Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Indeks Ketahanan Pangan Beras Menggunakan Pendekatan Regresi Nonparametrik Spline Di Provinsi Jawa Timur

Fandaprofita, Windi (2015) Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Indeks Ketahanan Pangan Beras Menggunakan Pendekatan Regresi Nonparametrik Spline Di Provinsi Jawa Timur. Undergraduate thesis, Institut Technology Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
1311100030-Undergraduate Thesis.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pangan merupakan kebutuhan dasar yang permintaannya terus meningkat seiring dengan perkembangan jumlah penduduk. Indikator untuk mengukur ketersediaan pangan adalah dengan Indeks Ketahanan Pangan. Situasi ketahanan pangan di Indonesia belum tahan pangan berdasarkan data konsumsi Susenas 2013. Konsumsi pangan beras di Jawa Timur jauh lebih tinggi diantara negara Asia lainnya yakni 88,6 Kg/kapita/tahun. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap indeks ketahanan pangan beras. Dalam penelitian ini dilakukan pemodelan indeks ketahanan pangan beras dengan menggunakan metode regresi nonparametrik spline. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan didapatkan lima variabel yang berpengaruh terhadap indeks ketahanan pangan, yakni persentase produksi padi, rata-rata pengeluaran perkapita, indeks daya beli, persentase luas panen, dan kepadatan penduduk. Model nonparametrik yang terbentuk menghasilkan koefisien determinasi sebesar 90,64%. Kombinasi knot terbaik untuk model adalah 2,3,2,3,3 dengan nilai GCV adalah 4,00653. ===================================================================================================== The nutrition requirement is one of important thing that must be fulfilled in line with the increasing of population growth. The availability of nutritial requirement can be measured by an indicator named food security index. According to the data confrom SUSENAS 2013, the Indonesian food security is on bad situation, which can not fulfill all need of population. Besides, East Java has food consumption of rice higher than ASIA countries in level 88,6 kg/capita/years. Therefore, this research is arranged to determine the factors which influencing the food security index by using spline nonparametric regression. The purpose of this analysis stands for getting the model representating how much of the factor influencing the food security index. Based on the analysisis, there are five factor which influence sicnificantly for the model. They are the presentage production of rice, the average outcome percapita for rice sector, the purchasing power index, the presentage harvested area, and the population density. The coefficient of determination of nonparamketric model is 90,64%. The best knot combination for them model is 2,3,2,3,3 and the GCV value is 4,00653.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSSt 519.536 Fan a
Uncontrolled Keywords: Indeks Ketahanan Pangan Beras, Regresi Nonparametrik Spline, GCV, Knot
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA278.2 Regression Analysis
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Statistics > 49201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 21 Nov 2018 02:52
Last Modified: 21 Nov 2018 02:52
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/59974

Actions (login required)

View Item View Item