Analisis Kinerja Peralatan Bongkar Muat Curah Kering Aluminium di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) INALUM Sumatera Utara

Farhan, Muhammad (2018) Analisis Kinerja Peralatan Bongkar Muat Curah Kering Aluminium di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) INALUM Sumatera Utara. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
04211440000068-Undergraduate_Theses.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Dalam proses memproduksi Aluminium seperti Aluminium Ingot dan juga Aluminium Billet, PT. INALUM harus mengimport bahan baku curah kering seperti, Alumina, CPC, dan juga CTP dari local maupun interlokal. Dalam melaksanakan kegiatan bongkar muatnya menjadi lebih mudah, PT.INALUM membangun terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) dalam mempermudah proses bongkar muat. Saat ini PT.INALUM melakukan kegiatan bongkar sudah menggunakan dengan sistem conveyor. Meskipun PT. INALUM dalam melakukan kegiatan proses bongkar sudah menggunakan peralatan alat bongkar berupa unloader, tetapi kinerja waktu yang dihasilkan masih terlalu lama dalam proses bongkar. Untuk mempercepat proses bongkar, perlu dilakukannya optimalisasi pada layanan-layanan yang tersedia di dermaga TUKS INALUM. Layanan yang tersedia yaitu, layanan kapal, layanan bongkar, dan layanan pengangkutan. Dari layanan tersebut akan dibuat 3 skenario (low, middle, dan high) dari masing-masing layanan yang ada, sehingga akan ada 9 skenario dan akan dipilih skenario terbaik dari 9 skenario tersebut pada saat melakukan proses bongkar muatan curah kering di dermaga TUKS INALUM. 9 skenario yang dibuat akan dikembangkan menjadi sebuah model simulasi, simulasi tersebut menggunakan perangkat lunak ARENA 14.0. Hasil yang diperoleh dari model yang telah dijalankan mendapatkan 2 parameter yaitu rata-rata waktu bongkar dan Volume Throughput keseluruhan yang masuk ke dermaga selama setahun. Rata-rata waktu bongkar yang diperoleh pada 9 skenario adalah sebagai berikut. Pada skenario 1 adalah CPC 42.84 jam, CTP 20.91 jam, dan Alumina 148.09 jam. Pada skenario 2 adalah CPC 57.54 jam, CTP 35.35 jam, dan Alumina 163.37 jam. Pada skenario 3 adalah CPC 60.09 jam, CTP 45.43, dan Alumina 164.5 jam. Pada skenario 4 adalah CPC 2.5 jam, CTP 16.3 jam, dan Alumina 92.75 jam. Pada skenario 5 adalah CPC 30.69 jam, CTP 20.49 jam, dan Alumina 93.94 jam. Pada skenario 6 adalah CPC 30.5 jam, CTP 17.39 jam, dan Alumina 93.5 jam. Pada skenario 7 adalah CPC 24.79 jam, CTP 16.89 jam, dan Alumina 78.19 jam. Pada skenario 8 adalah CPC 26 jam, CTP 17.71 jam, dan Alumina 78.35 jam. Dan pada skenario 9 adalah CPC 26.09 jam, CTP 15.43 jam, dan Alumina 78.55 jam. Dan untuk rata-rata Volume Troughput keseluruhan yang diperoleh adalah sebagai berikut. Pada skenario 1 adalah 437281 ton. Pada skenario 2 adalah 447669 ton. Pada skenario 3 adalah 556028 ton. Pada skenario 4 adalah 499256 ton. Pada skenario 5 adalah 554622 ton. Pada skenario 6 adalah 570212 ton. Pada skenario 7 adalah 464109 ton. Pada skenario 8 adalah 506911 ton. Dan pada skenario 9 adalah 567048 ton. Dari hasil yang didapatkan tersebut maka, skenario yang dipilih untuk dioptimalisasikan adalah skenario 6. Karena waktu bongkar dan volume troughput yang efektif. Kata Kunci :Kinerja Peralatan, Simulasi ARENA, Optimalisasi, Waktu Bongkar, Volume Througput

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kinerja Peralatan, Simulasi ARENA, Optimalisasi, Waktu Bongkar, Volume Througput
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Depositing User: Muhammad Farhan
Date Deposited: 09 Jul 2021 09:56
Last Modified: 09 Jul 2021 09:56
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/56663

Actions (login required)

View Item View Item