Karakterisasi Struktur dan Sifat Mekanik Keramik Nano Zirkon dengan Sinter Konvensional dan Arc Plasma Sintering

Anggrainy, Anita and Pratapa, Suminar (2018) Karakterisasi Struktur dan Sifat Mekanik Keramik Nano Zirkon dengan Sinter Konvensional dan Arc Plasma Sintering. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
01111440000061-Undergraduate_Theses.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sifat struktur dan sifat mekanik keramik nano zirkon dengan metode sinter konvensional dan Arc Plasma Sintering (APS). Bahan dasar yang digunakan yaitu serbuk nano zirkon hasil sintesis pasir zirkon alam dari Kereng Pangi, Kalimantan Tengah. Serbuk nano zirkon hasil sintesis disinter dengan metode sinter konvensional dan APS. Pada metode sinter konvensional, sebanyak 1 gram serbuk nano zirkon dikompaksi dengan alat kompasi konvensional selama 3 menit sehingga diperoleh sampel berbentuk pelet silinder. Kemudian sampel disinter dengan variasi temperatur 1100 C, 1200 C, dan 1300 C dengan waktu penahanan selama 5 jam sehingga diperoleh keramik nano zirkon kovensional. Selanjutnya keramik nano zirkon hasil sinter konvensional diuji karakterisasi dengan pengujian X-Ray Difractometer (XRD), densitas, porositas, kekerasan dan Scanning Electron Microscope (SEM). Sedangkan pada metode APS, sebanyak 1,5 gram serbuk nano zirkon dikompaksi dengan APS sehingga diperoleh sampel berbentuk pelet silinder. Kemudian sampel disinter dengan variasi arus sebesar 50 A dan 60 A dengan waktu penahanan masing-masing selama 4 menit dan 8 menit. Keramik nano zirkon APS yang diperoleh diuji karakterisasi dengan pengujian XRD, densitas, porositas, kekerasan, dan SEM. Dari hasil analisis data XRD, pada keramik nano zirkon konvensional teridentifikasi fasa tunggal zirkon. Sedangkan pada keramik nano zirkon APS sisi atas teridentifikasi terbentuknya fasa zirkon dan zirkonia monoklinik. Dan pada keramik nano zirkon APS sisi bawah teridentifikasi fasa zirkon dan zirkonia tetragonal. Ukuran kristal zirkon tertinggi keramik nano zirkon konvensional pada sampel keramik nano zirkon 1300 yaitu 263 nm. Sedangkan dengan metode APS, ukuran kristal tertinggi pada sampel keramik 60/8 sisi atas yaitu 216 nm. Dari hasil uji densitas keramik nano zirkon konvensional didapatkan nilai densitas bulk terbesar pada sampel keramik nano zirkon 1300 yaitu 4,24 g/cm3 dan memiliki porositas terkecil yaitu 9,2%. Sedangkan pada keramik nano zirkon APS nilai densitas bulk terbesar pada sampel keramik nano zirkon 60/8 sisi atas yaitu 4,34 g/cm3 dengan porositas terkecil 7,1%. Berdasarkan hasil uji Microhardness Vickers didapatkan nilai kekerasan terbesar pada keramik nano zirkon konvensional 1300 yaitu 1,98 GPa, dan pada keramik nano zirkon APS 60/8 sisi atas sebesar 5,36 GPa. Uji SEM menampilkan bentuk topografi kerapatan dan porositas, pada keramik nano zirkon 1300 mempunyai kerapatan yang lebih halus dan pori-porinya tampak kecil, sedangkan pada keramik nano zirkon APS 60/8 sisi atas mempunyai kerapatan yang paling baik dan pori-pori antar partikel sangat kecil. =========================================================

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Arc Plasma Sintering, keramik, sinter konvensional, zirkon
Subjects: Q Science > QC Physics > QC320 Heat transfer
Q Science > QD Chemistry > QD471 Chemical compounds - Structure and formulas
Q Science > QD Chemistry > QD63 Extraction
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Physics > 45201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Anita Dwi Anggrainy
Date Deposited: 28 Jun 2021 06:31
Last Modified: 28 Jun 2021 06:31
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/56604

Actions (login required)

View Item View Item