Analisis Perpindahan Panas Mesin Pengering Ikan Terhadap Pengaruh Variasi Massa Ikan Dan Kecepatan Blower

Izdiharrudin, Mokhammad Fahmi (2018) Analisis Perpindahan Panas Mesin Pengering Ikan Terhadap Pengaruh Variasi Massa Ikan Dan Kecepatan Blower. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
Laporan TA_Mokh. Fahmi Izdiharrudin_02311440000028new.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Pada proses pengeringan ikan tradisional masih belum memenuhi norma persyaratan keamanan dan kesehatan pangan sesuai dengan Good Manufacturing Practices (GMP). Oleh karena itu, diperlukan rancangan teknologi proses pengeringan ikan untuk standar kesehatan pangan dan kecepatan pengeringan yang baik. Dari hasil eksperimen yang dilakukan di Surabaya dengan nilai iradiasi rata – rata sebesar 1.8 – 1023.85 W/m2 dan ukuran chamber pada mesin pengering ikan 60 cm x 80 cm x 120 cm didapatkan hasil moisture content akhir ikan dibawah 10 % selama 6 jam. Proses pengeringan dimulai dari jam 09.00 sampai 14.00 WIB dengan kapasitas pengering 1 kg. Dalam memperbesar kapasitas pengeringan diharapkan mampu menghasilkan produksi ikan lebih banyak. Dengan metode simulasi Computational Fluid Dynamics pada kondisi steady state yang memanfaatkan perhitungan momentum, energi, kontinuitas, dan persamaan radiasi S2S (Surface to Surface) dilakukan variasi massa ikan 2 kg dan 5 kg. Didapatkan hasil bahwa dengan massa ikan 5 kg sudah tidak mampu mengeringkan ikan dalam waktu 6 jam. Akan tetapi untuk massa 2 kg mampu mengeringkan ikan dengan efisiensi pengeringan ikan mencapai 19 % dengan kecepatan blower 1500 RPM. Untuk mempercepat proses pengeringan akan dilakukan penambahan kecepatan blower ikan sebesar 1650 RPM dan 1850 RPM dengan yang mampu melepaskan kalor sebesar 89.11 W, 89.95 W dan efisiensi sebesar 23 %. ======================================================================================== In traditional fish drying process still not request the norm of food safety and health requirements accordance with Good Manufacturing Practices (GMP). Therefore, it is necessary to design the technology of fish drying process for health food and fast drying. From the experimental results conducted in Surabaya with an average irradiation value of 1.8 - 1023.85 W / m2 and chamber size on fish drying machine 60 cm x 80 cm x 120 cm obtain results of final moisture content fish below 10% for 6 hours. The drying process starts from 09.00 to 14.00 WIB with a dryer capacity of 1 kg. In increasing the drying capacity is expected to produce more fish production. With Computational Fluid Dynamics simulation method in steady state condition that utilizes momentum calculation, energy, continuity, and the radiation equation of S2S (Surface to Surface) can modelling variation of mass for 2 kg and 5 kg. It was found that with a mass of 5 kg fish was not be able to dry the fish within 6 hours. However, for a mass of 2 kg can be dry fish with fish drying efficiency reaches 19% with blower speed 1500 RPM. To optimilize the drying process will be increase speed of blower for 1650 RPM and 1850 RPM with the ability to produce heat of 89.11 W, 89.95 W and efficiency of 23%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ230 Machine design
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Physics Engineering > 30201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mokh. Fahmi Izdiharrudin
Date Deposited: 05 Jul 2021 10:39
Last Modified: 05 Jul 2021 10:39
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/56606

Actions (login required)

View Item View Item