Pabrik Sodium Sulfat Dekahidrat (Na2SO4.10H2O) dari Asam Sulfat (H2SO4) dan Sodium Klorida (NaCl) dengan Menggunakan Proses Mannheim

Rohmawati, Nabila Fitri and Putra, Muhammad Firdaus Kusuma (2018) Pabrik Sodium Sulfat Dekahidrat (Na2SO4.10H2O) dari Asam Sulfat (H2SO4) dan Sodium Klorida (NaCl) dengan Menggunakan Proses Mannheim. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
10411500000035_104111500000076-Non_Degree.pdf - Accepted Version

Download (12MB) | Preview

Abstract

Berdasarkan data Kementrian Perindustrian (Kemenperin) dan Badan Pusat Statistik (BPS) kebutuhan Sodium Sulfat Indonesia mengalami kenaikan. Perkiraan kebutuhan Sodium Sulfat di wilayah Indonesia pada tahun 2021 sebesar 291.472 ton/tahun. Kondisi ini memberikan peluang untuk didirikannya sebuah pabrik sodium sulfat di Indonesia. Proses pembuatan sodium sulfat pada industri kimia yang umum digunakan ada dua macam, yaitu Proses Hagreaves-Robinson dan Proses Mannheim. Setelah dilakukan perbandingan antara kedua proses tersebut, dapat disimpulkan bahwa Proses Mannheim memiliki lebih banyak keunggulan. Sehingga, Proses Manhheim dipilih sebagai proses utama dalam produksi sodium sulfat dekahidrat. Proses produksi sodium sulfat dekahidrat terbagi dalam tiga tahap. Tahap pertama yaitu tahap reaksi, dimana sodium klorida direaksikan dengan asam sulfat di dalam furnace dengan suhu operasi 800°C. Sodium sulfat yang terbentuk masih mengandung campuran impurities yang berasal dari NaCl sehingga perlu direaksikan dengan sodium karbonat dan kalsium hidroksida dengan penambahan air untuk mengendapkan impurities. Setelah keluar dari furnace, sodium sulfat dipindahkan menuju reaktor. Selanjutnya fluida dipompakan menuju filter press untuk memisahkan endapan impurities dengan larutan sodium sulfat. Tahap kedua yaitu tahap kristalisasi yang dilakukan dengan menggunakan crystallizer dengan suhu operasi 5°C, selanjutnya kristal yang telah terbentuk dialirkan menuju centrifuge sebelum akhirnya dikeringkan di rotary dryer. Selanjutnya, kristal sodium sulfat diseragamkan ukurannya sebesar 200 mesh dengan menggunakan mill dan screen. Tahap ketiga yaitu tahap pengolahan gas HCl yang merupakan hasil samping reaksi utama yang dilakukan dengan mengalirkan gas HCl ke dalam spray condensor. Selanjutnya larutan HCl yang terbentuk disimpan di tangki penyimpan. Pabrik Sodium Sulfat yang dirancang memiliki kapasitas 90.000 ton/tahun yang diambil dari 30% kebutuhan di tahun 2021. Pabrik ini direncanakan untuk didirikan di JIIPE (Java Integrated Industrial Port Estate) Gresik, Jawa Timur. ===================================================================================================== According to the data from Ministry of Industry (Kemenperin) and Statistics Indonesia (BPS), the requisite of sodium sulfate in Indonesia is increasing. By 2021, it is estimated that the need of sodium sulfate is 291.472 tons/year. Hence, it provides opportunities to establish a sodium sulfate factory in Indonesia. The common manufacturing process of sodium sulfate in chemical industries are Hagreaves-Robinson and Mannheim process. By comparing both processes, it is concluded that mannheim process is more beneficial. So that Manhheim process is chosen as the main process in the production of sodium sulfate decahydrate. The process is divided into three stages. The first stage is reaction stage, sodium chloride is reacted with sulfuric acid in furnace reactor at 800°C. The formed sodium sulfate still contains impurities from sodium chloride so it needs to be reacted with sodium carbonate and calcium hydroxide with water addition to precipitate impurities. Hence, sodium sulfate is discharged from furnace into reactor. Then, fluids from reactor is pumped into filter press to separate the precipitated impurities with sodium sulfate solution. The second stage is crystallization stage that is done by operating a continous crystallizer at 5°C. The formed crystal is streamed to centrifuge before finally dried in rotary dryer. Then, the crystal is uniformed at 200 mesh by using mill and screen. The third stage is hydrochloride gas processing stage that is the by product from the main reaction. Hydrochloride gas is streamed to spray condensor to form hydrochloride solution which finally stored in storage tank. Sodium sulfate factory is planned to have capacity of 90.000 tons/year that is taken from 30% of the needs in 2021. This factory is planned to be established in JIIPE (Java Integrated Industrial Port Estate) Gresik, East Java.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: RSKI 661.4 Roh p-1 3100018077305
Uncontrolled Keywords: Sodium Sulfat, , Asam Sulfat, Mannheim
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
T Technology > TP Chemical technology > TP156 Crystallization. Extraction (Chemistry). Fermentation. Distillation. Emulsions.
Divisions: Faculty of Vocational > 24305-Industrial Chemical Engineering
Depositing User: muhammad firdaus kusuma putra
Date Deposited: 17 Nov 2020 04:22
Last Modified: 30 Nov 2020 03:56
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/55105

Actions (login required)

View Item View Item