Pengaruh Pengembangan Kampung Wisata Terhadap Sense Of Place Masyarakat Studi Kasus : Kampung Maspati, Surabaya

Ramadhani, Annisa Nur (2018) Pengaruh Pengembangan Kampung Wisata Terhadap Sense Of Place Masyarakat Studi Kasus : Kampung Maspati, Surabaya. Masters thesis, Institute Technology Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
08111650010003-Master_Thesis.pdf - Updated Version

Download (9MB) | Preview
[img]
Preview
Text
08111650010003-Master_Thesis.pdf - Accepted Version

Download (9MB) | Preview

Abstract

Program perbaikan kampung di Surabaya dinilai berhasil dalam memperbaiki perumahan dan permukiman berbasis pembangunan berkelanjutan. Salah satunya adalah dengan adanya beragam pengembangan kampung wisata berbasis tematik yang memiliki nilai konservasi budaya baik tangible maupun intangible. Pengembangan kampung wisata ini memiliki tujuan positif untuk meningkatkan kesejahteraan sosio-ekonomi masyarakat kampung. Namun di sisi lain, terjadi perubahan fungsi dan makna kampung dari sebuah sistem permukiman dengan aksesibilitas sosial rendah menjadi permukiman dengan aksesibilitas yang terbuka untuk umum terutama wisatawan. Dengan akses tersebut, wisatawan dapat merasakan experience of place di dalam kampung tersebut. Perubahan ini dapat mempengaruhi presepsi sense of place masyarakat yang tinggal di dalam kampung tersebut. Sense of place sendiri erat kaitannya dengan tingkat partisipasi masyarakat dan keberlanjutan dalam pembangunan kampung. Sehingga penelitian ini penting dilakukan untuk menganalisa pengaruh pengembangan kampung wisata terhadap sense of place masyarakat yang bertujuan untuk mengembangkan kosep sense of place dalam konteks kampung wisata. Penelitian ini menggunakan paradigma post positivism dengan pendekatan comparative approach. Strategi penelitian yang dipakai adalah mixed method, yakni merupakan kombinasi antara penelitian kuantitatif dan kualitatif, dimana penelitian kuantitatif lebih dominan. Lokasi objek studi yang dipilih adalah kampung lama di kawasan kecamatan Bubutan Surabaya, dimana beberapa kampung di daerah ini telah aktif menjadi kampung wisata berbasis masyarakat. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah studi literatur, observasi lapangan, activity and behaviour mapping, kuisioner untuk menganalisa persepsi masyarakat secara kuantitatif, dan in-depth interview untuk validasi data hasil secara kualitatif. Teknik analisa yang dipakai dalam penelitian ini adalah teknik analisa data kuantitatif, kualitatif, dan validasi melalui analisa triangulasi. Data yang diambil terbagi menjadi dua, yakni sebelum dan setelah pengembangan kampung wisata untuk melihat pengaruhnya terhadap sense of place masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif pengembangan kampung wisata terhadap peningkatan perspesi sense of place masyarakat, baik dari aspek form, activity, maupun meaning. Beberapa aspek demografi memiliki pengaruh terhadap tingkat sense of place masyarakat kampung, yakni gender, usia, tingkat pendidikan, lama tinggal, tempat kelahiran, pekerjaan, jabatan kampung, dan tingkat pendapatan. Penelitian ini memberikan kontribusi pengembangan teori sense of place yang dapat menjadi arahan bagi trilogi pembangunan permukiman seperti pemerintah, pihak swasta dan masyarakat setempat dalam menentukan konsep pengembangan kampung wisata yang berkelanjutan, khususnya di Kota Surabaya. ===================================================================================================== Kampung improvement programs in Surabaya are considered successful in improving housing and settlement based on sustainable development. For example is thematic tourism kampung that have high conservation value both tangible and intangible. The development of this tourism kampung has a positive purpose to improve the socio-economic welfare of its people. On the other hand, there is a change of kampung’s function and meaning from an ordinary settlement system that have limited accesibility to tourism kampung system with open accesibility for public especially tourist. With this tourism kampung system, tourists have access to visit and feel the experience of place within the village. This change is predicted to affect the perception of the sense of place of the people who live in the kampung. Sense of place itself is closely related to the level of community participation and sustainability in a development. Therefore, this research is important to analyze the influence of tourism kampung development on the sense of place of the community to then develop the concept of place in the context of the tourism kampung. This research uses post positivism paradigm with comparative approach. The research strategy is mixed method, which is a combination of quantitative and qualitative research, where quantitative is more dominant. The study case location is in Kampung Maspati Surabaya, one of the old village in the sub-district of Bubutan, where several people in this area have been actively engaged in community-based tourism activities. The data collection techniques used were literature study, field observation, activity and behavior mapping, questionnaire for the analysis of community perceptions, and in-depth interview to validate the data results. The data analysis technique in this research is quantitative data analysis using cross tabulation and independency, qualitative analysis, and validation through triangulation analysis. The datas collected are community’s sense of place level before and after the development to analyze the effect of tourism kampung development on community’s sense of place. The result of this study indicate a positive impact of tourism development on improving the community’s sense of place, both from form, activity, and meaning aspects. In this study, the demographic aspect of gender, age, education level, length of stay, place of birth, occupation, affiliation in kampung, and income level have some influence on community’s sense of place level. The results of this study contribute to develop sense of place theory and can be a guide for the trilogy of settlement development parties including government, private parties and local communities in determining the concept of sustainable tourism kampung development, especially in Surabaya.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTA 721.046 Ram p-1
Uncontrolled Keywords: Kampung Lawas Maspati, Kampung Wisata, Penelitian Mixed Method, Sense of Place
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture > NA7115 Domestic architecture. Houses. Dwellings
Divisions: Faculty of Architecture, Design, and Planning > Architecture > 23101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Annisa Nur Ramadhani
Date Deposited: 17 Jun 2021 21:02
Last Modified: 17 Jun 2021 21:02
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/53761

Actions (login required)

View Item View Item