Kajian Dampak Proses Eksplorasi dan Produksi Gas Alam terhadap Lingkungan dengan menggunakan Metode Life Cycle Assessment (LCA)

Andistiara, Nadia (2018) Kajian Dampak Proses Eksplorasi dan Produksi Gas Alam terhadap Lingkungan dengan menggunakan Metode Life Cycle Assessment (LCA). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
03211440000106-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi merupakan salah satu industri pengolahan gas alam dengan proses utama pada Central Processing Plant (CPP) yang mencakup gas gathering and production separation, gas treatment process, condensate stabilization system, produced water system, dan Acid Gas Conversion Unit (AGCU) dalam Wet Sulfuric Acid (WSA) facilities. Sebagai penunjang operasional proses utama, terdapat unit Gas Turbine Generator (GTG) dan hot oil heater yang digunakan sebagai penghasil energi listrik dan energi panas. Selain itu, terdapat unit flare yang digunakan untuk membakar gas alam yang tersisa dari kegiatan produksi untuk alasan keamanan. Proses eksplorasi dan produksi gas alam yang dilakukan oleh JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi menimbulkan dampak terhadap lingkungan, baik dari penggunaaan bahan baku yang diolah hingga menjadi produk yang diinginkan maupun emisi yang dihasilkan dari setiap proses yang dilakukan. Emisi yang dihasilkan dari unit GTG, hot oil heater, dan flare pada kegiatan tersebut dapat berupa emisi gas rumah kaca dan pencemar udara, seperti CO2, CH4, N2O, NOx, dan SOx. Penelitian ini mengidentifikasi dampak yang terjadi dari proses utama dan proses penunjang, yaitu unit GTG, flare, dan hot oil heater yang ada di kegiatan eksplorasi dan produksi gas alam pada CPP, JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi dengan menggunakan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA). LCA merupakan metode analisis yang digunakan untuk mengevaluasi dan membandingkan dampak lingkungan dari suatu produk atau proses. Identifikasi dampak lingkungan tersebut dilakukan dengan menggunakan software SimaPro 8.4 dengan metode Eco Indicator 99 berdasarkan data bahan baku, pemakaian energi, produk dan emisi yang dihasilkan. Kemudian dilakukan pemilihan alternatif perbaikan yang paling mungkin diterapkan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode AHP terdiri dari penyusunan permasalahan secara hierarki, penilaian kriteria dan alternatif, penetapan prioritas, dan pengukuran konsistensi logis. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai beban emisi CO2, CH4, dan N2O terbesar berturut-turut sebesar 2.628.315,144 ton CO2/hari; 47,018 ton CH4/hari; dan 4,701 ton N2O/hari dihasilkan oleh unit hot oil heater. Sedangkan, untuk beban emisi NOx dan SOx terbesar berturut-turut sebesar 0,288 ton NOX/hari dan 0,002 ton SOx/hari dihasilkan oleh unit flare. Emisi tersebut menimbulkan dampak yang besar pada kategori penurunan kesehatan manusia (human health). Sedangkan, dampak terbesar lainnya yang ditimbulkan adalah kategori penurunan sumber daya alam (resources) akibat penggunaan gas alam sebagai bahan baku. Adapun proses yang memiliki nilai dampak tertinggi terhadap lingkungan adalah proses pada unit hot oil heater dengan nilai dampak sebesar 25,22 MPt dan nilai masing-masing kategori kerusakan sebesar 552 DALY untuk kategori human health, 1,27 x 103 PDF.m2.year pada kategori ecosystem quality, dan 51,1 MJ surplus untuk kategori resources. Maka, alternatif perbaikan yang paling mungkin diterapkan untuk mereduksi dampak lingkungan yang terjadi di CPP, JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi adalah penggunaan kembali LP fuel gas excess ke dalam unit production separator dengan proses kompresi yang memiliki nilai prioritas sebesar 36,8% ======================================================================================================= JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi is a natural gas treatment industry with the main process in Central Processing Plant (CPP) that consist of gas gathering and production separation, gas treatment process, condensate stabilization system, produced water system, and Acid Gas Conversion Unit (AGCU) in Wet Sulfuric Acid (WSA) facility. As an operational support to the main process, there are Gas Turbine Generator (GTG) and hot oil heater that used as electrical power and heat power generator. Furthermore, there is a flare unit that is used to burn the remains of natural gas from the production process for safety reason. The exploration and production process done by JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi causes effects on environment, from the raw material used to the final product. The process on GTG, hot oil heater, and flare also emits green house gases and air pollutant, such as CO2, CH4, N2O, NOx, and SOx. This research identifies effects that is caused by main processes and supporting processes, such as GTG, flare, and oil heater in the gas exploration and production processes in CPP JOB Pertamina-Medco E&P Tomori using Life Cycle Assessment (LCA) approach. LCA is an analysis method used to evaluate and compare environmental effects caused by a product or a process. The identification of environmental effects is done using SimaPro 8.4 with Eco Indicator 99 method based on raw material data, energy usage, product, and emission produced. Furthermore, the improvement alternative is chosen based on Analytical Hierarchy Process (AHP) method. AHP method consists of organizing problems hierarchically, establishing priority, and determining logical consistency. The result of this research shows the highest emission load of CO2, CH4, and N2O is from hot oil heater unit respectively 2.628.315,44 ton/day, 47,018 ton/day, and 4,701 ton/day. Whereas the highest emission load of NOx and SOx is from flare unit respectively 0,288 ton/day and 0,002 ton/day. Those emission cause big impact on category of human health decreasement. Meanwhile, another big impact caused by use of natural gas as raw material is on category of degradation of resources. As for the highest impact score on environment is process on unit HOH with the impact score of 25,22 MPt and score for human health, ecosystem quality, and resources category respectively 552 DALY, 1.27 x 103 PDF and 51,1 surplus MJ. So, the improvement alternative that might be implemented to reduce the environmental effect in CPP, JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi is reuse of LP fuel gas excess into production separator unit with compression process that produce priority score of 36,8%

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSL 628.44 And k-1 3100018075964
Uncontrolled Keywords: Gas Alam, LCA, SimaPro 8.4, Eco Indicator 99, AHP.
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD171.75 Climate change mitigation
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD883.5 Air--Pollution
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Environment Engineering > 25201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Nadia Andistiara
Date Deposited: 16 Jul 2021 06:26
Last Modified: 16 Jul 2021 06:26
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/53515

Actions (login required)

View Item View Item