Perencanaan Busway Untuk Mendukung Bus Rapid Transit Antara Terminal Purabaya Sampai Terminal Joyoboyo

Budi, Ari Setya (2018) Perencanaan Busway Untuk Mendukung Bus Rapid Transit Antara Terminal Purabaya Sampai Terminal Joyoboyo. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
03111440000081-Undergraduate_Theses.pdf - Accepted Version

Download (10MB) | Preview

Abstract

Surabaya sebagai ibu kota Jawa Timur dan merupakan salah satu kota metropolitan terbesar di Indonesia memiliki tingkat kemacetan yang tinggi terutama pada saat jam puncak (peak hour), di ruas jalan utama seperti di Jalan Ahmad Yani sampai Jalan Wonokromo, karena masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi dari pada menggunakan angkutan umum. Pemerintah kota Surabaya sudah melakukan upaya untuk mengatasi kemacetan, salah satu upayanya yaitu dengan merencanakan trem untuk koridor utara-selatan dan monorel untuk koridor barat-timur. Masing-masing angkutan massal tersebut memiliki halte di terminal Joyoboyo. Untuk menghubungkan antara Jalan Ahmad Yani dengan terminal Joyoboyo diperlukan moda angkutan umum. Untuk saat ini penghubung antara kedua daerah tersebut belum didukung dengan angkutan umum yang nyaman, aman, dan cepat. Untuk itu diperlukan solusinya, yaitu dengan menggunakan transportasi massal penghubung yang aman, nyaman, dan cepat. Pada tugas akhir ini akan direncanakan jalur khusus bus dari terminal Purabaya sampai terminal Joyoboyo untuk mendukung (Bus Rapid Transit / BRT) serta menganalisis kinerja ruas jalan akibat beroperasinya BRT yang berpedoman pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014.Perencanaan BRT meliputi perhitungan kinerja ruas jalan sebelum BRT beroperasi dan setelah BRT beroperasi, analisa pemilihan trase BRT, konflik akibat pemilihan trase BRT, letak dan dimensi halte. Data primer didapatkan dari survey lalu lintas dengan caracounting yang digunakan untuk perhitungan kinerja ruas jalan dan analisa konflik. Didapatkan hasil bahwa derajat kejenuhan di Jalan Ahmad Yani sebelum BRT beroperasi sebesar 0.74, di frontage sisi barat sebesar 0.59, dan di frontage sisi timur sebesar 0.33. Dengan metode multi criteria analysis, BRT akan lewat trase II untuk ke arah Joyoboyo dan trase VI untuk ke arah Purabaya. Didapatkan BRT hanya lewat di frontage sisi barat dan derajat kejenuhan menjadi 0.79. Dari hasil analisa lalu lintas, didapatkan durasi waktu dari antrian terbesar di konflik 11 sebesar 27 detik dan jumlah kendaraan dari antrian terbesar di konflik 11 sebesar 16 kendaraan (untuk 2 lajur). Selain itu didapatkan dimensi halte dengan panjang 12 m dan lebar 2.5 m. ======================================================================================================= Surabaya as the capital of East Java and one of the largest metropolitan cities in Indonesia has a high level of congestion, especially during peak hour, on the main roads such as on Jalan Ahmad Yani to Jalan Wonokromo, because people prefer to use private vehicles instead of using public transport. The government has made efforts to overcome traffic jams, one of the efforts is to plan the tram for the north-south corridor and monorail for the east-west corridor. Each of these mass transports has a stop at Joyoboyo terminal. To connect between Jalan Ahmad Yani with Joyoboyo required public transportation. Fornow public transport is not convenient, safe, and fast. For that we need a solution, one of solution is to use mass transportation which comfortable, safe and fast. This final project, will be planned busway from Purabaya terminal to Joyoboyo terminal to support(Bus Rapid Transit / BRT), and analyze the performance of road caused the operation of BRT which is guided by PKJI 2014.BRT planning includes calculation of road performance before BRT operates and after BRT operates, analyzes BRT trace selection, conflict caused by BRT trace selection, location and dimension of bus stop.Primary data obtained from the traffic survey by counting used for the calculation of road performance and analyze the conflict. The result shows that the degree of saturation on Jalan Ahmad Yani before BRT operates 0.74, on the west side frontage 0.59, and the east side frontage 0.33.With multi criteria analysis method, BRT will passes II trace to Joyoboyo and will passes VItrace to Purabaya.Getting, BRT passes only on the west side frontage and the degree of saturation becomes 0.79.From the result of traffic analysis, the largest of time duration of queue in conflict 11 is 27 seconds and the biggest of the number of vehicles queued in conflict 11 is 16 vehicles (for 2 lanes). In addition, the dimensions of the bus stop with a length of 12 m and a wide is 2.5 m.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSS 388.409 1 Bud p-1 3100018076535
Uncontrolled Keywords: Bus Rapid Transit, Busway, Joyoboyo, Purabaya
Subjects: T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Faculty of Civil, Environmental, and Geo Engineering > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Ari Setya Budi
Date Deposited: 15 Dec 2020 01:54
Last Modified: 15 Dec 2020 01:54
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/55915

Actions (login required)

View Item View Item