Analisis dan Perancangan Sistem Bongkar Muat Hewan Ternak di Pelabuhan, Studi Kasus Pelabuhan Rakyat Dungkek, Madura

Khaqiqi, Alwi Sina (2019) Analisis dan Perancangan Sistem Bongkar Muat Hewan Ternak di Pelabuhan, Studi Kasus Pelabuhan Rakyat Dungkek, Madura. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
04411440000005_Undergraduate_Theses.pdf

Download (6MB) | Preview

Abstract

Tingkat pertumbuhan penduduk sebesar 1,2% pertahun membuat tingkat konsumsi daging sapi ikut meningkat dengan rata-rata 2,9 kg/kapita/tahun. Terdapat beberapa tempat yang memproduksi sapi untuk pemenuhan daging tersebut seperti di Madura. Saat ini produksi sapi di Madura salah satunya berasal dari Pulau Sapudi yang dikirim melalui jasa pelayaran dan di bongkar di Pelabuhan Dungkek, Madura. Tetapi proses bongkar muat hewan ternak di Pelabuhan Dungkek masih belum memperhatikan kesejahteraan hewan (animal walfare) dikarenakan belum adanya fasilitas pelabuhan yang menunjang dan kapal tidak bisa sandar. Akibatnya sapi menjadi stres dan harga jual berkurang sekitar 20% dari harga awal. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem bongkar muat hewan ternak yang sesuai. Terdapat beberapa alternatif sistem bongkar muat hewan ternak yaitu dengan merancang alat bongkar muat dan pengembangan pelabuhan yang akan dipilih berdasarkan nilai kelayakan tertinggi. Dalam perancangan alat bongkar muat digunakan Metode House Of Quality (HOQ) yang bertujuan untuk membuat alat yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Selain itu menggunakan metode optimasi untuk mencari ukuran utama alat bongkar muat hewan ternak yang menghasilkan nilai Benefit Cost Ratio (BCR) paling maksimum. Nilai BCR yang diperoleh dari alat bongkar yaitu 1,34 untuk model katamaran dengan mesin, 1,56 katamaran tanpa mesin, 1,33 monohull dengan mesin, dan untuk pengembangan pelabuhan yaitu 1,35 untuk dermaga HDPE, 0,49 untuk dermaga beton, 1,26 untuk pengerukan dermaga dengan penambahan petikemas modifikasi, 1,25 untuk pengerukan dengan penambahan forklift modifikasi, dan 1,29 untuk pengerukan dan penambahan garbarata. Oleh karena itu, dipilih alat bongkar muat dengan model katamaran tanpa mesin yang meiliki nilai kelayakan sebesar 1,56. Kata Kunci — Animal walfare, Benefit Cost Ratio, Bongkar muat hewan ternak, Metode HOQ, Metode Optimasi. ================================================================================================ The population growth rate of 1.2% per year makes the level of beef consumption increase by an average of 2.9 kg / capita / year. There are several places that produce cows to meet needs such as in Madura. At present one of the cattle production in Madura comes from Sapudi Island which was sent through shipping services and was unloaded at Dungkek Port, Madura. However, the process of loading and downloading livestock at the Dungkek Port still does not pay attention to animal welfare because there are no supporting port facilities and the vessel cannot support it. Riding a cow becomes stressful and the selling price decreases by about 20% from the initial price. This study aims to make the system of loading and unloading livestock appropriate. There are several alternative systems for loading and unloading livestock, namely by completing loading and unloading equipment and port development which will be selected based on the highest feasibility value. In the design of loading and unloading equipment, the House Of Quality (HOQ) method is used which offers to make a tool that fits the user's needs. In addition, use the optimization method to find the main size of livestock loading and unloading equipment that produces the highest Benefit Cost Ratio (BCR) value. The BCR values obtained from the loading device are 1.34 for engine catamarans, 1.56 without engines, 1.33 monohull with engines, and for port development 1.35 for HDPE docks, 0.49 for concrete docks, 1.26 for dredging docks with approved modified containers, 1.25 for dredging with approval of modified forklifts, and 1.29 for dredging and changing garbarata. Therefore, choosing a loading and unloading tool with a machine-free catamaran model which has a feasibility value of 1.56. Keywords: Animal welfare, Benefit Cost Ratio, Livestock loading and unloading, HOQ Method, Optimization Method.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSTrL 623.888 1 Kha a-1 2019
Uncontrolled Keywords: Animal walfare, Benefit Cost Ratio, Bongkar muat hewan ternak, Metode HOQ, Metode Optimas
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM311 Catamarans.
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Sea Transportation Engineering > 21207-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Alwi Sina Khaqiqi
Date Deposited: 09 Aug 2021 03:01
Last Modified: 09 Aug 2021 03:01
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/61185

Actions (login required)

View Item View Item