Studi Eksperimen Scouring pada Pipa Akibat Pengaruh Gelombang Reguler dan Arus pada Kondisi Meletak dan In - Trench

Prabowo, Bima Setyo (2018) Studi Eksperimen Scouring pada Pipa Akibat Pengaruh Gelombang Reguler dan Arus pada Kondisi Meletak dan In - Trench. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
04311440000139-Undergraduate_Theses.pdf - Accepted Version

Download (4MB) | Preview

Abstract

Penggunaan pipa bawah laut sebagai media transportasi migas dari platform menuju daratan sering menemui beberapa masalah. Scouring merupakan salah satu masalah yang dialami oleh jaringan pipa bawah laut yang disebabkan oleh perubahan pola gelombang aliran dan arus yang mengakibatkan terjadinya penggerusan tanah. Proses terjadinya scouring sangat penting dalam hal stabilitas pipa karena scouring dapat mengakibatkan adanya self-burial dan timbulnya bentangan bebas (free span). Pengerjaan tugas akhir ini akan dilakukan di flume tank Laboratorium Energi dan Lingkungan Laut Departemen Teknik Kelautan – FTK ITS. Model pipa yang digunakan dalam eksperimen ini yaitu pipa berbahan polyvinyl chloride (PVC) dengan diameter 1,5 inch, dengan ukuran diameter tanah d50 yaitu 0,56m dan sudut aliran air terhadap pipa tegak lurus (α = 900). Terdapat tiga variasi peletakan pipa pada eksperimen ini. Hasil analisa berupa objek 2D yang digambarkan lebih jelas melalui software AutoCAD. Dari eksperimen scouring pada sekitar pipa akibat gelombang reguler dan arus dapat disimpulkan bahwa kedalaman dan lebar scouring yang terbesar terjadi pada kondisi pipa meletak dengan tinggi gelombang 13cm dan kecepatan arus 13cm/s dengan kedalaman = 0,965cm dan lebar = 3,89cm. Semakin dalam pipa dibenamkan semakin kecil kedalaman dan lebar scouring yang terjadi. Sementara, Semakin besar nilai gelombang dan arus maka semakin besar kedalaman dan lebar scouring yang terjadi. ========================================================= The use of submarine pipelines as a medium of oil and gas transportation from the platform to the mainland often encounters several problems. Scouring is one of the problems experienced by subsea pipelines caused by changes in flow and current wave patterns that result in soil erosion. The process of scouring is very important in terms of pipe stability because scouring can cause self-burial and free span. This final project will be carried out in the flume tank of the Laboratory of Energy and Marine Environment Department of Ocean Engineering - FTK ITS. The pipe model used in this experiment is a polyvinyl chloride (PVC) pipe with a diameter of 1.5 inch, with a soil diameter of d50 of 0.56m and a water flow angle to a perpendicular pipe (α = 900). There are three variations of pipe laying in this experiment. The analysis results in the form of 2D objects that are described more clearly through AutoCAD software. From the scouring experiments around the pipe due to regular and current waves it can be concluded that the largest depth and width of scouring occur under pipe conditions with a wave height of 13cm and a current velocity of 13cm / s with depth = 0.965cm and width = 3.89cm. The deeper the pipe is buried the smaller the depth and width of the scouring that occurs. Meanwhile, the greater the value of wave and current the greater the depth and width of the scouring occurs.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: experiments, regular waves, subsea pipes, laying, in trench, scouring
Subjects: T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC357 Harbor Engineering. Piers, quays, and wharves
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Ocean Engineering > 38201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Bima Setyo Prabowo
Date Deposited: 21 Jun 2021 02:10
Last Modified: 21 Jun 2021 02:10
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/54365

Actions (login required)

View Item View Item