Analisis Pertumbuhan Ekonomi Wilayah DI Jawa Timur Pada Tahun 2013 - 2016

Asih, Astry (2018) Analisis Pertumbuhan Ekonomi Wilayah DI Jawa Timur Pada Tahun 2013 - 2016. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
10611500000073-Non_Degree.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator penting dalam mengukur pembangunan keberhasilan suatu wilayah. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai PDRB yang disalurkan guna pelaksanaan pembangunan ekonomi dibeberapa sektor seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, listrik, pariwisata, dan lain-lain. Perekonomian Jawa Timur pada tahun 2016 mengalami nilai tambah atas harga konstan 2010 sebesar Rp. 1.405,24 triliun. Nilai ini setara dengan 14,65 persen perekonomian nasional dan lebih tinggi dibanding tahun 2015 sebesar 14,53 persen. Besarnya nilai tersebut tidak lepas dari peran 38 kabupaten/kota dengan kondisi geografis dan sosial budaya yang beragam antar wilayah. Beberapa upaya pembangunan proyek infrastruktur dilakukan di Jawa Timur guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, dalam penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara pertumbuhan ekonomi (PDRB) di Jawa Timur dengan kondisi infrastruktur yang mempengaruhi menggunakan analisis regresi. Berdasarkan analisis didapatkan bahwa model terbaik yang terpilih adalah FEM Individu dengan variabel yang berpengaruh signifikan adalah volume air disalurkan, akomodasi hotel dan sarana kesehatan serta persentase kebaikan model sebesar 99%. Secara keseluruhan Kota Surabaya sebagai kota di Jawa Timur yang unggul dalam beberapa faktor. ============================================================ Economic growth is an important indicator in measuring the development of a region's success. It can be seen from the value of GRDP that is channeled for the implementation of economic development in some sectors such as education, health, clean water, electricity, tourism, and others. The economy of East Java in 2016 has added value at constant 2010 prices of Rp. 1,405.24 trillion. This value is equivalent to 14.65 percent of the national economy and higher than the year 2015 of 14.53 percent. The amount of value is not separated from the role of 38 districts / cities with varying geographic and socio-cultural conditions between regions. Several infrastructure development projects were undertaken in East Java to improve community welfare. Therefore, in this study wanted to know the relationship between economic growth (GRDP) in East Java with the condition of infrastructure that influence using regression analysis. Based on the analysis it is found that the best model chosen is the multiple regression model with the model equation obtained is as well as the percentage of model goodness of 99%. Overall the city of Surabaya as a city in East Java is superior in several factors such as the volume of water channeled, educational and health facilities.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: RSSB 519.535 Asi a
Uncontrolled Keywords: Infrastruktur, Pertumbuhan Ekonomi, Regresi Data Panel
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General) > H61.4 Forecasting in the social sciences
Q Science > QA Mathematics > QA278.2 Regression Analysis. Logistic regression
Divisions: Faculty of Vocational > 49501-Business Statistics
Depositing User: Astry Asih
Date Deposited: 19 Dec 2018 03:38
Last Modified: 20 Jan 2021 07:34
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/58896

Actions (login required)

View Item View Item