Perancangan Rotary Tiller dan Power Take Off pada Traktor Tangan

Arrahman, Mohammad Beril (2019) Perancangan Rotary Tiller dan Power Take Off pada Traktor Tangan. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
02111440000130 - Undergraduated Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2022.

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Traktor tangan digunakan oleh banyak petani di Indonesia untuk membajak sawah. Namun alat pembajak yang dapat dipasang pada traktor tangan hanya dapat melakukan satu tipe pembajakan tanah yaitu pembajakan primer atau pembajakan sekunder saja. Sehingga untuk melakukan kedua tipe pembajakan tersebut harus melakukan dua kali pembajakan dengan dua tipe alat pembajak yang berbeda. Di negara maju, alat pembajak yang digunakan adalah rotary tiller yang dapat melakukan pembajakan primer sekaligus pembajakan sekunder. Namun rotary tiller ini membutuhkan daya untuk memutar pisau bajaknya, sehingga dibutuhkan transmisi yang disebut power take off yang biasanya hanya ada pada traktor berdaya besar dan belum ada pada traktor tangan. Sehingga dibutuhkan rancangan dari rotary tiller dan power take off yang dapat dioperasikan pada traktor tangan agar dapat digunakan petani di Indonesia. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan rotary tiller dan power take off pada traktor tangan. Traktor tangan yang digunakan adalah traktor Quick tipe G 1000 Boxer dengan engine diesel. Perhitungan yang dilakukan meliputi dua tahap, untuk tahap perhitungan pertama adalah mengetahui luasan kerja tiller paling efektif untuk pembajakan tanah. Luasan kerja tiller akan menentukan bagaimana dimensi tiller yang dibuat. Untuk itu dilakukan perhitungan besar dari energi spesifik yang diterima rotary tiller diantaranya pushing power requirement (PPush), cutting power requirement (PCut), soil-metal friction power requirement (Pmf), throwing power of the cut soil slice power requirement (PThrow) dan total specific energy requirement (ETSP). Besar daya yang digunakan oleh tiller untuk memutar rotary tiller diambil dari energi spesifik dikali dengan volume tanah yang dibajak. Daya ini didapat dengan mengambil sebagian daya dari gearbox melalui v-belt dan ditransmisikan ke power take off. Selanjutnya adalah tahap perancangan dan analisa terhadap power take off yang meliputi rancangan rasio transmisi, penentuan dimensi komponen dan pemilihan material tiap komponen transmisi. Dari hasil penelitian, didapatkan luasan kerja tiller dengan depth of cut sebesar 20 cm dan bite of length 20 cm dengan tiller tipe pick. Kemudian kebutuhan daya untuk memutar roda traktor dan tiller masing-masing 2,2 dan 1,9 HP. Sedangkan untuk memutar rotary tiller yang memiliki kecepatan putar 150 rpm maka diambil daya dari gearbox yang memiliki kecepatan putar 150 rpm pula sehingga rasio putarannya adalah 1. Didapatkan juga spesifikasi dan material dari gear, puli, poros dan bearing untuk menyalurkan daya dari gearbox ke tiller. ================================================================================================ Hand tractors are used by farmers in Indonesia to plow fields. But the tillers that can be installed on hand tractors can only do one type of plow fields, primary tillage or secondary tillage. So to do both types of tilled, you have to do plow fields twice with two different types of tilled. In developed countries, use rotary tillers to plow fields so it can carry out primary tilled and secondary tilled. This rotary tiller requires power to rotate the tiller’s blades, so transmission called power take off is needed which is usually not available in the hand tractor. So we need a design of rotary tiller and power take off so that can be operated on a hand tractor and farmers in Indonesia can use that tiller on their tractor. In this studies, design of rotary tiller and power take off on hand tractors was carried out. The hand tractor is a Quick G 1000 Boxer tractor with a diesel engine. The calculation includes two stages, for the first stage of calculation is to know the most effective tiller work area for plow field. The working area of the tiller will determine the dimensions of the tiller are made. For this reason, we calculate specific energy received by the rotary tiller, including pushing power requirement (PPush), cutting power requirement (PCut), soil-metal friction power requirement (Pmf), throwing power of the cut soil slice power requirement (PThrow) dan total specific energy requirement (ETSP). The power used by the tiller to rotate the rotary tiller blades is taken from the specific energy multiplied by the volume of plowed fields. This power is obtained by taking power from the gearbox through the v-belt and transmitted to power take-off. The second stage is to design power take off which includes the design of transmission ratios, determination of transmission component dimensions and material selection of each transmission component. From the result of studies, the working area of the rotary tiller was obtained with a depth of cut of 20 cm and bite of length of 20 cm. Then the power needs to rotate the tractor wheels and tiller blades of 2.2 and 1.9 HP. To rotate the rotary tiller which has a rotating speed of 150 rpm, the power from gearbox is taken which has a rotating speed of 150 rpm to, so that the rotation ratio is 1. Specifications and material from the gear, pulleys, shafts and bearings are obtained.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSM 631.372 Arr p-1 2019
Uncontrolled Keywords: Rotary tiller, power take off, gearbox, pembajakan primer, pembajakan sekunder, metode energi spesifik
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ230 Machine design
Divisions: Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mohammad Beril Arrahman
Date Deposited: 03 Jan 2022 07:38
Last Modified: 03 Jan 2022 07:38
URI: https://repository.its.ac.id/id/eprint/61818

Actions (login required)

View Item View Item