Studi Parametrik Analisa Kelelahan pada Sistem Tambat External Turret

Sabana, Norman Mahdar (2018) Studi Parametrik Analisa Kelelahan pada Sistem Tambat External Turret. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
04111550012002-Master_Thesis.pdf - Accepted Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Thesis ini membahas mengenai studi parametrik umur kelelahan pada sistem tambat Floating LNG. Beberapa kasus parametrical didesain untuk mengetahui pengaruh pretension sistem tambat, kedalaman perairan, dan komponen beban gelombang (orde 1 dan orde 2) terhadap umur kelelahan sistem tambat turret. Objek dalam penelitian ini adalah Floating LNG dengan sistem tambat eksternal turret yang beroperasi pada kedalaman 602m. Sistem tambat terdiri dari 12 tali tambat yang tersusun dalam tiga grup dimana tiap grup terdiri dari 4 tali tambat. Simulasi time domain digunakan dalam perhitunan respon dinamis dan tegangan pada tali tambat. Umur kelelahan diperkirakan menggunakan metode perhitungan rainflow, kurva T-N dan kaidah Palmgren-Miner. Hasil analisis untuk kasus pretension tali tambat menunjukkan bahwa studi kasus 2 dengan pretension terendah (14%MBL) memberikan umur kelelahan terpendek sebesar 1814.20 tahun, dibandingkan dengan studi kasus 1 (18%MBL) dan studi kasus 3 (22%MBL) dengan umur kelelahan masing-masing 2034.61 tahun dan 2983.33 tahun. Meskipun memiliki tegangan tali tambat terendah, studi kasus 2 memiliki rentang tegangan yang lebih besar sehingga menyebabkan meningkatnya fatigue damage. Bertambahnya kedalaman perairan akan menyebabkan meningkatnya panjang tali tambat, berat tali tambat sehingga akan menyebabkan meningkatnya fatigue damage. Hal ini terlihat pada studi kasus 5 (kedalaman 903m), yang mana menghasilkan umur kelelahan terendah yakni 1842.65 tahun dibandingkan studi kasus 1 (kedalaman 602m) dan studi kasus 4 (kedalaman 301m) dengan umur kelelahan masing-masing 2983.33 tahun dan 3363.62 tahun. Untuk kasus variasi beban gelombang, komponen gelombang orde 1 menghasilkan umur kelelahan yang lebih pendek dibandingkan komponen orde 2, yakni masing-masing 1186.71 tahun dan 2872.47 tahun. Meskipun komponen gelombang orde 1 memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap respon gerak dan tegangan tali tambat pada struktur tertambat, namun komponen ini menyebabkan fatigue damage yang lebih besar dibandingkan komponen gelombang orde 2.===============================================================This thesis presents the parametric study of fatigue life applied on turret-moored Floating LNG. Several parametrical cases were designed to investigate the influence of mooring line pretension, water depth and wave load component (1st order and 2nd order wave load) on the fatigue life of turret mooring systems. The object is Floating LNG with permanent external turret mooring operated in 602m water depth. The mooring system consists of 12 catenary lines arranged in 3 group with 4 lines of each. Time domain simulation applied to calculated coupled dynamic response and mooring lines tension. Fatigue life assessed using rainflow counting method, T-N curves and Palmgren-Miner rule. Analysis results for mooring pretension show that case study 2 with lowest pretension (14%MBL) yields shortest mooring fatigue life of 1814.20 years compared to case study 1 (18%MBL) and case study 3 (22%MBL) with 2034.61 years and 2983.33 years respectively. Despite has the lowest dynamic line tension, case study 2 has larger tension range that results in the increased of fatigue damage. The increase in water depth will increase mooring line length, weight and so it results in the increased of fatigue damage. This is reflected in case study 5 (903m water depth), which has shortest mooring fatigue life of 1842.65 years compare to case study 1 (602m water depth) and case study 4 (301m water depth) with 2983.33 years and 3363.62 years respectively. For the case of wave load type, 1st order wave component yields shorter mooring fatigue life of 1186.71 years compared to 2nd order wave component with mooring fatigue life of 2872.47 years. Although the 1st order wave component has less effect in global motion response and line tension on moored vessel, its induced higher fatigue damage than 2nd order wave component.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTKe 627.32 Sab p
Uncontrolled Keywords: External turret, Fatigue life, Mooring lines, Pretension, Water depth, Wave load
Subjects: T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC1680 Offshore structures
V Naval Science > VK > VK361 Mooring of ships. Dry docks
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Ocean Engineering > 38101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Mr Norman Mahdar Sabana
Date Deposited: 18 Dec 2020 07:19
Last Modified: 18 Dec 2020 07:19
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/59109

Actions (login required)

View Item View Item