Studi Eksperimen Pengaruh Variasi Kecepatan Carrying Air Blower Terhadap Laju Pembakaran Bahan Bakar Batubara

Nursatria, Aldo (2015) Studi Eksperimen Pengaruh Variasi Kecepatan Carrying Air Blower Terhadap Laju Pembakaran Bahan Bakar Batubara. Undergraduate thesis, Institut Technology Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2111106008-Undergradute Thesis.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Coal-oil burner telah dikemukakan untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak solar selama proses pembakaran (firing) pada start-up boiler dimana minyak solar dan batubara sebagai bahan bakar utamanya. Konsumsi bahan bakar minyak solar hanya digunakan untuk membantu penyalaan pada bahan bakar batubara yang dilakukan secara bertahap untuk mendapatkan nyala api yang diperlukan. Nyala api yang terjadi dipengaruhi oleh lamanya waktu bahan bakar batubara dapat terbakar dengan baik. Pada tugas akhir ini, dirancang sebuah model sistem dinamakan coal-oil burner dalam upaya untuk meningkatkan efisiensi dari proses pembakaran pada start-up boiler. Sistem coal-oil burner tersebut memiliki dua bagian, bagian pertama adalah sistem aliran pipa sebagai tempat bercampurnya bahan bakar (coal) dan udara yang dilengkapi venturi dengan ukuran diameter 40mm - 100mm. Bagian kedua adalah sistem aliran pipa sebagai tempat mengalirkan secondary air serta ignitor dari coal-oil burner untuk menyalakan bahan bakar dengan ukuran diameter pipa (d) sebesar 100mm serta panjang pipa (p) sebesar 1005mm. Bagian ini terdapat 2 chamber, masing - masing mempunyai fin dengan kemiringan 60 derajat, serta open chamber dimana proses nyala api diukur. Untuk pengukuran kecepatan carrying air yang divariasikan, digunakan anemometer sebagai alat ukurnya. Serta untuk mengetahui kecepatan swirler vi air blower digunakan pitot tube sebagai alat ukurnya dan swirler air tersebut bersifat konstan. Setelah nyala api stabil, akan diambil data panjang nyala api, waktu habisnya bahan bakar batubara dengan massa 2kg, serta laju pembakaran per satuan panjang nyala dengan variasi kecepatan carrying air. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa nilai rasio udara dan bahan bakar yang diperoleh dalam chamber 1 : 3.528 dengan kecepatan 13.7 m/s serta laju pembakaran per satuan panjang nyala api yang paling besar adalah 86.387 kg/h.m dengan kecepatan carrying air sebesar 17.2 m/s. Sehingga semakin tinggi laju pembakaran maka semakin besar konsumsi bahan bakar batubara serta semakin tinggi pula turbulensi nyala yang mengakibatkan peningkatan masuknya oksigen kedalam nyala api dan pencampuran antarra oksigen dan bahan bakar sehingga meningkatkan laju pembakaran. ==================================================================================================== Coal-oil burner has been proposed to reduce the consumption of diesel fuel during the combustion process (firing) in the start-up of the boiler where the diesel oil and coal as its primary fuel. Consumption of diesel fuel is only used to assist the coal fuel ignition is achieved in stages to obtain the required flame. The flame that occur are influenced by the length of time the fuel can be burned coal well. In this thesis, we designed a system model called coal-oil burner in an effort to improve the efficiency of the combustion process in the boiler start-up. Coal-oil burner system has two parts, the first part is a pipe flow system as a mixing of fuel (coal) and venturi air equipped with a diameter of 40mm - 100mm. The second part is a pipe flow system as a secondary air flow as well as the ignitor of coal-oil burner to ignite the fuel with the size of the pipe diameter (d) of 100mm and length of pipe (p) of 1005mm. This section there are two chambers, respectively - each have a fin with a slope of 60 degrees, and an open chamber where the flame was measured. For the measurement of air velocity anemometer used to varied the speed of pulverized coal. As well as to determine the speed of the blower air swirler pitot tube used as a measuring tool. Once the flame is stable, the data will be taken flame length, time of coal to fuel exhaustion of mass 2kg, as well as the burning rate per unit length of the flame with speed of carrying air variation. viii The results from the study that the value of the ratio of air and fuel obtained in chamber 1: 3.528 with speed 13.7 m / s as well as the rate of burning per a unit of length flame most are 86.387 kg per h.m with speed carrying of air by 17.2 m / s. so that the higher the rate of burning fuel consumption the more large coal as well as the higher flame also turbulence results in an increase of oxygen into the entrance of a flame of fire and mixing between oxygen and fuel so as to increase the rate of burning .

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSM 621.402 3 Nur s
Uncontrolled Keywords: bahan bakar batubara; bahan bakar minyak solar; laju pembakaran; coal-oul burner; start-up
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 05 Nov 2018 06:19
Last Modified: 05 Nov 2018 06:19
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/59932

Actions (login required)

View Item View Item