Pengaruh Perbedaan Suhu dan Waktu Reaksi pada Degradasi Selulosa dengan Metode Hidrothermal pada Tekanan 70 bar untuk Mendapatkan Gula Pereduksi

Widyatman, I Gede (2017) Pengaruh Perbedaan Suhu dan Waktu Reaksi pada Degradasi Selulosa dengan Metode Hidrothermal pada Tekanan 70 bar untuk Mendapatkan Gula Pereduksi. Undergraduate thesis, Insitute Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2309100006_Undergraduates_theses.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pasokan sumber bahan baku biomassa dapat berasal dari tanaman maupun limbah pertanian, perkebunan, peternakan, dan kehutanan. Akan tetapi, pemanfaatannya selama ini masih sangat terbatas. Oleh karena itu, proses pengolahan biomassa menjadi sesuatu yang bernilai guna tinggi. Pada umumnya, kandungan terbesar dalam biomassa adalah selulosa. Selulosa adalah komponen utama dari tanaman, dimana mempunyai struktur kristalin yang kuat sehingga selulosa sulit larut dalam air. Pemecahan selulosa tanpa modifikasi kimia sulit dicapai karena selulosa memiliki struktur yang kuat akibat adanaya ikatan hidrogen pada rantai glukosanya. Selulosa dapat dihidrolisis menjadi beberapa produk seperti oligosakarida, glukosa, gliseraldehida, dan lain sebagainya. Beberapa teknologi untuk konversi selulosa seperti degradasi dengan cairan ionik. Pada penelitian ini, dekomposisi selulosa (Flocel PH 102) menggunakan proses hidrothermal dan dengan didahului perlakuan awal pengadukan dan pemanasan. Untuk analisa selanjutnya menggunakan Liquid Chromatography – Mass Spectrometry (LC-MS), X-Ray Diffraction (XRD),dan Scanning Electron Microscopy (SEM). Dari analisa XRD menunjukkan bahwa terjadi penurunan nilai persentase kristalinitas dari selulosa setelah proses hidrothermal. Analisa SEM menunjukkan perubahan struktur dan morfologi dari selulosa setelah dilakukan proses hidrothermal. Untuk analisa selanjutnya menggunakan LC-MS, menunjukkan bahwa selulosa telah mengalami degradasi menjadi gula pereduksi dengan diidentifikasinya 5-HMF,glukosa,fruktosa,dan eritrosa. Nilai gula pereduksi semakin tinggi seiring dengan kenaikan waktu proses hidrothermal dengan suhu 125ºC. Sedangkan akan mengalami penurunan seiring dengan kenaikan waktu proses hidrothermal pada suhu 200ºC ================================================================= Supply of biomass feedstock sources can be derived from plants and agricultural waste, plantation, animal husbandry, and forestry. However, its use for this is still very limited. Therefore, the processing of biomass into something of value to high. In general, the largest content in biomass is cellulose. Cellulose is the main component of the plant, which has a crystalline structure that is strong that cellulose is difficult to dissolve in water. The breakdown of cellulose without chemical modification is difficult to achieve because the cellulose has a strong structure due to hydrogen bonding in the glucose chains. Cellulose can be hydrolyzed to some products such as oligosaccharides, glucose, glyceraldehyde, and so forth. Some of the technologies for the conversion of cellulose such as degradation with ionic liquids. In this study, the decomposition of cellulose (Flocel PH 102) using hydrothermal processes and the pretreatment sonication. For further analysis using Liquid Chromatography - Mass Spectrometry (LC-MS), X-Ray Diffraction (XRD) and Scanning Electron Microscopy (SEM). From XRD analysis obtained that there is a decrease of crytallinity after hydrothermal process. SEM analysis obtained that changes of cellulose structure and morphology after hydrothermal process. LC-MS analyzed that reducing sugars like 5-HMF, eritrose, glucose, and fructose have been identified as a result of cellulose degradation. The value of 5-HMF,eritrose,glucose,and fructose was increasing as a result of reaction time adding in hydrothermal process with 125ºC operation temperature. But with hydrothermal process with 200ºC operation temperature,the value of 5-HMF,eritrose,fructose,and glucose was decreased equivalent with reaction time added

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSK 662.88 Wid p
Uncontrolled Keywords: Biomassa, Selulosa, Degradasi, Hidrothermal, Gula pereduksi, Reducing Sugar
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD320 Cellulose. Hydrolysis
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Chemical Engineering > 24201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: I Gede Widyatman
Date Deposited: 13 Dec 2017 06:36
Last Modified: 06 Mar 2019 01:51
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/47643

Actions (login required)

View Item View Item