Perencanaan Tata Letak Departemen Rumah Sakit Yang Optimal Dengan Metode Linierisasi Quadratic Programming

Guyandi, Riamitasari (2019) Perencanaan Tata Letak Departemen Rumah Sakit Yang Optimal Dengan Metode Linierisasi Quadratic Programming. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

[thumbnail of 9116201524_master_tesis.pdf] Text
9116201524_master_tesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2022.

Download (5MB) | Request a copy


Kewajiban menjadi peserta BPJS kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia akan berdampak pada peningkatan kebutuhan pelayanan kesehatan dan kebutuhan rumah sakit
Pelayanan di rumah sakit haruslah efisien dan efektif, salah satu cara untuk mendapatkan pelayanan yang optimal adalah meminimalkan lalu lintas di dalam rumah sakit, yang akan berdampak pada pengurangan resiko infeksi dan pelayanan yang lebih efisien.
Saat ini perencanaan pembangunan rumah sakit dan penataan letak departemen di rumah sakit mengacu pada pedoman yang dibuat oleh Departemen Kesehatan RI. Pada penelitian ini dilakukan perencanaan secara efisien terhadap tata letak departemen-departemen di rumah sakit sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan. Faktor yang disertakan dalam menentukan tata letak departemen adalah jarak antar departemen, flow antar departemen, dan nilai kedekatan antar departemen yang diperoleh dari hasil kuesioner. Penentuan tata letak dilakukan dengan optimasi menggunakan metode linierisasi Quadratic Programming.
Hasil penataan tata letak menggunakan dua alternatif tata letak dengan parameter yang berbeda, menghasilkan tata letak yang sesuai dengan kriteria, dibandingkan dengan tata letak berdasar pedoman Depkes RI, menghasilkan efisiensi travelled distance sebesar 47.27% dan 45.15%. Oleh karena itu dalam perencanaan tata letak departemen di rumah sakit disarankan memilih cara optimasi dengan batasan kriteria-kriteria tertentu yang sesuai dengan kebutuhan manajemen rumah sakit.
The nationwide implementation of universal healthcare (BPJS) in Indonesia will increase the demand of healthcare services and hospitals all throughout Indonesia.
To ensure these health institutions can keep up with the increased demand, every service needs to be effective and efficient. One way to optimize the hospital operations is to minimize the traffic among departments within the hospital, which in result can reduce the risk of infection and delivers a more efficient service to the patients.
Currently, hospital layouts refer to the guidelines issued by Indonesian Health Department. This research project calculated the optimized department layout based on accounted criteria using linearization quadratic programming. Factors that are considered into the layout optimization are inter-department distance, flow, and relevancy as concluded from surveys.
The optimization process resulted in two alternative layouts with different parameters within the set criteria. Compared to the layout based on Indonesian Health Department guidelines, these alternative layouts outperform the efficiency for “travelled distance” by 47.27% and 45.15%.

There is a significant decrease in travelled distance when comparing Health Department guideline and the optimized layouts calculated using the methods above. Therefore, it is recommended to calculate the optimized hospital layout based on hospital management criteria rather than following the Health Department guideline.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTMT 658.23 Guy p-1 2018
Uncontrolled Keywords: rumah sakit, tata letak, optimasi, quadratic programming
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Creative Design and Digital Business (CREABIZ) > Technology Management > 61101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Guyandi Riamitasari
Date Deposited: 31 Dec 2021 06:18
Last Modified: 31 Dec 2021 06:18

Actions (login required)

View Item View Item