioning chamber which has been filled with arranged fruit with tital capacity 3180 kg. The fruit is heated to reach target temperature 60°C so the pest will annihilated, the enzyme will denaturated, and the water content will be maintained so the fuit quality will be maintained. By using mass and energy balance analysis, the heat flow required to heat the fruit is 58.47 KW, the air heater power requirement is 113.7kW with air mass flow rate 14.0384 kg/s, the water heater power requirement is 2.8 kW with water mass flow rate 0.02106 kg/s. The energy and mass balace are analyzed when the VHT unit start working.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: VHT (Vapor Heat Treatment), kualitas buah, Fruit Quality
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Sutriawan Andrian
Date Deposited: 07 Dec 2017 04:28
Last Modified: 06 Mar 2019 03:08
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/47365

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item