Kajian Pemanfaatan Energi Panas Insinerator untuk Proses Pirolisis Sampah Plastik

Susetyo, Septian Hadi (2019) Kajian Pemanfaatan Energi Panas Insinerator untuk Proses Pirolisis Sampah Plastik. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03211650012006-master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2023.

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penggunaan plastik terus meningkat dengan berkembangnya teknologi, industri, perekonomian dan jumlah penduduk. Peningkatan penggunaan plastik berdampak pada meningkatnya sampah yang dihasilkan. Pengolahan sampah dengan sistem pembakaran (insinerasi) mampu mereduksi volume sampah lebih dari 90% dalam waktu singkat, serta menghasilkan energi panas yang dapat dimanfaatkan lebih lanjut. Pirolisis merupakan salah satu teknologi yang dapat mengkonversi biomass dan plastik menjadi energi. Pirolisis membutuhkan energi yang besar dalam proses pembakarannya, sehingga pirolisis membutuhkan biaya besar dalam proses pengolahannya. Penelitian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan energi panas insinerator untuk proses pirolisis sampah plastik. Penelitian ini menggunakan reaktor pirolisis dan insinerator yang terintegrasi. Reaktor pirolisis terletak didalam insinerator dengan dimensi 15 cm x 15 cm x 25 cm, sedangkan dimensi ruang bakar insinerator sebesar 45 cm x 45 cm x 50 cm. Pirolisis menggunakan sampah plastik PP, PET dan LDPE dengan perlakuan setiap jenis plastik seberat 300 g. Insinerator menggunakan sampah plastik LDPE sebanyak 1.000 g. Gas hasil pirolisis dilakukan resirkulasi dan non resirkulasi kedalam ruang bakar insinerator untuk mengetahui pengaruh terhadap perubahan suhu insinerator. Parameter uji dalam penelitian ini yaitu suhu ruang bakar insinerator, suhu ruang bakar pirolisis dan produk pirolisis. Hasil yang didapatkan, suhu ruang bakar insinerator saat resirkulasi mengalami kenaikan secara flukluatif dengan suhu ruang bakar mencapai 739,4 oC pada pembakaran sampah plastik LDPE dan suhu tertinggi pada ruang bakar pirolisis mencapai 433,3 oC pada pirolisis plastik LDPE. Produk yang dihasilkan dari pirolisis terbaik terjadi pada proses pirolisis dengan waktu pengukuran optimum selama 120 menit. Produk pirolisis plastik PP menghasilkan 0% residu padatan, 70,3 % minyak dan 29,7 % gas. Plastik PET dengan 16 % residu padatan, 6,7% minyak dan 77,3% gas. Plastik LDPE dengan 26,7% residu padatan, 2,7% minyak dan dan 70,7% gas. ================================================================================================ The use of plastic continues to increase with the development of technology, industry, economy and population. Increased use of plastic has an impact on the increase in waste produced. Waste management with an incineration system can reduce the volume of waste by more than 90% in a short time, and produce heat energy which can be utilized further. Pyrolysis is a technology that can convert biomass and plastic into energy. Pyrolysis requires a large amount of energy in the combustion process, so pyrolysis requires large costs in the processing process. This study aims to examine the use of heat energy incinerators for the pyrolysis process of plastic waste. This research used an integrated pyrolysis reactor and incinerator. The pyrolysis reactor was located in an incinerator with dimensions of 15 cm x 15 cm x 25 cm, while the dimensions of the incinerator combustion chamber was 45 cm x 45 cm x 50 cm. Pyrolysis uses PP, PET and LDPE plastic waste with the treatment of each type of plastic weighing 300 g. Incinerator used 1,000 g of LDPE plastic waste. Pyrolysis gas was recirculated and non-recirculated into the incinerator combustion chamber to determine the effect on changes in incinerator temperature. The test parameters in this study were incinerator combustion temperature, pyrolysis combustion temperature and pyrolysis product. The results obtained the temperature of the incinerator combustion chamber increased fluctuatively with the combustion chamber temperature reaching 739.4 0C. the highest temperature in the pyrolysis combustion chamber reached 433.3 0C. Pyrolysis products with the best solid residues were obtained at optimum heating time of 120 minutes. Products of PP pyrolysis in this heating time were 70.3% oil, 29.7% gas, and 0% solid residues. Accordingly, pyrolysis of PET resulted in 77.3% gas, 16% solid residues, and 6.7% oil. Whereas, products from pyrolysis were 70.7% gas, 26.7% solid residues, and 2.7% oil.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTL 628.445 7 Sus k-1 2019
Uncontrolled Keywords: Incineration, Pyrolysis, Recirculation, Non-Recirculation
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD281 Pyrolysis
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD789 Refuse and refuse disposal
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD796 Incineration. Incinerators
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Environmental Engineering > 25101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Septian Hadi Susetyo
Date Deposited: 29 Oct 2021 06:10
Last Modified: 29 Oct 2021 06:10
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/61451

Actions (login required)

View Item View Item