Analisis Gerak dan Sistem Tambat pada Jembatan Apung; Studi Kasus Jembatan Apung Desa Ujung Alang Kampung Laut Cilacap

Mufid, Muhammad Irfan (2019) Analisis Gerak dan Sistem Tambat pada Jembatan Apung; Studi Kasus Jembatan Apung Desa Ujung Alang Kampung Laut Cilacap. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
Undergraduate Thesis - 04311440000009.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2023.

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Pada penelitian ini akan membahas analisis gerakan jembatan apung dan alternatif penerapan sistem tambat dengan menggunakan tali tambat pada jembatan apung Desa Ujung Alang, Kampung Laut, Cilacap. Jembatan apung yang memiliki panjang 70 m, lebar 5,6 m dan tinggi 7,32 m ini dekembangkan oleh Puslitbang Jalan dan Jembatan Kementrian PUPR dengan tujuan umtuk membuat struktur jembatan yang lebih ekonomis dan tepat guna. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui respon gerakan jembatan apung pada mode gerakan surge, heave dan pitch dalam variasi kondisi kedalaman baik pada saat terapung bebas maupun saat tertambat. Tujuannya untuk mengetahui alternatif konfigurasi sistem tambat yang paling cocok untuk diterapkan. Dengan mempertimbangkan gaya gelombang yang berasal dari laju kapal diketahui RAO maksimum dengan kualitas gerakan terbaik pada kondisi free floating ada pada mode gerakan heave di kedalaman 3 m dengan nilai 1,0 m/m pada saat frekuensi 0,1 rad/s. RAO maksmimum dengan gerakan kualitas terbaik pada kondisi tertambat variasi I ada pada mode gerakan heave di kedalaman 3 m dengan nilai 0,067 m/m pada saat frekuensi 0,1 rad/s. RAO maksmimum dengan gerakan kualitas terbaik pada kondisi tertambat variasi II ada pada mode gerakan heave di kedalaman 3 m dengan nilai 0,059 m/m pada saat frekuensi 0,1 rad/s. Selain gaya gelombang, gaya angin dan gaya arus turut serta mempengaruhi nilai tegangan tali yang terjadi. Tegangan tali maksimum pada sistem tambat dengan nilai paling rendah ada pada konfigurasi tali tambat I di kedalaman 1,02 m (MSL) dengan nilai 2517,4 N. ================================================================================================ This study, discuss about analysis of floating bridge movements and the alternative application of mooring systems using mooring line on the floating bridge in Ujung Alang, Kampung Laut, Cilacap. The floating bridge, which is 70 m long, 5.6 m wide and 7.32 m high, was developed by Puslitbang Jalan dan Jembatan Kementrian PUPR to make economical and effective bridges. This research was conducted to determine the floating bridge movement response in surge, heave and pitch modes with variations in depth conditions both when free floating and tethered. The ultimate goal is to find out the most suitable alternative configuration of the mooring system which can be applied. By considering the wave force due to the velocity of the ship that go on Segara Anakan river, it is known that the maximum RAO with the best movement quality in free floating conditions was in the heave mode at depth 3 m with a value 1.0 m / m when the frequency 0.1 rad / s. The maximum RAO with the best quality movement on tethered conditions variation I was in the heave mode at depth 3 m with a value 0.067 m / m at the frequency 0.1 rad / s. The maximum RAO with the best quality movement on tethered conditions variation II was in the heave mode at depth 3 m with a value 0.059 m / m at the frequency 0.1 rad / s. Besides the influence of wave force, wind force and current force also influence the value of the mooring line tension that occurs. The maximum mooring line tension in the mooring line with the lowest value was in the mooring line configuration I at depth of 1.02 m (MSL) with value 2517.4 N.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSKe 623.829 Muf a-1 2019
Uncontrolled Keywords: Floating Bridge, Pontoon, Mooring System
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA658 Structural design
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering
T Technology > TG Bridge engineering
V Naval Science > VK > VK361 Mooring of ships. Dry docks
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Ocean Engineering > 38201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Muhammad Irfan Mufid
Date Deposited: 27 Sep 2021 02:01
Last Modified: 27 Sep 2021 02:01
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/60725

Actions (login required)

View Item View Item