Desain Sepeda untuk Anak dengan Cerebral Palsy Spastik Usia 6-12 Tahun Sebagai Sarana Peningkatan Interaksi Anak dan Orang Tua dengan Konsep Fun Therapy

Soedjito, Elly Fitriana (2018) Desain Sepeda untuk Anak dengan Cerebral Palsy Spastik Usia 6-12 Tahun Sebagai Sarana Peningkatan Interaksi Anak dan Orang Tua dengan Konsep Fun Therapy. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3413100126-Undergraduate_Theses.pdf - Accepted Version

Download (4MB) | Preview

Abstract

Cerebral Palsy (CP) adalah kondisi kelainan gerak yang menyebabkan kemampuan motorik seseorang menjadi tergangggu. Di Indonesia jumlah anak yang menderita CP mencapai 5,5 per 1000. Meskipun tidak dapat disembuhkan, kemampuan motorik anak dengan CP dapat diperbaiki dengan cara terapi, salah satunya adalah sepeda untuk perkembangan kemampuan fungsional mereka. Akan tetapi di Indonesia saat ini pelaksanaan terapi menggunakan sepeda masih belum mendapatkan perhatian karena masih harus mengimpor dari luar negeri atau memodifikasi sendiri. Selain itu, sepeda yang ada saat ini masih sepeda yang digunakan oleh anak seorang diri sehingga kekurangan fungsi interaksi untuk meningkatkan kemampuan sosial anak. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan in-depth interview bersama terapis sekaligus shadowing kepada target pengguna. Untuk menguji produk dilakukan metode prototyping dan usability test. Hal ini menghasilkan beberapa kebutuhan yaitu: orang tua akan ikut mengemudikan sepeda, pengaplikasian pengaman pada titik-titik kritis dudukan anak, dan konsep terapi yang menyenangkan. Karena itulah sepeda untuk anak dengan Cerebral Palsy yang juga sebagai sarana peningkatan interaksi dengan orang tua ini diterapkan sebagai pendukung terapi lanjutan di rumah, sehingga anak tidak hanya melakukan terapi tetapi juga berinteraksi untuk meningkatkan kemampuan sosialnya. ========================================================= Cerebral Palsy (CP) is a disorder that causes a person's motor skills to become disabled. In Indonesia the number of children suffering from CP reaches 5.5 per 1000. Although it can't be cured, their motor skills can be improved by therapy, including a bicycle for the development of their functional skills. However, in Indonesia the implementation of therapy using the bike still has not received attention because it has to import from abroad or modify it by themeselves. In addition, the current bicycle is still a bicycle used by the child himself so its interaction function with their parents is less achieved. The method is done by doing in-depth interview with the therapist as well as shadowing to the target users. To test the product is done by making prototype and usability test. This results in several needs: parents will join cycling to control, apply safety at the critical points of the child's seat, and apply fun therapy as its concept. That's why this bicycle that has interaction function is applied to make children with Cerebral Palsy not only doing fun therapy but also interacting with the parents to enhance their social skills.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSDP 629.227 2 Soe d
Uncontrolled Keywords: Cerebral Palsy; fun therapy; interaksi; sepeda
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Architecture, Design, and Planning > Industrial Product Design > 90231-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Elly Fitriana
Date Deposited: 06 Dec 2018 03:23
Last Modified: 12 Oct 2020 04:44
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/59415

Actions (login required)

View Item View Item