Phantom Jaringan Lemak untuk Koreksi Kondisi Obesitas pada Pencitraan Menggunakan Radiografi Digital

Wakidi, Levana Forra (2018) Phantom Jaringan Lemak untuk Koreksi Kondisi Obesitas pada Pencitraan Menggunakan Radiografi Digital. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
02311650010009-Master-Thesis.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Sinar-X telah banyak digunakan dalam medis seperti diagnosis. Tantangan pada diagnosis pencitraan adalah menghasilkan kualitas gambar yang baik. Salah satu parameter kualitas gambar adalah kekontrasan gambar. Permasalahan pada teknik radiografi adalah membedakan setiap jaringan di dalam tubuh seperti jaringan lemak. Hal yang dapat dilakukan sebagai solusi adalah meningkatkan dosimetri sinar-X. Hanya saja, peningkatan dosimetri akan mempengaruhi kualitas citra sehingga diperlukan pengaturan dosimetri yang tepat sesuai dengan konsep ALARA. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor koreksi kondisi obesitas yang berbeda serta mendapatkan perbaikan kontras pada pencitraan menggunakan radiografi digital. Obyek pengukuran menggunakan phantom standar yang digunakan sebagai acuan, yang kemudian ditambahkan phantom jaringan lemak buatan dengan ketebalan 2 cm, 5 cm dan 8 cm, dengan nilai kerapatan 0,9 g/ml nilai kerapatan yang sama dengan jaringan lemak dalam tubuh. Penyinaran sinar-X dilakukan menggunakan pesawat radiografi digital dengan variasi daya 90 - 117 KV dan 125 & 200 mAs serta pada jarak 150 cm. Parameter kV, mAs dan jarak menghasilkan nilai intensitas radiasi. Intensitas sebelum melewati jaringan (I0) berbeda dengan intensitas setelah melewati jaringan (I). Dari pengukuran intensitas ini akan didapatkan nilai faktor koreksi, selanjutnya gambar yang dihasilkan melalui penyinaran ini akan diolah untuk memperoleh nilai CNR. Peneliti menggunakan Metode Contrast-limited adaptive histogram equalization (CLAHE) dengan faktor koreksi α pada persamaan eksponential. Metode CLAHE akan meningkatkan Nilai CNR pada saat obyek menggunakan phantom jaringan lemak dengan ketebalan yang berbeda. Dari penelitian ini dihasilkan nilai faktor koreksi phantom jaringan lemak terhadap phantom standar pada 125 mAs sebesar 1.402 untuk ketebalan 2 cm, 1.832 untuk ketebalan 5 cm dan 2.079 pada ketebalan 8 cm, pada 200 mAs sebesar 2.243 untuk ketebalan 2 cm, 2.932 untuk ketebalan 5 cm dan 3.328 pada ketebalan 8 cm. Setelah metode Clahe nilai error pada 125 mAs dengan α = 0.4 pada ketebalan 2 cm sebesar 0.94, α = 0.6 pada ketebalan 5 cm sebesar 0.86 dan α = 0.6 pada ketebalan 8 cm sebesar 1.3 sedangkan pada 200 mAs dengan α = 0.8 pada ketebalan 2 cm sebesar 0.48, pada ketebalan 5 cm sebesar 2.35 dan pada ketebalan 8 cm sebesar 2.5. =========================================================X-ray has been widely used in medical world such as diagnosis. The interaction of X-ray with tissue is the basis of diagnostic imaging techniques. The image quality produced by X-ray applications is the contrast between soft tissues like fat tissue. The image contrast depends on the nature of mass attenuation and tissue thickness in the body. This becomes a problem for patients with obesity.This study aims to determine the correction factors for obesity conditions and to get improvements of contrast in imaging using digital radiography. The measurement object is the standar phantom used as the reference, then is added with artificial fat tissue phantom with thickness 2,5 and 8 cm. The density is 0,9 g/ml equal to the fat tissue in the body. The X-ray radiation exposure applies digital radiography with power variations 90 – 117 KV and 125 & 200 mAs in distance 150 cm.kV, mAs, and distance parameters result in radiation intensity value. The intensity before passing the tissue (I0) is different with the intensity after passing the tissue (I). This happens when photons hit the electron atomic of the biologic tissue so the interactions such as absorption, deflection or transmission occur. From the intensity measurement, the correction factor value is obtained. Then, the image produced by this exposure will be processed to obtain CNR value. The researcher applies contrast-limited adaptive histogram equalization method (CLAHE) with correction factor α in the exponential equation. CLAHE method will increase CNR value when the object uses fat tissue phantom with various thickness.The study results show that the correction factor value of fat tissue phantom to standar phantom in 125 mAs is 1.402 for 2 cm thickness, 1.832 for 5 cm thickness and 2.079 for 8 cm thickness, the value in 200 mAs is 2.243 for 2 cm thickness, 2.932 for 5 cm thickness, and 3.328 for 8 cm thickness. After the CLAHE method, the error number in 125 mAs with α = 0.4 in 2 cm thickness is 0.94, α = 0.6 in 5 cm thickness is 0.86 and α = 0.6 in 8 cm thickness is 1.3, whereas in 200 mAs with α = 0.8 in 2 cm thickness is 0.48, in 5 cm thickness is 2.35 and in 8 cm thickness is 2.5.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTF 539.722 2 Wak p
Uncontrolled Keywords: Sinar-X, CLAHE, Jaringan lemak, kontras gambar, dosimetri radiasi
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Physics Engineering > 30101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Levana Forra Wakidi
Date Deposited: 09 Oct 2020 05:58
Last Modified: 09 Oct 2020 05:59
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/59465

Actions (login required)

View Item View Item