Konsep Desain LNG Mobile Floating Bunkering Vessel di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Abdillah, Hayy Nur (2019) Konsep Desain LNG Mobile Floating Bunkering Vessel di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
04211750010002-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2023.

Download (10MB) | Request a copy

Abstract

Penggunaan LNG sebagai bahan bakar terus meningkat dan semakin dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif yang cukup menjanjikan untuk menggantikan bakan bakar fosil. Transportasi kapal menyumbang emisi global sebesar 3% CO2 dan lebih dari 5% SOx, sehingga dalam perencanaan desain dibuat sistem penggunaan bahan bakar fosil menjadi dual fuel atau gas. LNG bunkering vessel dalam kajian ini menjadi salah satu kompenen penting dalam sebuah rangkaian transportasi dan bahan bakar terutama transportasi kapal di Indonesia. Desain perencanaan teknis berupa lines plan, general arranggement LNG mobile floating bunkering vessel memiliki ukuran utama Loa: 54.86 m, Lpp: 53.66 m, B: 15 m, H: 5 m, T: 4 m, Cb: 0.822 dengan kapasitas angkut 1400 m3 LNG. Hasil analisia stabilitas dilakukan pada dua kondisi ekstrem yaitu muatan penuh dan muatan kosong. Pada kondisi muatan penuh memiliki nilai GZ maksimum 2.39 m dan besarnya nilai GMt adalah 6.603 m. Pada kondisi muatan kosong memiliki nilai GZ maksimum 3.468 m dan besarnya nilai GMt adalah 16.48 m. Kedua kondisi dianalisa menggunakan tiga kriteria stabilitas berdasarkan regulasi barge carrying hazardous liquids, pontoons, IMO A 749(18) dengan hasil seluruh kondisi memenuhi kriteria yang disyaratkan. LNG yang disimpan dalam fase cair berpotensi mengalami sloshing di dalam tangki. Sloshing merupakan efek dari gerak bebas fluida dalam tangki dengan gerakan menghantam dinding tangki sehingga dapat menyebabkan kerusakan struktur. Variasi filling level terhadap beban sloshing dilakukan dalam tiga kondisi 10%, 50% dan 90% pada dinding tangki tank wall adalah 80.1201 [Pa], 162.1433 [Pa], dan 240.1272 [Pa]. Sedangkan pada dinding tangki long. bulkhead untuk urutan variasi filling level yang sama yaitu 122.2938 [Pa], 253.8503 [Pa], dan 319.2278 [Pa]. Data diatas menunjukkan bahwa variasi filling level memiliki pengaruh terhadap peningkatan efek beban sloshing pada jenis dinding tangki long. bulkhead. Keamanan tangki penyimpanan LNG ini pada saat dioperasikan didasarkan pada implementasi IGC Code dipengaruhi oleh tiga faktor utama diantaranya penentuan jenis tangki, pengaturan tekanan katup pengaman dan penentuan jenis material insulasi tangki. Studi kasus yang dilakukan pada penelitian kali ini adalah Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. ================================================================================================ LNG as fuel being considered as an alternative solution to replace fossil fuel. Global emissions from ship transportation produce 3% CO2 and more than 5% SOx, propulsion system using fossil fuels change into dual fuel or gas. The LNG bunkering vessel became one of the important components in the transportation and fuel, especially ship transportation in Indonesia. The principal dimension of ship (lines plan, general arrangement) of LNG mobile floating bunkering vessel has the main size of Loa: 54.86 m, Lpp: 53.66 m, B: 15 m, H: 5 m, T: 4 m, Cb: 0.822 with tank capacity 1400 m3 LNG. The analysis results of stability are carried out in two extreme conditions, full load and empty load. In full load conditions, the maximum GZ value is 2.39 m and the GMt value is 6.603 m. On the condition that the empty load has a maximum GZ value of 3,468 m and the GMt value is 16.48 m. Both conditions were analyzed using three stability criteria based on the regulation of barge carrying hazardous liquids, pontoons, IMO A 749 (18) with the results of all conditions pass the required criteria. LNG stored in the liquid phase potential to get sloshing in the tank. Sloshing is the effect of free movement of fluid in the tank with a movement to hit the tank wall so that it can cause structural damage. The filling level variation on sloshing load was carried out in three conditions of 10%, 50% and 90% on the tank wall tank walls were 80,12007 [Pa], 162,1433 [Pa], and 240,1272 [Pa]. While on the long. tank wall. bulkhead for the same filling level variation sequence, 122.2938 [Pa], 253.8503 [Pa], and 319.2278 [Pa]. The data above shows that filling level variations have an effect on increasing the sloshing load effect on long. tank wall types. Safety of this LNG storage tank based on the implementation of the IGC Code influenced by three main factors including the determination of the type of tank, setting the pressure of the safety valve and determining the type of tank insulation material. The case study focus in port of Tanjung Perak Surabaya.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTSP 623.824 5 Abd k-1 2019
Uncontrolled Keywords: LNG bunkering vessel, stability, sloshing, maxsurf,ansys
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Engineering > 36101-(S2) Master Theses
Depositing User: Hayy Nur Abdillah
Date Deposited: 08 Nov 2021 04:27
Last Modified: 08 Nov 2021 04:27
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/61553

Actions (login required)

View Item View Item