Penentuan Kriteria Fasilitas Kreatif dan Rekreatif Kota Malang dalam Perspektif Kota Layak Anak

Faiz, Muhammad Amir (2018) Penentuan Kriteria Fasilitas Kreatif dan Rekreatif Kota Malang dalam Perspektif Kota Layak Anak. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
08211440000075 - Undergraduate_Theses.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pemerintah Kota Malang melalui Keputusan Walikota Malang nomor: 188.45/149/25.73.112/2013 tentang Rencana Aksi Daerah Pengembangan Kota Layak Anak telah mereformasi dirinya menjadi Kota Layak Anak dengan berpedoman pada ketentuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak mengenai Kota Layak Anak. Telah disebutkan sebelumnya bahwa perwujudan ruang yang “ramah terhadap anak” menjadi permasalahan awal yang ingin dituntaskan memang telah diwadahi dalam Keputusan Walikota Malang dalam bentuk fasilitas kreatif dan rekreatif, namun sayangnya dalam penilaian performa fasilitas dalam sudut pandang ruang sebagai space hanya diukur berdasarkan jarak dari tempat tinggal mereka dan dibuat sepihak tanpa melibatkan persepsi orang tua. Indikator tersebut tentu tidak akan menjawab kebutuhan anak atas fasilitas kreatif dan rekreatif yang secara kuantitatif diproyeksikan akan meningkat terus hingga tahun 2020 dan jelas tidak banyak menampung atau menyelesaikan kekhawatiran orang tua yang selama ini turut menghambat anak untuk terjun di ruang-ruang perkotaan (BPS 2016, Widiyanto 2012). Dan khusus untuk Kota Malang terdapat limabelas kriteria (15) untuk digunakan dalam penelitian penentuan kriteria fasilitas kreatif dan rekreatif yaitu: (1) pencahayaan, (2) visibilitas, (3) pengaman jalan, (4) lajur transportasi anak, (5) konektivitas transportasi publik, (6) transportasi publik ramah anak, (7) inklusifitas, (8) jaringan prasarana informasi dan komunikasi, (9) akses menuju fasilitas sanitasi, (10) sambungan air bersih, (11) partisipasi masyarakat, (12) partisipasi dunia usaha, (13) kesehatan lingkungan, (14) keramaian, dan (15) pembatasan jenis kendaraan. ========================================================== Through mayor decree n° 188.45/149/25.73.112/2013 Malang reformed itself as Child Friendly City using Ministry of Women Empowerement’s Child Friendly City Guideline as its referent. This decree expected to be solution of diminishing role and involvement of child in urban development, even more it’s expected to pushing child’s presence over urban space by providing creative and recreative facility. Unfortunately, to keep up with those expectation, creative and recreative facility only evaluated by its distance from the children houses and built without any community involvement. That kind of provision will surely never meet such expectation within present circumstances, parents urban space perceptual become major obstacle preventing child involvement over urban space. Then through this research, there are fifteen criteria identified for optimizing child involvement and presence in its urban space: (1) light exposure, (2) visibility, (3) street furniture, (4) child’s transportation lane, (5) public transport conectivity, (6) child friendly public transportation, (7) inclusivity, (8) information and communication network coverage, (9) access to sanitation facility, (10) clean water coverage, (11) communnity involvement, (12) corporation involvement, (13) environment quality, (14) crowd intensity, and (15) certain vehicle restriction.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kota Layak Anak, fasilitas kreatif dan rekreatif, ruang, dan sosial
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV191.66 Outdoor recreation resources planning and management
Divisions: Faculty of Architecture, Design, and Planning > Regional and Urban Planning > 35201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Muhammad Amir Faiz
Date Deposited: 12 Jul 2021 23:13
Last Modified: 12 Jul 2021 23:13
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/53733

Actions (login required)

View Item View Item