Kajian Mikroplastik di Udara Ambien pada Area Road Side Kota Surabaya

Asrin, Nurul Rizki Nur (2019) Kajian Mikroplastik di Udara Ambien pada Area Road Side Kota Surabaya. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03211650012001-MASTER_THESIS.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2023.

Download (31MB) | Request a copy

Abstract

Mikroplastik merupakan partikel plastik yang berukuran kurang dari 5 mm. Ukurannya yang kecil mengakibatkan mikroplastik dapat dengan mudah dicerna oleh organisme. Mikroplastik yang ada di udara akan terhirup dan masuk ke dalam saluran napas. Pencemaran mikroplastik telah menunjukkan distribusi global, namun penelitian tentang mikroplastik di udara masih sangat kurang. Pengambilan sampel partikel mikroplastik dilakukan dua (2) kali di hari kerja. Udara dihisap melalui media filter di dalam corong stainless stell dengan menggunakan pompa vakum hingga partikel tertahan dan terkumpul pada media filter. Kemudian sampel diamati dengan mikroskop digital untuk menentukan kuantitas dan bentuk fisik mikroplastiknya dan dilakukan pengujian spektrofotometri FTIR untuk menentukan komposisi mikroplastik. Mikroplastik yang terdistribusi di setiap lokasi akan dihitung dan dikategorikan sesuai ukuran, bentuk dan komposisi mikroplastik. Kuantitas mikroplastik terbanyak dari ke empat lokasi penelitian adalah Jalan Urip Sumoharjo. Beragam bentuk mikroplastik ditemukan pada lokasi penelitian yaitu fiber/ serat, fragmen dan film. Bentuk pelet tidak ditemukan, dan bentuk fiber merupakan bentuk mikroplastik yang dominan. Mikroplastik dari beberapa polimer yang berbeda, diantaranya yaitu polyethylene terephthalate (PET), polyester, dan cellophane telah didentifikasi. Permasalahan mikroplastik di lingkungan dapat dikendalikan dengan melakukan kolaborasi yang efektif dari undang-undang dan kesadaran masyarakat melalui pendidikan. ================================================================================================ Microplastic is plastic particles smaller than 5 mm. Its small size results in microplastic being easily digested by organisms. Microplastic in the air will be inhaled and into the airways. Microplastic pollution has shown global distribution, but research on microplastic in the air is very lacking. Sampling of microplastic particles is carried out two (2) times on weekdays. The air is sucked through the filter media in a stainless steel funnel using a vacuum pump so that the particles are retained and collected on the filter media. Then the sample was observed with a digital microscope to determine the quantity and microplastic shape and performed FTIR spectrophotometric testing to determine the microplastic composition. Microplastic distributed at each location will be calculated and categorized according to size, shape and microplastic composition. The highest microplastic quantity from the research location is Jalan Urip Sumoharjo. Diverse shapes of microplastics identified on site are fiber, fragments and films. Pellet not found on site, and fiber was the dominant shape of the microplastics. Microplastics of several different polymers are polyethylene terephthalate (PET), polyester, and cellophane were identified. Microplastic problems in the environment can be controlled by effective collaboration of legislation and public awareness through education.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTL 628.53 Asr k-1 2019
Uncontrolled Keywords: Bentuk, Komposisi, Kuantitas, Mikroplastik dan Udara
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD883.5 Air--Pollution
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Environmental Engineering > 25101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Nurul Rizki Nur Asrin
Date Deposited: 21 Sep 2021 18:51
Last Modified: 21 Sep 2021 18:51
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/60537

Actions (login required)

View Item View Item