Pemilihan Rute Pelayaran Kapal Penyeberangan Berbasiskan Kebutuhan Intensitas Cahaya dan Potensi Angin sebagai Sumber Energi Listrik untuk Kebutuhan Lampu Penerangan

Putri, Desi Annike (2018) Pemilihan Rute Pelayaran Kapal Penyeberangan Berbasiskan Kebutuhan Intensitas Cahaya dan Potensi Angin sebagai Sumber Energi Listrik untuk Kebutuhan Lampu Penerangan. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
04211440000010-Undergraduate_Theses.pdf - Accepted Version

Download (7MB) | Preview

Abstract

Kapal penyeberangan berguna untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan. Kapal sangat bergantung dengan bahan bakar minyak untuk menjalankan mesin, generator, dan lain-lain. Ketergantungan ini menyebabkan tingginya biaya operasional kapal. Penelitian ini memberikan solusi berupa rute pelayaran yang optimal pada kapal roro ferry 2000 GT dari sisi potensi kecepatan angin dan intensitas cahaya sebagai sumber energi untuk memenuhi kebutuhan listrik lampu penerangan. Penelitian dilakukan dengan cara menentukan pelabuhan - pelabuhan yang akan dipilih. Setelah pelabuhan-pelabuhan ditentukan, diperlukan data kecepatan angin dan intensitas cahaya pada setiap wilayah. Pemilihan rute dilakukan dengan menghitung total daya yang dihasilkan oleh turbin angin dan solar panel pada beberapa rute. Metode Algoritma Brute Force digunakan pada penelitian ini. Penggunaan metode ini bertujuan untuk menentukan rute pelayaran yang optimal dengan jarak minimum dan daya listrik maksimum. Penyelesaian metode tersebut menggunakan bantuan software PHP. Dari hasil yang telah dilakukan, diketahui bahwa rute pelayaran kapal penyeberangan 2000 GT berubah-ubah setiap bulannya agar mendapatkan daya listrik yang optimal. Hal ini dikarenakan Indonesia memiliki intensitas cahaya dan kecepatan angin yang berubah-ubah. Hasil pemilihan rute dalam 1 tahun dapat disimpulkan bahwa pada rute tertentu setiap bulan, kapal penyeberangan 2000 GT dapat memperoleh daya listrik dari panel surya dan turbin angin yang optimal. Hal ini dikarenakan Indonesia memiliki lama penyinaran dan kecepatan angin yang berubah-ubah. Pada Bulan September rute optimal dicapai jika memilih rute pelabuhan awal adalah Pelabuhan Bakauheni, dilanjutkan Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Merak, Pelabuhan Semarang, Pelabuhan Kumai, Pelabuhan Paciran, Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Padangbai, Pelabuhan Lembar, dan Pelabuhan Garongkong. Total daya yang dihasilkan dari panel surya dan turbin angin pada Rute Bulan September ini sebesar 5628,5 kW. Jika dipilih 2 rute pelabuhan yang paling optimal berdasarkan potensi intensitas cahaya dan kecepatan angin adalah Rute Pelabuhan Padangbai dan Pelabuhan Lembar dengan panel surya adalah 430,13 kW dan total daya yang dihasilkan oleh turbin angin adalah 36,553 kW. =============================================================== Transportation is a very important tool in supporting economic activities and regional development. Dispatching ship are made to connect ports. Ships desperately need fuel oil to run main engines, generators, emergency generators, and other ship components. The dependence of the vessel using the fuel oil caused high operational cost of the ship. In this research will be selected the most optimal ship route on roro ship. This dispatching ship uses solar panels and wind turbines as as electrical power source to fulfill the need of lighting light. Research is done by determining the ports to be selected. After the ports are determined, the next step is to find the data of wind velocity and light intensity in each region. Route selection is done by calculating power from wind turbines and solar panels on selected routes. Each ship route is calculated by using Brute Force Algorithm method. This method is useful to determining shipping routes that can generate maximum power and minimum distance. PHP software is used to solve this method. From the research, it is known that route of dispatching ship changes every month to get optimal power. Changes in electrical power is caused by the intensity of light and wind speed. In Indonesia, the intensity of light and wind speed changes every month. Route selection results in one year can be concluded that in September the optimal route is achieved by selecting the initial port is Bakauheni Harbor, followed by Tanjung Priok Port, Merak Port, Semarang Port, Kumai Port, Paciran Port, Tanjung Perak Port, Padangbai Port, Lembar Port and Garongkong Port. The total power generated from solar panels and wind turbines in September is 5628.5 kW. If 2 port routes are selected, Padangbai Port and Lembar Port route are optimal routes based on sunlight duration and wind velocity. The total power of the solar panels generated on this route is 430.13 kW and 36.553 kW for wind turbine.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: panel surya, turbin angin, php, brute force
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM276.A1 Fuel (Including supplies, costs, etc.)
V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM297 Ships Designs and drawings
V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM731 Marine Engines
V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM773 Ship propulsion, Electric
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Engineering > 36202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: DESI ANNIKE PUTRI
Date Deposited: 05 Jul 2021 10:26
Last Modified: 05 Jul 2021 10:26
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/56424

Actions (login required)

View Item View Item