Analisis pengaruh variasi bentuk struts pada asymmetric balloon expandable stant dengan metode elemen hingga

Arif, Muhammad Rifai (2018) Analisis pengaruh variasi bentuk struts pada asymmetric balloon expandable stant dengan metode elemen hingga. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
02111440000124_Undergraduate_Theses.pdf - Accepted Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Asymmetric Balloon Expandable Stent (ABES) merupakan desain stent untuk mengatasi pembuluh darah yang menyempit sebagian (asimetris). Desain ini mengubah stent pada area connector dan struts agar mengarahkan ekspansi stent pada bagian plak yang diinginkan. Pada penelitian sebelumnya desain ABES disempurnakan dengan membuat variasi tipe connector menjadi U, N dan Z berjumlah tiga cell. Dari penelitian tersebut didapatkan tipe connector Z tiga cell memiliki kinerja paling baik dibanding connector lainnya. Namun belum ada kajian yang serius pada bagian strut, sehingga perlu dilakukan penelitian lanjutan. Penelitian ini bertujuan melakukan observasi pengaruh bentuk strut yang dapat memperbaiki kinerja ABES. Penelitian ini mengusulkan desain ABES dengan membuat variasi pada bagian struts. Dengan mengubah bentuk struts dan menambah panjang struts. Pada penelitian ini model yang diusulkan berjumlah tiga model. Analisis dilakukan dengan simulasi metode elemen hingga menggunakan software ANSYS R18 Workbench. Tipe analisis metode elemen hingga yang digunakan adalah simulasi transient structural. Tipe stent yang dianalisis adalah stent tipe asymmetric dengan tiga model desain struts yang memiliki panjang struts bervariasi. Model material ditambahkan pada balon berupa hyperelastic dengan konstanta Mooney-Rivlin 2 parameter, sedangkan untuk stent adalah multilinier isotropic hardening menggunakan hasil fitting stress-strain curve uji tarik dari SUS 316 L. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa variasi model struts pada ABES sangat mempengaruhi perubahan tegangan von mises, recoil, foreshortening, dogboning dan distribusi kekasaran permukaan. Tegangan von mises dari tiga model terdistribusi pada ujung struts, dan nilai tersebut masih berada dibawah nilai UTS material, sehingga aman untuk dilakukan ekspansi. Selain itu tegangan sisa model yang diusulkan lebih rendah dibanding dengan model terdahulu sehingga memiliki kinerja yang baik dibanding model sebelumnya, dari tiga model ABES yang diusulkan tersebut, model 1 memiliki kinerja yang paling baik, sebab mempunyai persentase paling rendah pada distal, central dan longitudinal recoil yaitu sebesar 3,896%, 2,977%, dan -0,458% serta foreshortening dan dogboning sebesar 3,334% dan 3,896%. ========================================================================================================= Asymmetric Balloon Expandable Stent (ABES) is a stent design to overcome partially narrowed (asymmetric) blood vessels. This design changes the stents in the connector and struts area to direct the expansion of the stent to desired part of the plaque. In previous research the design of ABES was enhanced by varying the type of connector into U, N and Z amounting to three Cells. From the research is obtained type Z Three Cell connector has the best performance compared to other connector. However, it is necessary to review the struts in order to have better performance than before. This research proposed the design of ABES by making variations on struts. by changing the shape of struts and adding struts length. in this study the proposed model numbered three models. The analysis is done by simulating finite element method using ANSYS R18 Workbench software. The type of finite element analysis used is a structural transient simulation. Type of stent that is analyzed is Asymmetric type stent with three struts design model with variation in long of struts. Material model added in the balloon using hyperelastic with Mooney-Rivlin two constant parameters, while the stent using multilinier isotropic hardening result of stress-strain curve fitting tensile test of SUS 316 L. The study indicated that the variation of ABES struts model influences on equivalen stress von mises, recoil, foreshortening, dogboning and surface roughness. The equivalen stress von mises of the three models is distributed at the end of the struts, and the value is still below the UTS value of the material, making it safe to expand. In addition the proposed residual stress of the model is lower than that of the previous model so that it has a good performance compared to the previous model, and of the three proposed ABES models, model 1 has the best performance, because it has the lowest percentage of distal, central and longitudinal recoil of 3.896%, 2.977%, and -0.458%, for the foreshortening and dogboning the value are 3.334% and 3.896%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSM 617.413 Ari a-1 3100018076465
Uncontrolled Keywords: Asymmetric Balloon Expandalbe Stent, Struts, Metode Elemen Hingga, Transient Structural, recoil stent, Perubahan Kekasaran Permukaan.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ230 Machine design
T Technology > TS Manufactures > TS171 Product design
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Muhammad Rifai Arif
Date Deposited: 18 Nov 2020 05:05
Last Modified: 04 Dec 2020 05:59
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/54645

Actions (login required)

View Item View Item