Pengaruh Motivasi, Kelelahan, Kesehatan dan Stres Kerja pada Jenis-jenis Kerja Lembur terhadap Kinerja Pekerja

Rochmanu, Ade (2018) Pengaruh Motivasi, Kelelahan, Kesehatan dan Stres Kerja pada Jenis-jenis Kerja Lembur terhadap Kinerja Pekerja. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of Thesis_Ade.pdf]
Preview
Text
Thesis_Ade.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://www.ijisrt.com

Abstract

Dalam suatu proyek, percepatan proyek merupakan suatu hal yang harus dilakukan untuk mengejar keterlambatan oleh pemberi kerja dan kontraktor, sehingga banyak kontraktor menerapkan sistem kerja lembur. Namun sistem kerja lembur memiliki berbagai macam keuntungan dan kelemahan dalam penerapannya. Akan tetapi banyak penyedia jasa tidak memahami masalah yang dapat ditimbulkan dari sistem kerja lembur. Diantara banyaknya masalah yang ditimbulkan salah satunya adalah pengaruhnya terhadap kinerja. Banyak pekerja dalam melaksanakan kerja lembur hanya mengejar kompensasi yang diberikan tanpa memperhitungkan kondisi fisiknya karena kompensasi yang diberikan lebih besar daripada yang diberikan saat jam kerja normal. Maka dalam melakukan pekerjaan pada saat kerja lembur, kinerja akan berkurang atau berbeda dengan bekerja saat kerja normal.
Dalam hal ini terdapat beberapa variabel yang diperhitungkan karena adanya kerja lembur yaitu motivasi, kelelahan, kesehatan dan stres kerja. Variabel tersebut didapatkan dari beberapa penelitian terdahulu dan variabel tersebut akan menjadi variabel bebas dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variabel motivasi, kelelahan, kesehatan dan stres kerja terhadap kinerja pekerja pada jenis – jenis kerja lembur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisa regresi linear berganda dan analisa jalur dengan variabel bebas yaitu variabel motivasi, kelelahan, kesehatan dan stres kerja serta variabel terikat yaitu kinerja pekerja proyek konstruksi.
Variabel yang paling dominan mempengaruhi kinerja pekerja pada kerja lembur sore adalah variabel stres kerja sebesar 9,12%, variabel yang paling dominan mempengaruhi kinerja pekerja pada kerja lembur malam adalah variabel kesehatan sebesar 10,11%, variabel yang paling dominan mempengaruhi kinerja pekerja pada kerja lembur dini hari adalah variabel stres kerja sebesar 14,75%, dan variabel yang paling dominan mempengaruhi kinerja pekerja pada kerja lembur akhir pekan/ hari libur adalah variabel stres kerja sebesar 49,56%. Besar pengaruh terbesar variabel motivasi, kelelahan, kesehatan dan stres kerja secara simultan pada kerja lembur akhir pekan/ hari libur sebesar 72,5% dan sesuai hasil FGD peningkatan kinerja pada jam kerja lembur diupayakan pada kerja kerja lembur sore, dini hari dan akhir pekan sedangkan kerja lembur malam dimaksimalkan pelaksanaannya untuk mengejar penjadwalan proyek.
Kata kunci : kinerja, kerja lembur, regresi linier berganda, analisa jalur

=========================================================

In one project, acceleration of the project is a matter that must be done to catch up the delay by the employer and the contractor, the contractor implement overtime system. But the overtime system has a variety of benefits and weaknesses in its application. However, many service providers do not understand the problems that can arise from the system to work overtime. Among the many problems posed one of which is the impact on performance. Many workers in performing overtime work only after the compensation regardless of his physical condition because the compensation is greater than the given time of normal working hours. So in doing the job at the time of overtime work, the performance will be diminished or different work normal working time.
In this case there are several variables that accounted for their overtime work is motivation, fatigue, health and job stress. The variables obtained from several previous studies and the variable will be the independent variable in this study. The purpose of this study to determine the effect of the variables of motivation, fatigue, health and work stress on the performance of the workers on the type - the type of overtime work. The method used in this study using multiple linear regression analysis and path analysis with independent variables are variables of motivation, fatigue, health and job stress and the dependent variable is the performance of construction projects workers.
The most dominant variable affecting the performance of workers on overtime work is work stress variables afternoon at 9.12%, the most dominant variable affecting the performance of workers on overtime night work is health variables of 10.11%, the most dominant variable affecting the performance of workers at work early hours overtime work stress is a variable 14.75%, and the most dominant variable affecting the performance of workers on overtime work weekends / holidays are work stress variables of 49.56%. The great influence of the variables of motivation, fatigue, health and work stress simultaneously on overtime work weekends / holidays 72.5% and according to the results of FGD improved performance on overtime hours overtime work pursued in the afternoon, early morning and weekend work hours while night overtime so maximized implementation to pursue work schedule.
Keywords : Performance, overtime, multiple linear regression, path analysis

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: kinerja, kerja lembur, regresi linier berganda, analisa jalur
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
T Technology > T Technology (General)
T Technology > T Technology (General) > T56.8 Project Management
Divisions: 61101-Magister Management Technology
Depositing User: Rochmanu Ade
Date Deposited: 24 Jun 2021 04:05
Last Modified: 24 Jun 2021 04:05
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/55190

Actions (login required)

View Item View Item