Analisis Pemindahan Area Timbangan Truk di Pelabuhan PT. X dengan Metode Simulasi

Nasution, Nur Azizah (2019) Analisis Pemindahan Area Timbangan Truk di Pelabuhan PT. X dengan Metode Simulasi. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
Laporan TA - Nur Azizah Nasution 04211440000103.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2022.

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Salah satu perusahaan yang ada di Indonesia yaitu PT.X merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pelabuhan, berlokasi di Cigading, Banten. Salah satu kegiatannya adalah bongkar muat serta proses pengiriman barang baik dari luar maupun dari dalam PT.X ke perusahaan yang membutuhkan. Pelabuhan ini mempunyai alur proses dalam melakukan bongkar muat kapal ke dalam truk baik itu truk yang kosong maupun truk isi. Sebelum memasuki dermaga setiap truk harus melalui setiap pos untuk jalur akses masuk atau keluar truk. Kemudian setiap truk baik yang isi maupun kosong harus melalui timbangan untuk ditimbang berat dari barang yang dibawa oleh truk tersebut baik dari luar menuju dermaga maupun dari dermaga menuju ke luar. Dengan banyaknya berbagai macam truk yang keluar masuk ditambah lagi dengan kedatangan kapal yang kadang kala lama atau datang secara bersamaan maka berdampak kepada antrian padat lalu lintas truk baik dalam setiap pos maupun dalam proses penimbangan dan tempat timbangan truk yang lama akan dijadikan IWH (Integrated WareHouse). Maka dari itu, dibuat lima skenario alternatif untuk mengurangi antrian padat lalu lintas dan menanggapi isu pemindahan timbangan truk yaitu diantaranya adalah pemindahan posisi timbangan truk dan pemindahan timbangan truk yang disertai penambahan jumlah timbangan. Tujuan yang ingin dicapai adalah menentukan skenario alternatif terbaik dalam usaha perbaikan kondisi saat ini. Penentuan alternatif terbaik dilakukan dengan menggunakan metode simulasi diskrit. Langkah-langkah untuk melakukan simulasi adalah mengumpulkan data dari proses keluar masuk truk, membuat model konseptual simulasi proses pemuatan pada kondisi eksisting, melakukan proses simulasi pada kondisi eksisting, melakukan uji verifikasi dan uji validasi, mengembangkan model simulasi untuk kelima alternatif serta melakukan simulasi, dan melakukan analisis dari hasil simulasi yang telah dilakukan. Simulasi diselesaikan dengan menggunakan perangkat lunak ARENA 14.0. Hasil dari analisis simulasi adalah terdapat lima skenario alternatif perbaikan, skenario 1 yaitu skenario terbaik untuk dengan meletakkan 2 timbangan di pos 1 dan 2 timbangan di pos 3. Waktu produktif sistem skenario 4 lebih lama yaitu 249,754 menit disbanding skenario eksisting yaitu 257,434. Sedangkan waktu non produktif (Blocked) sistem skenario 2 lebih lama yaitu 570,8126 menit dibanding sistem eksisting yaitu 188,056 menit. Jumlah truk yang dapat terlayani oleh model eksisting adalah 990 unit truk. Sedangkan pada skenario terbaik yaitu skenario 3 sebesar 1196 unit truk. ================================================================================================ One company in Indonesia, PT. X is a company engaged in port services, located in Cigading, Banten. One of the activities is loading and unloading and the process of shipping goods both from outside and from inside PT.X to companies that need them. This port has a process flow for loading and unloading ships into trucks, both empty trucks and fill trucks. Before entering the dock each truck must go through each post for the access point to enter or exit the truck. Then each truck, both the contents and the blanks, must go through the scales to weigh the weight of the goods carried by the truck both from the outside to the dock and from the pier to the outside. With so many different types of trucks coming in and out with the arrival of ships that sometimes take long periods or coming together, it will have an impact on the solid queue of truck traffic both in each post and in the weighing process where the old truck scales will be used as IWH (Integrated Warehouse) . Therefore, five alternative scenarios were made to reduce the congested traffic queue and respond to the issue of moving the truck scales, among others, the displacement of the position of the truck scales and the transfer of the scales of the truck accompanied by the addition of scales. The goal to be achieved is to determine the best alternative scenario in an effort to improve current conditions. Determination of the best alternative is done using a discrete simulation method. The steps to carry out a simulation are collecting data from the process of going in and out of the truck, making a conceptual model of the loading process simulation on existing conditions, conducting a simulation process on existing conditions, conducting verification tests and validation tests, developing simulation models for the five alternatives and conducting simulations, and do analysis of the results of simulations that have been done. The simulation is completed using ARENA 14.0 software. The result of the simulation analysis is that there are five alternative repair scenarios, scenario 1, namely the best scenario to put 2 scales in post 1 and 2 scales in post 3. Productive time system scenario 4 is longer namely 249,754 minutes compared to the existing scenario of 257,434. While the non-productive time (Blocked) scenario 2 system is longer which is 570,8126 minutes compared to the existing system which is 188,056 minutes. The number of trucks that can be served by the existing model is 990 trucks. While in the best scenario, scenario 3 is 1196 truck units

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSSP 623.888 1 Nas a-1 2019
Uncontrolled Keywords: Bongkar, Muat, Layanan Pelabuhan
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Engineering > 36202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Nur Azizah
Date Deposited: 16 Dec 2021 06:30
Last Modified: 16 Dec 2021 06:30
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/61807

Actions (login required)

View Item View Item